Ashanty belakangan banyak diminta netizen mengadopsi anak Pinkan Mambo, MA, yang jadi korban pelecehan seksual ayah tirinya.
Permintaan tersebut muncul usai MA menjadi bintang tamu podcast Ashanty di kanal YouTube. Di momen tersebut, Ashanty begitu bersimpati pada MA.
Melihat MA yang seperti menahan tangis, Ashanty bahkan berinisiatif di tengah-tengah podcast.
Namun merespons banyaknya permintaan agar dirinya mengadopsi MA, Ashanty menunjukkan keengganan. Bukan karena tidak mau, ia menyebut bahwa MA masih memiliki orangtua kandung lengkap.
"Ya kan masih ada mamahnya, masih ada papanya kan," ungkap Ashanty dikutip dari kanal YouTube Was Was, Jumat (18/8/2023).
Meski tak bisa mengadopsi, Ashanty mengaku ia tak keberatan kalau dijadikan tempat curhat MA. Karena ia merasa mungkin yang diinginkan MA hanya rasa nyaman dari pelukan.
"Mungkin yang diinginkan dia hanya pelukan aja, karena kalau kita nggak bisa cerita, gatau mau ngomong sama siapa, yang dia inginkan pelukan dari seorang yang bener-bener (tulus), yang harusnya orangtuanya," beber Ashanty lagi.
Ibu sambung Aurel Hermansyah itu lantas mendoakan agar hubungan antara MA dan keluarganya bisa membaik.
"Aku yakin mudah-mudahan juga suatu saat masalah mereka akan selesai lah. Cuma kan butuh proses," sambungnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Feng Shui Warna Cat Rumah Pembawa Keberuntungan Berdasarkan Shio
- Debitur Dikejar Utang, Yasonna Laoly Minta PPATK Telusuri Sumber Dana Pinjol
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- 5 Rice Cooker Murah untuk Keluarga Kecil, Hemat Listrik dan Awet
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
Pilihan
-
Pernyataan Prabowo Soal Gaji Pengupas Bawang Dipertanyakan, Keluarga Susanah: Itu Salah
-
Prabowo Sebut Upah Kupas Bawang Rp700 Ribu per Kg, Emak-emak Bogor Tertawa: Sini Cuma Rp1.200
-
Prabowo Salah! Upah Susanah Bukan Rp 700 Ribu Tapi Rp 700 Perak per Kilogram
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
Terkini
-
Semarak 'Ngahias Lembur' di Cibadak: Ketika Seni Sunda, Kekompakan Warga dan Rasa Haru Menyatu
-
Upacara 17 Agustus di Belitung Digelar Tanpa Tenda, Pejabat dan Warga Kepanasan Bersama
-
Semarak Kemerdekaan, Warna Merah Putih Hadir di Ruang Publik dan Kampung Nelayan
-
Viral Siswa SMKN 2 Palembang Dikeroyok, Benarkah Dipicu Tawuran Antarpelajar?
-
10.910 Warga Binaan di Sumsel Terima Remisi HUT RI, Ratusan Langsung Bebas
-
Turnamen Dikemas Lebih Berbeda, Ratusan Pemain Bakal Adu Kekuatan Tenis Meja
-
Gempa Flores Disusul Dua Gempa Besar di Sumatra dan Sulawesi, Benarkah Gempa Menjalar?
-
175 Perahu Bakal Ramaikan Festival Pacu Jalur 2026 Kuansing, Berikut Daftarnya
-
Merdeka dari Penjajah, Tapi Belum Merdeka dari Amarah: Mengapa Masyarakat Masih Suka Menghakimi?
-
Sebanyak 86 Persen BTS yang Rusak Akibat Gempa Flores Sudah Beroperasi Lagi