Viral video sejumlah traffic cone pembatas jalan meleot di Semarang. Traffic cone berwarna oranye itu terlihat melembek telah memicu berbagai komentar netizen di media sosial.
Netizen menduga benda tersebut meleot karena cuaca panas.
Dalam unggahan pemilik video menuliskan, "Semarang panasnya gila banget,"
Sementara Koordinator Bidang Data dan Informasi BMKG Stasiun Klimatologi Semarang, Iis Widya Harmoko mengatakan kepada media bahwa suhu udara sangat panas, namun di bulan ini belum mencapai titik tertinggi.
Bahkan menurutnya cuaca di Semarang belum terlalu ekstrem.
“Namun sebenarnya masih belum terlalu ekstrim atau belum mencapai suhu panas tertinggi pada periode musim kemarau tahun ini,” ungkap dia.
Untuk diketahui, suhu udara di Semarang saat ini berkisar antara 34 hingga 35 derajat Celsius dan masih lebih rendah dibandingkan suhu panas pada bulan Juli yang mencapai 36 derajat Celsius.
Sementara terkait traffic cone yang melembek ia tak bisa memberikan bukti bahwa hal itu disebabkan oleh cuaca panas.
Menurutnya mungkin hal itu bisa dikaitkan dengan bahan yang digunakan.
Baca Juga: Persik Kediri Temukan Titik Kelemahan PSIS Semarang, Siap Rebut Kemenangan Besok?
Berita Terkait
Terpopuler
- Ogah Pasang AC? Ini 4 Rekomendasi Air Cooler yang Murah, Hemat Listrik, dan Cepat Dingin
- 5 Sepatu Running Lokal yang Anti Licin dan Senyaman Skechers, Harga Cuma Rp200 Ribuan
- 8 Sunscreen di Indomaret untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas sesuai Review
- 7 Pilihan HP Murah Terbaik Harga 1 Jutaan Juli 2026: NFC hingga Baterai 7000 mAh
- 6 Shio yang Menarik Keberuntungan 2 Juli 2026, Ada Kuda hingga Anjing
Pilihan
-
Tangis Bayi Pecah Pagi Hari, Warga Temukan Bayi Perempuan Baru Lahir di Teras Rumah
-
Rupiah Nyaris ke Rp18.000 Lagi Hari Ini
-
Ole Romeny Bakal Satu Tim dengan Justin Hubner di Liga Belanda, Fortuna Sittard Siapkan Tawaran
-
Antar Timnas Perancis ke 16 Besar, Mbappe Pecahkan Sejumlah Rekor Piala Dunia 2026
-
Prabowo ke Polisi: Gaji dan Senjata Kalian dari Rakyat, Jadi Jangan Menyusahkan Rakyat
Terkini
-
Penguatan Fiskal hingga Digitalisasi Layanan Masuk 10 Rekomendasi untuk Kota di Indonesia
-
Evakuasi Dramatis Pendaki 145 Kg di Gunung Gede Pangrango
-
Semester II-2026 Penuh Tekanan, Investor Saham Diminta Bersiap
-
Sinar Mas Land dan 2 Universitas Terkemuka Perluas Akses Pendidikan Global di BSD City
-
Bukan Provokasi, Boikot Pajak Dinilai jadi Hak Pembangkangan Sipil
-
Purbaya Akhirnya Turun Tangan soal Pajak JHT usai Diprotes Buruh
-
Pasar Kripto RI Makin Dilirik, BTSE Indonesia Kini Jadi Pemain Baru
-
Jangan Asal Ikut Tren! Teknologi AI Kini Bisa Bantu Kenali Kondisi Kulit Sebelum Beli Skincare
-
Minta Bantuan Dana Parpol Naik, ICW Tantang Partai Buka Laporan Keuangan
-
Transformasi Industri Rendah Karbon Digenjot demi Target Net Zero Emission 2050