/
Senin, 14 Agustus 2023 | 21:46 WIB
Karyawan BUMN yang Ditangkap Densus 88 di Bekasi: Istrinya Sedang Hamil, Ramah tapi Tertutup (Suara.com/Mae Harsa)

Detasemen Khusus 88 Antiteror Polri menangkap terduga pelaku tindak pidana terorisme berinisial DE di Bekasi, Jawa Barat. 

Pelaku terduga teroris DE ditangkap di kediamannya sendiri, di Perumahan Pesona Anggrek Harapan, Blok B7, RT 07, RW 27, Kelurahan Harapan Jaya, Kecamatan Bekasi Utara, Kota Bekasi, Jawa Barat

Adapun barang bukti yang disita yakni senjata api rakitan beserta ratusan amunisi. Polisi menduga DE terafiliasi dengan kelompok teroris ISIS.

Berdasarkan keterangan Ketua RT setempat, Ichwanul Muslimin menyatakan, DE merupakan karyawan PT Kereta Api Indonesia (KAI).

"Dia karyawan BUMN, di PT KAI," ujar  Ichawnul kepada wartawan.

Pelaku disebut merupakan pendukung Negara Islam di Irak dan Suriah atau NIIS yang aktif melakukan propaganda di media sosial.

Terkait hal tersebut, PT Kereta Api Indonesia (Persero) atau KAI buka suara perihal karyawannya yang diduga sebagai teroris. 

EVP of Corporate Secretary KAI, Raden Agus Dwinanto Budiadji mengatakan pihaknya menghargai proses hukum yang sedang berjalan dan akan mendukung berbagai upaya dalam memberantas praktik Terorisme.

"Kami siap bekerja sama dengan pihak berwenang terkait isu tersebut," ujar Agus Dwinanto dalam keterangannya, Senin (14/8/2023).

Baca Juga: Perangkat Katalis Kendaraan dari BRQ Bantu Penghematan BBM Tekan Polusi Udara

Agus juga mengatakan, PT KAI tidak menoleransi tindakan yang bertentangan dengan Hukum, terlebih pada kasus terorisme.

Manajemen KAI kata Agus akan menindak secara tegas karyawannya jika terbukti terlibat dalam kasus terorisme.

"Manajemen KAI akan menindak tegas karyawan jika terbukti terlibat dalam kasus teroris," ucap Agus.

"KAI berkomitmen untuk turut memberantas kejahatan terorisme di lingkungan perusahaan dengan terus mengingatkan seluruh jajaran mengenai integritas dan nasionalisme, serta melakukan peningkatan pengawasan oleh fungsi terkait," sambungnya.

Sebelumnya, Karyawan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) berinisial DE yang ditangkap Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror Polri ternyata pendukung jaringan terorisme ISIS.

Terduga disebut secara aktif berperan melakukan propaganda di media sosial.

Load More