Ibu Negara Iriana Joko Widodo (Jokowi) mengenakan baju adat khas Bali.
Dilihat dari Youtube Sekretariat Presiden, Iriana tampak anggun memakai pakaian adat khas Bali.
Terlihat Iriana mengenakan pakaian adat Bali busana Tari Legong. Ibu Kaesang Pangarep itu tampak memakai baju prada Legong lengkap dengan atributnya. Dimana Iriana memakai baju adat khas Bali lengkap memakai hiasan kepala emas atau Gelungan yang berwarna emas. Iriana juga mengenakan kalung badong berwarna emas yang berbentuk setengah dari lingkaran.
Sementara itu Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengenakan baju adat Ageman Songkok Singkepan Ageng dari Keraton Kasunanan Surakarta Hadiningrat.
Jokowi pun menjadi Inspektur Upacara peringatan Detik-detik Proklamasi Republik Indonesia.
Deputi Bidang Pers, Protokol, dan Media Sekretariat Presiden Bey Machmudin mengatakan, pakaian yang dipakai Jokowi tersebut merupakan adalah pakaian yang dikenakan oleh raja-raja Pakubuwono Surakarta.
Adapun setelan warna hitam melambangkan warna kebesaran para Raja Pakubowono Surakarta Hadiningrat.
"Presiden Joko Widodo mengenakan baju daerah Ageman Songkok Singkepan Ageng. Ageman ini dipakai oleh Para Raja Pakubuwono Surakarta Hadiningrat dalam acara Enggar Eggar soho Tedhak Loji," ujar Bey dalam keterangan tertulis yang dikutip Mamagini.Suara.com, Kamis (17/8/2023).
Bey menjelaskan Enggar Enggar Soho Tedhak Loji yakni sebuah acara di mana raja keluar dari keraton dengan menaiki kereta kuda yang berjumlah empat atau delapan kuda diikuti dengan para perangkat keraton untuk terjun langsung untuk melihat kawulo atau masyarakat.
Baca Juga: 5 Zodiak ini Dikenal Hobi Makan dan Tidak Takut Gemuk, Kamu Salah Satunya?
Bey menuturkan dalam pelaksanaannya, di sepanjang jalan Sang Raja membagikan uang dan makanan sebagai rasa cinta kasih kepada kawulonya atau bisa disebut dengan turuba (turun ke bawah).
"Di sepanjang jalan Sang Raja membagikan uang dan makanan sebagai rasa cinta kasih kepada kawulonya atau bisa disebut dengan turuba (turun ke bawah)," kata Bey.
Sebelum menjadi Inspektur Upacara Detik-detik Proklamasi Kemerdekan ke 78 RI, Jokowi sempat menyapa masyarakat yang hadir di Istana Merdeka.
Untuk diketahui di upacara HUT ke-77 Kemerdekaan RI pada tahun 2022, Jokowi mengenakan pakaian adat Buton, dari Sulawesi Tenggara.
Sedangkan Wakil Presiden Ma'ruf Amin dan Wury Ma'ruf mengenakan pakaian adat Padang, Sumatera Barat, bernuansa ungu dengan campuran aksen warna emas.
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Pilihan HP Flagship Paling Murah, Spek Sultan Harga Teman
- 5 HP 5G Terbaru RAM 12 GB, Spek Kencang untuk Budget Rp3 Juta
- 5 Pilihan Sepatu Lari Hoka Murah di Sports Station, Harga Diskon 50 Persen
- 5 Parfum Aroma Segar Buat Pesepeda, Anti Bau Badan Meski Gowes Seharian
- 5 Sepeda Listrik Jarak Tempuh Terjauh, Tahan Air dan Aman Melintasi Gerimis
Pilihan
-
Stasiun Bekasi Timur akan Kembali Beroperasi Lagi Siang Ini
-
Truk Tangki BBM Meledak Hebat di Banyuasin, 4 Pekerja Terbakar saat Api Membumbung Tinggi
-
RS Polri Berhasil Identifikasi 10 Jenazah Korban Tabrakan Kereta di Bekasi Timur, Ini Nama-namanya
-
Sempat Hilang Kontak, Ain Karyawan Kompas TV Meninggal dalam Kecelakaan KRL di Bekasi
-
4 Pemain Anyar di Skuad Timnas Indonesia untuk TC Piala AFF 2026, 2 Statusnya Debutan!
Terkini
-
Alasan di Balik Serangan Terhadap Andrie Yunus: Tuduhan Teror hingga Narasi Anti-Militer
-
Vincent Kompany Optimistis Bayern Munich Bisa Balikkan Keadaan Lawan PSG
-
Arinal Djunaidi: Dari Anak Petani Way Kanan ke Kursi Gubernur, Kini Berujung di Jeruji
-
Nova Arianto Buka Pintu Maaf untuk Fadly Alberto, Tunggu Keputusan Komdis PSSI
-
Persiapan Piala AFF U-19 2026, Nova Arianto Sertakan 7 Pemain Diaspora
-
Syifa Hadju Langsung Serumah dengan El Rumi Usai Menikah, Ferry Maryadi Ikut Cemas
-
Luis Enrique Puji Mental Juang PSG saat Kalahkan Bayern Munich
-
Paspoortgate Memanas, Hasil Sidang Banding NAC Breda Soal Kasus Dean James Diumumkan Pekan Depan
-
Crocodile Tears: Film Indonesia yang Mendunia, Kini Hadir di Bioskop Tanah Air mulai 7 Mei 2026
-
Mahfud MD Ragukan Motif Dendam Pribadi di Kasus Andrie Yunus: Kinerja Komnas HAM Sangat Mundur