Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri kembali mengeluarkan pernyataan yang kontroversial. Kali ini, presiden RI ke-5 ini menyentil perempuan zaman sekarang yang doyan flexing alias pamer di media sosial.
Megawati kemudian mengaitkan kebiasaan flexing ini dengan terganggunya pertumbuhan anak, hingga menyebabkan stunting.
Hal itu dikatakan Megawati dalam acara Temu Kebangsaan yang diselenggarakan Komunitas Pilih Ganjar (Pijar) di Royal Ambarrukmo, Sleman, DIY, Selasa (22/8/2023).
"Menurut saya perempuan sekarang itu karepe (maunya) opo yo. Ya memang ada benarnya itu, karena apa wuah selfie, terus flexing, udah gitu mejeng, masyaallah," kata Megawati, dikutip dari video yang diunggah di akun Instagram @pandemictalks.
"Lah iya loh. Nanti ibu-ibu ini, 'Ibu Mega kok ngomongnya gitu', lah bener, lho, silakan aja lihat. Lah terus maunya apa, terus anak-anaknya, stunting," katanya lagi.
Megawati mengatakan dirinya tak bisa mengesampingkan masalah stunting ini.
Dan menurutnya, para ibu-ibu pun sudah seharusnya memerhatikan kesehatan dan tumbuh kembang putra dan putrinya.
Lebih lanjut, Megawati menyebut ibu-ibu boleh punya waktu untuk dirinya sendiri, misal untuk ikut arisan, pengajian, atau senam. Namun, ia mengingatkan agar ibu-ibu tak lupa dengan anak-anak yang harus dicukupi gizinya.
Pernyataan Megawati tersebut langsung saja menuai pro dan kontra. Tak sedikit warganet yang protes, menyebut bahwa tak semua anak stunting disebabkan oleh ibu-ibu yang suka flexing.
Baca Juga: Kepergok Mencuri, Pemilik Rumah Kurung Maling di Kamar Bersama Seekor Ular
Namun, beberapa warganet rupanya setuju dengan pernyataan Megawati. Hal ini lantaran mereka kerap melihat fakta ini terjadi di lingkungan mereka.
"Please, gue setuju sama Bu Mega soal ini. Real banget di lingkungan gue, ibu-ibunya gaya banget, anaknya dikasih makan 'seadanya', malah pernah anaknya umur 1 tahun makan mi instan," kata salah seorang warganet.
"Masalahnya stunting bukan salah ibunya semata, tapi juga lingkungan, pendidikan, gizi," kata warganet yang lain, tidak sepakat dengan Megawati.
Berita Terkait
Terpopuler
- Lupakan Aerox atau NMAX, Skutik Baru Yamaha Ini Punya Traksi dan Agresivitas Sempurna di Trek Basah
- Ratusan Honorer NTB Diberikan Tali Asih Rp3,5 Juta Usai Putus Kontrak
- 3 Sampo yang Mengandung Niacinamide untuk Atasi Rambut Rontok dan Ketombe
- Anggota DPR RI Mendadak Usul Bangun 1.000 Bioskop di Desa Pakai Dana APBN 2027
- 4 Bedak Padat Wardah yang Tahan 12 Jam, Coverage Tinggi dan Nyaman Dipakai Seharian
Pilihan
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
-
Nathalie Holshcer Sebut Pengawal Pribadinya Ditembak Polisi, Minta Tanggung Jawab Polri
-
Modus Oknum Ustad di Lubuk Linggau Ajak Santri ke Kebun Sawit, Berujung Kasus Pencabulan
-
Bawa Bukti ke Istana, Purbaya 'Bongkar' 10 Perusahaan Sawit Manipulasi Harga Ekspor
-
Beredar Salinan Dokumen Danantara Sumberdaya Indonesia Perusahaan Swasta Bukan BUMN
Terkini
-
Harga Sawit Anjlok Pasca Pidato Prabowo, PKS di Riau Diimbau Beli TBS Sesuai Aturan
-
Heboh! Bocah Tertangkap Curi Dompet Menangis Minta Diviralkan
-
Mendagri Tito: Mayoritas Wilayah Terdampak Banjir di Sumatera Berangsur Normal
-
Maimon Herawati Ungkap 'Silent Hero' di Balik Bebasnya 428 Relawan Global Sumud Flotilla
-
Guru Honorer di Riau Mengajar hingga Akhir 2026, Gaji Diambil dari Dana BOS
-
Janji Humanis Cuma Slogan? Aksi Kasar Satpol PP Usir Tukang Es Krim di CFD Jakarta Panen Kecaman
-
Barry Likumahuwa Tampil di POP: SELAH, Ruang Ibadah Musik yang Intim di Jakarta
-
Sinyal Hijau Membawa Petaka? Menelusuri Penyebab Tabrakan Argo Bromo vs KRL di Bekasi Timur
-
Mangkir Dua Kali, Polisi Bakal Jemput Paksa Terduga Pelaku Pemerkosa Siswi SLB Kalideres
-
Ditentukan Malam Ini: Hitung-hitungan Emil Audero dan Cremonese Lolos Degradasi Serie A