/
Rabu, 13 September 2023 | 10:35 WIB
Lagu 'Helo Kuala Lumpur' yang menjiplak lagu Halo-Halo Bandung. (Youtube)

Masyarakat Indonesia selalu sensitif terhadap kasus penjiplakan yang dilakukan oleh negara tetangga, khususnya Malaysia.

Kasus terbaru yang memicu kemarahan adalah penjiplakan lagu "Halo-Halo Bandung" yang diubah menjadi "Helo Kuala Lumpur." Berikut adalah beberapa fakta menarik tentang kasus ini:

1. Penjiplakan Lagu yang Membuat Geram

Masyarakat Indonesia merasa geram setelah mengetahui bahwa lagu "Halo-Halo Bandung" telah dijiplak oleh Malaysia dengan menggantinya menjadi "Helo Kuala Lumpur." Lirik lagu ini telah diubah agar sesuai dengan ibu kota Malaysia.

2. Sudah Diunggah Selama 3 Tahun

Penjiplakan ini ternyata tidak baru. Lagu "Helo Kuala Lumpur" telah diunggah ke YouTube sejak tiga tahun lalu di salah satu kanal bernama Lagu Kanak TV.

3. Disebut Lagu Tradisional Melayu dan Patriotik Malaysia

Video yang berisi lagu ini menyebutnya sebagai lagu tradisional Melayu untuk anak-anak. Selain itu, lagu tersebut juga digambarkan sebagai lagu patriotik Malaysia dalam deskripsi videonya.

4. Kontroversi di Media Sosial

Baca Juga: Denise Chariesta Ngamuk Lantaran Netizen Beri Saran Lakukan Foto Maternity Bareng Suami: Gue Nggak Suka Disindir-sindir

Video ini memicu kontroversi di media sosial, khususnya di laman Twitter. Banyak netizen Indonesia yang merasa geram dan mengkritik tindakan Malaysia yang dianggap menjiplak warisan budaya Indonesia.

5. Asal Usul "Halo-Halo Bandung"

Lagu "Halo-Halo Bandung" merupakan salah satu lagu perjuangan Indonesia yang diciptakan oleh Ismail Marzuki. Lagu ini menggambarkan semangat perjuangan rakyat kota Bandung, terutama dalam peristiwa bersejarah Bandung Lautan Api pada tahun 1946.

6. Respons Pihak Berwenang

Duta Besar Indonesia untuk Malaysia, Hermono, mengatakan bahwa pihak kedutaan masih mengumpulkan bukti terkait dugaan penjiplakan ini. 

7. Begini Kata Media dari Malaysia

Load More