Pandji Pragiwaksono menegaskan bahwa ia mendukung orang LGBT untuk hidup dengan aman dan nyaman di Indonesia. Seperti yang ia sampaikan di kanal YouTubenya belum lama ini.
“Gua mendukung teman-teman LGBT untuk hidup di Indonesia dengan aman, nyaman, dan tenteram sebagaimana orang Indonesia lainnya,” katanya, seperti dikutip dari Hops.ID via kanal YouTube Pandji Pragiwaksono pada Sabtu, 5 Agustus 2023.
Pandji punya alasan mengapa bersikap demikian. Menurutnya selama seseorang tercatat sebagai Warga Negara Indonesia dan membayar pajak, maka orang tersebut punya hak yang sama dengan warga lainnya, terlepas dari orientasi seksual orang tersebut.
“Selama dia adalah Indonesia gua mendukung teman-teman yang LGBTQ untuk bisa hidup aman nyaman dan tentram sebagaimana semua orang Indonesia lainnya. Itu yang gue dukung,” katanya.
Selain itu, dukungan tersebut karena alasan pemahaman agamanya yang kurang dalam.
“Kenapa gua mendukung itu? Yang pertama, kayak tadi gue bilang, karena kemungkinan besar karena memang (pengetahuan) agama gue nggak bagus, nggak dalem, dan gak bener. Gua mah apa adanya aja ya,” kata Pandji Pragiwaksono.
“Kan gua nggak gua nggak menyembunyikan fakta itu gitu. Kayak lu kan tahu gua gua jarang salat, ngajinya terbata-bata, kan lu tahu itu,” sambungnya.
Panji sangat menyayangkan orang-orang yang menyakiti atau melakukan kekerasan terhadap kelompok LGBT di Indonesia.
Menurutnya, sikap keras itu muncul karena kebencian, bukan berdasarkan pandangan agama bahwa LGBT itu dosa.
Baca Juga: Hasto Ke Peserta Pelatihan Jurkam Muda PDIP: Anda Dilatih Bukan untuk Jadi Jurkam Kaleng-kaleng
“Sikap yang seperti itu terhadap teman-teman kaum gay, itu prediksi gua bukan didasari karena dosa, bukan karena azab, bukan karena agama, tapi karena benci,” katanya.
Kebencian inilah yang dinilai bahaya oleh Pandji Pragiwaksono. Pasalnya, Orang yang membenci ini cenderung akan berujung merusak dan menyakiti.
“Nah, ketika mulai merusak dan menyakiti, orang-orang jadi korban. Orang-orang yang sebenarnya secara data, secara statistik, secara hukum diakui Indonesia,” katanya.
Berita Terkait
-
Daniel Mananta Syok Ada Sekolah Punya Toilet Netral, Begini Cara Bekali Anak Kenal Perbedaan Gender Sejak Dini
-
Pergoki Sekolah Internasional Diduga Dukung LGBT, Daniel Mananta: Ada Agenda Rusak Moralitas
-
Penjelasan Sekolah di Jabodetabek Soal Toilet Gender Netral, Daniel Mananta: Kalau Suka Sesama Jenis..
Terpopuler
- Xiaomi 17 Jadi Senjata Baru Konten Kreator, Laura Basuki Tunjukkan Hasil Foto Leica
- 5 Bedak Lokal yang Awet untuk Kondangan, Tahan Hingga Belasan Jam
- Awal Keberuntungan Baru, 4 Shio Ini Akhirnya Bebas dari Masa Sulit pada 11 Mei 2026
- 6 Rekomendasi Sepeda 1 Jutaan Terbaru yang Cocok untuk Bapak-Bapak
- 5 Bedak Tabur Translucent Lokal yang Bikin Makeup Tampak Halus dan Tahan Lama
Pilihan
-
Nyanyi Bareng Jakarta: Melodi Penenang bagi Jiwa yang Terpapar Debu Ibu Kota
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
-
Review If Wishes Could Kill: Serial Horor Korea yang Bikin Kamu Mikir Sebelum Buat Permintaan!
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
Terkini
-
Resmi! Nadiem Makarim Jadi Tahanan Rumah
-
DPRD DKI Segel Parkir Ilegal Blok M Square
-
Nadiem Tegaskan Tanda Tangan Pengadaan Laptop Ada di Level Dirjen Kemendikbudristek
-
Periksa Plt Walkot Madiun, KPK Dalami Permintaan Dana CSR Hingga Ancaman ke Pihak Swasta
-
Buntut Investasi Google ke PT AKAB, Nadiem Disebut Paksakan Penggunaan Chromebook
-
PTBA Bina Karakter Siswa Ring 1, Anak-anak Disiapkan Jadi Generasi Unggul Masa Depan
-
Sepatu Lari untuk 'Easy Run': 5 Merek yang Bikin Lari Santai Terasa Lebih Menyenangkan
-
5 Rekomendasi Sepatu Lokal Paling Hits April 2026: Kualitas Premium, Harga Bersahabat
-
Terkuak Dugaan Modus Korupsi KUR BSI Rp9,5 Miliar, Dana Petani Tambak Udang Diduga Tak Tepat Sasaran
-
5 Alasan Bupati Bogor Rudy Susmanto Sebut Pameran APFI 2026 Sebagai 'Lorong Sejarah' Bangsa