PSSI terus berupaya meningkatkan Stadion JIS dengan tekad yang telah diutarakan sebagai salah satu lokasi untuk Piala Dunia U-17. Sebelumnya, FIFA telah mengingatkan Stadion JIS untuk segera memperbaiki masalah aksesibilitas dan kondisi rumputnya. Catatan dari FIFA ini mirip dengan rekomendasi yang telah diungkapkan oleh PSSI sebelumnya.
Terkait saran dari FIFA tersebut, PSSI sedang bekerja sama dengan Kementerian PUPR dan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta untuk melakukan perbaikan sesuai dengan standar yang ditetapkan FIFA.
Anggota Komite Eksekutif PSSI, Arya Sinulingga, menjelaskan, "Kami sedang berusaha keras untuk memenuhi tenggat waktu guna menyelesaikan catatan yang diajukan oleh FIFA, khususnya dalam hal perbaikan kondisi rumput dan aksesibilitas ke stadion. Karena keterbatasan waktu yang tersedia, kerja sama ini melibatkan berbagai instansi dan mitra internasional yang memiliki pengalaman dalam berbagai acara FIFA."
FIFA telah mengangkat konsultan dari Australia untuk mengawasi perbaikan rumput di Stadion JIS. Menurut Arya, Stadion JIS memang memerlukan perbaikan substansial jika dibandingkan dengan tiga stadion lain yang juga dipilih sebagai lokasi Piala Dunia U-17.
Pasalnya, Stadion JIS belum pernah digunakan untuk acara tingkat nasional, apalagi internasional. Berbeda dengan tiga stadion lainnya yang telah dipersiapkan sejak Piala Dunia U-20.
Arya menjelaskan, "Apabila kita membandingkannya, tiga stadion lainnya telah mengalami perbaikan signifikan, baik pada kondisi rumput maupun fasilitas lainnya, selama masa persiapan Piala Dunia U-20 sebelumnya. Bahkan, proses perbaikan rumput mereka melibatkan peralatan yang diimpor oleh FIFA dari Inggris. Stadion JIS ini membutuhkan perbaikan cepat karena keterbatasan waktu yang tersedia."
Arya juga mengimbau semua pihak untuk menempatkan kepentingan nasional di atas segalanya, demi kesuksesan penyelenggaraan Piala Dunia U-17. Adanya upaya memanfaatkan isu terkait stadion Piala Dunia U-17 untuk keuntungan politis dianggapnya sebagai hal yang disayangkan.
Arya menegaskan, "Piala Dunia U-17 bukan hanya tentang individu atau kelompok tertentu, melainkan tentang citra negara. Oleh karena itu, perbaikan stadion adalah langkah wajar, mengingat semua stadion menghadapi tahap serupa. Kali ini, giliran Stadion JIS untuk ditingkatkan, namun mengapa hal ini disorot di luar konteks sepak bola?"
Baca Juga: Blak-Blakan Finalis Miss Universe Indonesia 2023 Ngaku Diminta Ngangkang Dalam Keadaan Telanjang
Berita Terkait
Terpopuler
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
- Habiburokhman Ngamuk di DPR, Perwakilan Pengembang Klaster Vasana Diusir Paksa Saat Rapat di Senayan
Pilihan
-
Update Kuota PINTAR BI Wilayah Jawa dan Luar Jawa untuk Penukaran Uang
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
Terkini
-
Bunga Sartika Mundur Usai Polemik Spill Skincare, Tasya Farasya Disalahkan?
-
Presisi dan Personalisasi: Arah Baru Perawatan Kanker di Asia Tenggara
-
Isuzu Indonesia Incar Market Share Lebih dari 30 Persen Tahun 2026
-
Di Tengah Ramadan: Sekolah Rusak Direnovasi, Ratusan Siswa Sumatra Kembali Belajar Berkat Donasi Ini
-
Pascal Struijk Lebih Pilih Inggris Ketimbang Timnas Indonesia Andai Gagal Bela Belanda
-
Ketika Seragam Mengaburkan Empati: Tragedi Tual dan Psikologi Kekuasaan
-
Jepang Dilarang Iri, Timnas Indonesia Lebih Hebat dari Raksasa Asia dalam Aspek Ini
-
Daftar Tanggal Merah dan Cuti Bersama Maret 2026, Siap-siap Liburan Panjang!
-
4 Pelembab Pomegranate Kaya Antioksidan untuk Kulit Glowing dan Kencang
-
Efek Maarten Paes? Ajax Suguhkan Kuliner Khas Indonesia saat Makan Siang, Ada Rendang hingga Soto