Media sosial tengah dihebohkan dengan kasus bayi tertukar di Bogor. Bayi tersebut merupakan anak dari pasangan M Thabrani dan Siti Maulia, warga Kecamatan Ciseeng, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.
Kasus bayi tertukar ini sudah dicurigai sejak hari kedua setelah Siti melahirkan secara sesar di sebuah rumah sakit di Bogor.
Kecurigaan semakin kuat ketika Siti menemukan bahwa nama di gelang yang dipakai bayinya berbeda. Namun oleh pihak rumah sakit, dikatakan bahwa yang tertukar hanyalah gelangnya, bukan bayinya.
Ketika akhirnya dilakukan tes DNA, terkuak bahwa bayi yang telah dirawat selama setahun oleh Siti ternyata bukanlah anak kandungnya.
Siti pun langsung berupaya mencari keberadaan bayinya, dengan meminta pihak rumah sakit untuk memberikan alamat dari orang tua bayi yang namanya tertera di gelang yang tertukar tersebut.
Dengan bantuan kuasa hukum, bayi yang diduga tertukar dan sekaligus anak kandung Siti diketahui keberadaannya.
Siti pun mencoba untuk menemui keluarga tersebut dan meminta agar dilakukan tes DNA pada bayi yang mereka rawat. Namun, keluarga tersebut menolak. Mereka bahwa meyakini bahwa bayi yang sekarang dirawatnya merupakan bayi kandungnya.
Kuasa hukum Siti, Rusdy Ridho, mengatakan bahwa pihaknya sempat melakukan mediasi bersama keluarga yang merawat bayi kandung Siti dan juga pihak rumah sakit. Namun, keluarga tersebut tetap enggan melakukan tes DNA.
"Rumah sakit sudah melakukan mediasi dengan yang terduga tertukar, tapi yang terduga tidak mau melakukan DNA. Pengenya semua bayi yang ada hari itu juga harus dilakukan tes DNA," ujar Rusdy.
Baca Juga: Mahfud MD Sudah Yakin MA Tolak PK Demokrat Kubu Moeldoko: Kecuali Hakimnya Mabuk
Hingga saat ini, menurut Rusdy, upaya untuk melakukan pendekatan dengan keluarga bayi yang diduga anak kandung Siti, terus dilakukan.
Berita Terkait
Terpopuler
- 11 Merek Sepatu Lari Buatan Indonesia yang Populer, Kualitas Lokal Tak Bisa Diremehkan
- Penjelasan Polda Sulsel Terkait Kabar Penangkapan Basri Kajang
- Bagaimana Dody Hanggodo Memanfaatkan Kekuasaannya sebagai Menteri di Kementerian PU
- 5 HP Murah Kamera Bagus Sesuai Review untuk Foto dan Video, Mulai Rp1 Jutaan
- 3 Parfum Mykonos Paling Wangi dengan Aroma Clean dan Tahan Lama Menurut Review Pembeli
Pilihan
-
Banggar DPR Dorong Sinkronisasi Belanja Pusat dan Daerah untuk Percepat Pembangunan Jawa Timur
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
Terkini
-
Perang di Selat Hormuz Makin Menggila, Ledakan Beruntun Guncang Kota Besar Iran
-
Polemik Berkas Korupsi PLTU Batubara, Langkah Polri Dinilai Lawful dan Rasional
-
Nobar Piala Dunia TNI AD di 25 Ribu Titik Sedot 1,1 Juta Penonton, Roda Ekonomi Tembus Rp5 Triliun
-
Dimulai dari Reservasi, Hotel di Gading Serpong Ini Andalkan Pengalaman Serba Digital
-
Kronologi Dugaan Guru SD Hukum Murid Pakai Mistar di Lubuklinggau, Polisi Periksa TKP
-
Daftar Brand yang Paling Sering Masuk Keranjang Belanja Warga Indonesia
-
Kenapa Harga Pemain EA FC 26 Naik-Turun Setiap Pekan? Ini Polanya
-
Flu Singapura Merebak di Sumsel, Mengapa Palembang Jadi Daerah dengan Kasus Terbanyak?
-
Statistik Apik Youri Tielemans, Pengganti Casemiro yang Lebih Efisien untuk MU
-
Purbaya Jamin Kopdes Merah Putih Pasti Untung, Asal Tak Dikorupsi