Artis Nikita Mirzani buka suara usai 'musuhnya' Dito Mahendra ditangkap Bareskrim Polri di Bali usai jadi Daftar Pencarian Orang (DPO) atas kasus dugaan kepemilikan senjata ilegal.
Nikita Mirzani mengaku bersyukur Bareskrim Polri akhirnya menangkap dan menahan kekasih Dito Mahendra setelah berbulan-bulan menjadi buron.
"Akhirnya Mabes Polri bisa bertindak tegas kan. Mungkin awal-awalnya dibiarin dulu kayaknya, nggak mungkin setinggi Mabes Polri nggak tahu keberadaan Dito. Tapi mungkin karena ada satu dan lain hal, ya sudah akhirnya dia dijemput di Bali tadi pagi," ujar Nikita Mirzani yang dikutip Mamagini.Suara.com dari Youtube Intens Investigasi, Jumat (8/9/2023).
Ibu tiga anak itu juga merasa bahagia mendengar kabar Dito Mahendra akhirnya ditangkap Polri. Bahkan ia mengaku menjadi orang yang pertama mengetahui bahwa Dito Mahendra ditangkap di Bali.
"Happy, senang, ini kan proses yang harus dia jalani. Mungkin gue orang pertama yang tahu dia diambil dari Bali tadi subuh," papar Nikita Mirzani.
Lebih lanjut, pemain film Nenek Gayung juga mengaku sangat puas dengan adanya penangkapan terhadap Dito Mahendra. Pasalnya kata dia apa yang dialami Dito Mahendra merupakan balasan yang harus didapat kekasih Nindy Ayunda itu.
"Ya dibilang senang, ya gimana ya, kasihan juga sebetulnya. Tapi kalau dingat-ingat lagi kejadian yang telah dia lakukan kepadaku, agak sebal juga, kayak 'syukurin lu!. Tapi karena itu sudah seiring berjalannya waktu, gue juga sebetulnya sudah nggak gimana-gimana sih. Tapi ya memang mungkin ini adalah pembalasan dari apa yang sudah dia lakukan," ungkap Nikita Mirzani.
Tak hanya itu, Nikita Mirzani mengingat saat ia dijebloskan penjara oleh Dito Mahendra. Ia menceritakan kesedihannya ketika itu bukan karena masuk penjara, melainkan karena rindu ketiga anaknya.
Namun ia bersyukur bahwa bahwa Dito Mahendra kini menjalani apa yang pernah ia alami dulu.
"Benar-benar, sedihnya tuh bukan karena gue dipenjara, tapi karena gue kangen banget sama anak. Tapi itulah doa orang terzalimi ya, akhirnya gue bisa dapat tuh keberadaan Dito di Singapura. Sudah qadarullah itu kan. Memang ini yang harus Dito Mahendra jalani sekarang," tandasnya.
Baca Juga: Jo In Sung Moving Masih Hidup? Penlis Beri Spoiler Mengenai Nasibnya
Untuk diketahui, nama Dito Mahendra muncul usai berkonflik dengan artis Nikita Mirzani. Ketika itu Dito Mahendra melaporkan Nikita Mirzani atas dugaan pelanggaran UU ITE dan pencemaran nama baik ke Polres Serang Kota. Laporan tersebut membuat Nikita Mirzani ditahan di rumah tahanan kelas II B Serang, Banten.
Sebelumnya, Bareskrim Polri menangkap tersangka kepemilikan senjata api ilegal, Mahendra Dito Sampurna alias Dito Mahendra di Bali.
Dito Mahendra juga diketahui masuk dalam daftar pencarian orang (DPO) terkait kepemilikan senjata api ilegal.
Dito Mahendra telah ditetapkan sebagai tersangka berdasarkan gelar perkara pada 17 April 2023. Dito Mahendra pun dijerat Pasal 1 ayat (1) Undang-Undang Nomor 12 Tahun 1951 yang mengatur kepemilikan senjata api.
Kasus kepemilikan senpi ilegal milik Dito Mahendra terbongkar usai KPK menggeledah rumah kekasih Nindy Ayunda terkait kasus tindak pidana pencucian uang (TPPU) mantan Sekretaris Mahkamah Agung (MA) Nurhadi pada Senin, 13 Maret 2023.
Dalam penggeledahan tersebut, penyidik menemukan total 15 senjata api dari rumah Dito Mahendra. Terdapat 9 jenis senjata api yang tidak berizin ditemukan di rumah Dito Mahendra
Berita Terkait
Terpopuler
- Janji Ringankan Kasus, Oknum Jaksa di Banten Ancam Korban Bayar Rp2 Miliar atau Dihukum Berat
- 5 HP Murah Terbaru Lolos Sertifikasi di Indonesia, Usung Baterai Jumbo hingga 7.800 mAh
- 6 Bedak Tabur Tahan Air, Makeup Tetap Mulus Meski Keringatan Seharian
- 69 Kode Redeem FF Max Terbaru 14 April 2026: Ada Skin Chromasonic dan Paket Bawah Laut
- Misteri Lenyapnya Bocah 4 Tahun di Tulung Madiun: Hanya Sekedip Mata Saat Ibu Mencuci
Pilihan
-
Jateng Belum Ikut-ikut Kebijakan KDM, Bayar Pajak Kendaraan Masih Pakai KTP Pemilik Lama
-
Ketua Ombudsman RI Hery Susanto Jadi Tersangka Kejagung, Tangan Diborgol
-
Bukan Hanya soal BBM, Kebijakan WFH Mengancam Napas Bisnis Kecil di Magelang
-
Solidaritas Tanpa Batas: Donasi WNI untuk Rakyat Iran Tembus Rp9 Miliar
-
CFD Ampera Bikin Macet, Akademisi: Ada yang Salah dari Cara Kota Diatur
Terkini
-
Detik-Detik Helikopter PK-CFX Hilang Kontak hingga Ditemukan Hancur di Kalimantan Barat
-
Sicario: Day of the Soldado, Perang Kartel yang Tanpa Ampun, Malam Ini di Trans TV
-
Wali Kota Samarinda Minta Pemprov Kaltim Tunda Redistribusi BPJS 49 Ribu Warga
-
Bahlil Lapor ke Prabowo, Pasokan Minyak Rusia untuk RI Masuk Tahap Akhir
-
Uang Rakyat Kembali! Kejati Lampung Sita Rp7,8 Miliar dari Koruptor Tol Terpeka
-
Ribuan Merek Tekstil Global Ramaikan Indo Intertex 2026 di JIExpo Kemayoran
-
Penampakan Duit Rp11 Miliar yang Disita Kejagung dari Kantor Produser Film Agung Winarno
-
BGN Prioritaskan Motor Listrik untuk Wilayah Terpencil
-
Duel Maut Lawan Beruang: Petani Karet di OKU Luka Parah hingga Dilarikan ke RS
-
Bukan Mencuri, Pengacara Ungkap Fakta di Balik Isu Betrand Peto Ambil Parfum dan Uang Sarwendah