/
Jum'at, 08 September 2023 | 08:45 WIB
Bukit Teletubbies terbakar (Foto dok. BB TNBTS)

Kebakaran Bukit Teletubbies di kawasan Gunung Bromo diduga karena aktivitas foto prewedding menggunakan flare. Polisi hingga saat ini menetapkan manajer wedding organizer sebagai tersangka kasus kebakaran tersebut. Sebelumnya polisi mengamankan enam orang yang terlibat dalam kegiatan foto prewedding itu.

"Setelah kami meminta keterangan dari enam orang itu, kami menetapkan AP (41), warga Kabupaten Lumajang yang merupakan manajer wedding organizer itu sebagai tersangka dalam kasus Karhutla di Bukit Teletubbies," kata Kapolres Probolinggo AKBP Wisnu Wardana dalam konferensi pers yang digelar di Mapolres setempat, dilansir dari wartaekonomi--jaringan suara.com, jumat 8 September 2023. 

Manajer wedding organizer itu juga tidak memilik Surat Izin Memasuki Kawasan KonservasI (Simaksi), sehingga menyalahi aturan.

"Dengan adanya kejadian kebakaran itu, kami sangat menyayangkan karena banyak pihak yang dirugikan. Kami tentunya sangat serius dalam menindak tegas para pelaku yang melakukan pembakaran baik hutan maupun lahan," ujarnya.

Penyebab kebakaran di Bukit Teletubbies juga dibenarkan kapolres karena salah satu dari lima flare asap meletus saat dinyalakan, sehingga mengeluarkan percikan api yang akhirnya membakar rumput kering di padang savana tersebut.

Tersangka terancam hukuman penjara paling lama lima tahun dan denda paling banyak Rp1,5 miliar.

Blok Savana Watangan atau area Bukit Teletubbies di Gunung Bromo kebakaran pada Rabu (6/9) sekitar Pukul 11.30 WIB karena kelalaian pengunjung yang menggunakan flare asap saat foto prewedding.

Load More