/
Selasa, 12 September 2023 | 21:33 WIB
Ilustrasi Rumah Produksi Film Porno ((ilustrasi))

Polisi menggerebek rumah produksi film porno di kawasan Jakarta Selatan. 

Penggerebekan ini sebenarnya sudah berlangsung sejak tanggal 17 Juli 2023, namun pihak polisi baru melakukan konferensi pers pada Seninin (11/9/2023). 

Dalam keterangan yang dikutip dari akun Instagram @frix.id, polisi menangkap lima tersangka yang merupakan sutradara hingga para pemeran film porno. 

Diketahui, rumah produksi ini sudah memproduksi sekitar 120 film porno dengan keuntungan ratusan juta.

Yang mencengangkan, menurut Direktur Reserse Kriminal Khusus (Dirkrimsus) Polda Metro Jaya Kombes Ade Safri Simanjuntak, pemeran wanita film porno ini berasal dari kalangan artis, model foto, hingga selebgram. 

Setiap pemeran mendapat bayaran Rp 10 juta sampai Rp 15 juta per film. 

Dalam penyidikannya, diketahui bahwa motif tersangka membuat fim porno adalah karena motif ekonomi.

Awalnya, tersangka I yang berperan sebagai sutradara, admin, pemilik website dan produser film ini membuat film bergenre horor dan komedi.

Namun, film genre komedi dan horor yang dibuatnya ternyata tidak laku di pasaran. 

Baca Juga: Gilang Dirga Blak-blakan Ungkap Alasannya Ingin Nyaleg

Hingga akhirnya, I memutuskan untuk membuat film dengan muatan pornografi dan berisi adegan dewasa untuk menarik perhatian penonton.

Load More