/
Kamis, 03 Agustus 2023 | 14:35 WIB
Facekini sebagai pelindung dari suhu panas di China [instagram]

Masker Facekini makin populer sejak ramai digunakan di China sebagai antisipasi suhu panas.

Melansir Guardian, suhu panas naik di negara itu naik di atas 35C (95F) dan suhu permukaan tanah yang melonjak setinggi 80C di beberapa bagian.

Sehingga untuk melindungi diri, penduduk di negara itu menutupi diri mereka dengan Facekini agar tidak terbakar. 

Facekini adalah masker wajah penuh dengan lubang dibagian mata dan hidung untuk melindungi tubuh dari suhu panas di negara itu.

Mereka juga menggunakan penutup lengan dan topi bertepi lebar dan jaket ringan yang terbuat dari kain tahan UV.

Saat ini, penjualan produk tersebut kini meningkat.

"Dibandingkan dengan sebelum pandemi, dua atau tiga tahun yang lalu, tahun ini jauh, jauh lebih baik dari tahun-tahun sebelumnya. Volume penjualan pasti meningkat pesat tahun ini," kata seorang penjual, yang menyebutkan nama belakangnya sebagai Wang, yang bekerja di sebuah toko yang menjual topi.

Selain China, kostum penutup tubuh atau produk pelindung matahari juga populer di negara-negara tetangga seperti Korea Selatan.

Mereka khawatir cuaca panas dapat menyebabkan penyakit kulit dan bintik hitam.

Baca Juga: BREAKING NEWS! Rasendriya Albinakhlah Sumbang Emas Pertama Kota Solo di Porprov XVI/2023 Jateng

Pada hari Rabu, televisi pemerintah Cina menunjukkan turis mengambil swafoto di Pegunungan Flaming di Xinjiang, di mana termometer setinggi 12 meter menunjukkan suhu permukaan waktu nyata 80 derajat Celcius.

Load More