MA, anak Pinkan Mambo yang mengalami pelecehan seksual dari ayah tirinya, mengungkapkan bahwa salah satu alasannya 'Speak Up' adalah agar bisa mendapatkan dokumen pribadinya dari sang ibu.
MA menyebut bahwa dokumen-dokumen miliknya seperti Akte dan Kartu Keluarga disita oleh Pinkan Mambo. Sehingga, kata MA, dirinya kesulitan mengurus hal-hal yang bersifat administratif.
Hal itu diungkapkan MA saat hadir di podcast Deddy Corbuzier baru-baru ini.
"Apa yang ditahan sama ibu kamu" tanya Deddy Corbuzier seperti dikutip dari video yang diunggah di saluran YouTube-nya, Jumat (4/8/2023).
"Berkas-berkas semuanya. Misal KK, akte, dan aku misal mau urus KTP ditahan." jawab MA.
Akibat hal tersebut, MA jadi kesulitan untuk melanjutkan pendidikan. Sebagai informasi, saat ini pendidikan terakhir MA hanya sampai Sekolah Dasar (SD).
Untuk itu, dirinya dan sang ayah sedang berusaha untuk mendapatkan berkas-berkas tersebut agar bisa menata masa depannya.
"My dad (ayah kandung MA) and I lagi usahain banget untuk ambil semua dari Mami (Pinkan Mambo)," kata MA.
"So like, he (ayah kandung MA) can put me in school properly, yang benaran sekolah" lanjutnya.
Baca Juga: Seru! Peter Schmeichel Sapa Fans Manchester United di Jakarta
Menurut MA, untuk mengejar waktu, dirinya berniat untuk mengejar ijazah paket C. Namun hal itu belum dapat dilakukan karena terkendala berkas-berkas yang berada di tangan Pinkan Mambo.
"Karena mami tahan itu semua, jadi nggak bisa." ujarnya.
Berita Terkait
-
Trauma Dilecehkan Ayah Tiri, Ini yang Dirasakan MA Anak Pinkan Mambo pada Laki-Laki
-
Suami Tinggalkan Rumah Usai Ketahuan Lecehkan MA, Pinkan Mambo Malah Memohon Untuk Kembali
-
Suami Kedua Pinkan Mambo Lecehkan MA saat Sedang Nonton TV Bersama: Ada Adik Aku yang Kecil
-
Pinkan Mambo Ngaku Sempat Bujuk MA Pulang ke Rumah sampai Jual Mobil: Habis Rp150 Juta
-
Jadi Korban Pelecehan, MA Anak Pinkan Mambo Ungkap Momen Mencekam Saat Masih Serumah dengan Pelaku
Terpopuler
- Jaksa Skakmat Nadiem: Mau Putus Konflik Kepentingan, Kok Saham Gojek Tak Dijual?
- Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
- Resmi! Chatib Basri Dapat Jabatan Baru Hari Ini
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
Pilihan
-
Prediksi Meksiko vs Afrika Selatan: Head to Head, Susunan Pemain dan Fakta Menarik
-
Rekor Gila ARMY Indonesia! Belum Genap Sejam, Ratusan Ribu Tiket Konser OT7 BTS Ludes Tanpa Sisa
-
PTBA Kembangkan 500 Itik Petelur di Muara Enim, Hasilkan 200 Telur Omega per Hari
-
Raffi Ahmad Terseret Kasus Suap Impor, Padahal Cuma Basa-basi Titip Barang ke PT Blueray
-
Haji Bolot Dikabarkan Terkena Serangan Jantung, Posisi Masih di Rumah Sakit
Terkini
-
Pembukaan Piala Dunia 2026 Makan Korban Jiwa: Satu Suporter Meninggal Dunia
-
Di Balik Megahnya Piala Dunia 2026: Buruh Jahit Bola Trionda Cuma Diupah Rp18 Ribu
-
Hasil Meksiko vs Afsel: Julian Quinones Pencetak Gol Pertama Piala Dunia 2026
-
Demo Anti Piala Dunia Memanas, Pendemo Berbaju Hitam-hitam Serang Suporter
-
Australia Susah Payah Kalahkan Timnas Indonesia U-19, Erick Thohir Singgung Soal Kualitas
-
KWP Bareng BNI Salurkan 2000 Paket Alat Sekolah di Tiga Daerah
-
Kamu Harus Tahu! 7 Aturan Baru Piala Dunia 2026: VAR Kini Lebih Berkuasa
-
Siapa Wasit Laga Pembuka Piala Dunia 2026? Sosok Kontroversial dari Brasil
-
Herman Khaeron Apresiasi KWP Berbagi, Dorong Peningkatan Kegiatan Sosial di DPR RI
-
Detik-detik Pembukaan Piala Dunia 2026: 80.000 Suporter Padati Stadion Azteca