Beredar kabar tidak benar yang menarasikan bahwa ada upaya pembunuhan terhadap Ganjar Pranowo.
Narasi yang memuat unsur hoaks itu disebarkan oleh akun Youtube yang memiliki 330 ribu pengikut bernama PINTER POLITIK pada 29 Agustus 2023.
Dalam unggahannya, akun itu menggunakan judul sebagai berikut: "rencana jahat habisi Ganjar terendus intelejen , Jokowi perintahkan TNI polri tangkap orang ini"
Selain itu, unggahan tersebut juga menyertakan gambar hasil rekayasa sebagai thumbnail dengan narasi sebagai berikut:
"MENGEJUTKAN!!!
UPAYA BUNUH GANJAR GAGAL TOTAL
JOKOWI PERINTAHKAN TNI DAN POLRI TANGKAP ORANG ORANG INI"
Namun begitu, narasi unggahan tersebut mengandung informasi yang tidak benar.
Faktanya, tidak ada bukti atau pun berita kredibel yang menyatakan bahwa terdapat seseorang yang mencoba membunuh Ganjar Pranowo.
Tidak ada pula bukti bahwa Jokowi meminta TNI-Polri untuk menangkap orang yang berupaya membunuh Ganjar Pranowo.
Berdasarkan penjelasan tersebut, dapat disimpulkan bahwa klaim yang menyatakan 'UPAYA BUNUH GANJAR GAGAL TOTAL
JOKOWI PERINTAHKAN TNI DAN POLRI TANGKAP ORANG ORANG INI' merupakan klaim yang salah.
Baca Juga: MK Tolak Gugatan Soal Pembentukan Timsel KPUD
Unggahan tersebut merupakan unggahan yang mengandung informasi tidak benar dan narasi menyesatkan.
Catatan Redaksi:
Artikel ini merupakan bagian dari konten Cek Fakta Mamagini.Suara.com. Dibuat seakurat mungkin dengan sumber sejelas mungkin, namun tidak mesti menjadi rujukan kebenaran yang sesungguhnya (karena masih ada potensi salah informasi). Lebih lengkap mengenai konten Cek Fakta bisa dibaca di laman ini. Pembaca (publik) juga dipersilakan memberi komentar/kritik, baik melalui kolom komentar di setiap konten terkait, mengontak Redaksi Suara.com, atau menyampaikan isu/klaim yang butuh diverifikasi atau diperiksa faktanya melalui email cekfakta@suara.com.
Berita Terkait
-
Bingung dengan Proses Kandidasi, Fahri Hamzah Sebut Tiga Nama Bacapres Muncul dari Tekanan Survei
-
Paspampres Praka RM Jalani Eksekusi Mati, Benarkah?
-
Ganjar di Kiri, Anies di Kanan, Fahri Hamzah Sebut Prabowo Berpeluang jadi Presiden
-
Survei Capres LSI: Elektabilitas Ganjar dan Prabowo Bersaing Ketat, Anies Justru Turun
-
Survei Capres LSI Denny JA: Prabowo Unggul Tipis Dari Ganjar, Anies Tertinggal Jauh
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Studio DEEN Siap Garap Anime Baru Higurashi: When They Cry Setelah 20 Tahun
-
IHSG Menghijau Lagi Dibuka ke Level 6.000, TPIA dan ASII Mulai Dibeli Asing
-
4 HP Murah Terbaru 2026 untuk Anak Sekolah: Baterai 7000 mAh hingga Koneksi 5G
-
Kantor BGN dan DPR RI Dijaga Ketat, 1.287 Personel Amankan Aksi Unjuk Rasa di Jakpus
-
Waktunya Beli, Harga Emas Antam Dua Hari Nggak Berubah Masih Rp2.665.000/Gram
-
Ditempa Sang Waktu: Berapapun Seringnya, Patah Hati itu Tetap Sakit!
-
ASDP Operasikan 29 Kapal untuk Jaga Kelancaran Logistik Ketapang-Gilimanuk
-
Emiten Konstruksi PPRE Catatkan Pendapatan Rp3,9 Triliun Sepanjang 2025
-
3 Rekomendasi Bedak Padat di Indomaret untuk Makeup Halus dan Tahan Lama
-
Belajar ke Inggris, Menteri LH Bidik Sampah Jadi Komoditas Bernilai Ekonomi