Bank sperma di China mengadakan sebuah kontes unik yang melibatkan para pemuda di negeri Tirai Bambu tersebut. Mereka yang memiliki sperma paling tokcer atau berkualitas, akan diganjar hadiah uang tunai 6.100 Yuan atau Rp 12 juta.
Dilansir dari South China Morning Post, kontes ini digelar di tengah menurunnya angka kelahiran di negara tersebut.
Disebutkan bahwa pemerintah China khawatir terhadap penurunan kualitas sperma di seluruh negeri, yang disebut-sebut sebagai salah satu faktor penurunan angka kelahiran di China.
Tingkat kesuburan di China diketahui menurun ke rekor terendah 1,09 pada 2022. Oleh karena itu, Henan Provincial Human Sperm Bank (Bank Sperma Manusia Provinsi Henan) bermaksud menemukan lelaki muda dengan jumlah sperma tertinggi dan paling kuat untuk disumbangkan, dengan iming-iming kompensasi yang menggiurkan.
Para kontestan memiliki waktu 50 hari untuk memberikan hingga 20 donasi sperma. Mereka juga akan mendapat kompensasi atas biaya yang dikeluarkan, termasuk biaya transportasi dan jumlah donasi sperma yang diberikan.
Setiap peserta akan mendapatkan 200 yuan atau sekitar Rp 400 ribu setiap kali mereka berdonasi sperma sebagai kompensasi ongkos transportasi dan biaya lainnya.
Para peserta ini diharapkan menyumbang antara 8 hingga 20 kali selama periode dua bulan. Mereka yang mencapai 20 donasi akan menerima hadiah tambahan sebesar 2.100 yuan atau sekitar Rp 4,4 juta.
Di akhir periode, peserta akan menerima penilaian kesuburan profesional, di mana akan dipilih dua pemenang, satu dengan jumlah sperma tertinggi dan satu lagi dengan sperma paling kuat.
Baca Juga: Penampilan Arya Saloka Bacakan Nominasi Bareng Luna Maya Digunjing: Kebanting!
Berita Terkait
Terpopuler
- Daftar Lokasi ATM Pecahan Rp10 Ribu dan Rp20 Ribu di Surabaya
- Terjaring OTT KPK, Bupati Pekalongan Fadia Arafiq Langsung Dibawa ke Jakarta
- Profil dan Biodata Anis Syarifah Istri Bos HS Meninggal Karena Kecelakaan Moge
- PP THR dan Gaji 13 Tahun 2026 Diumumkan, Ini Jadwal Cair dan Rincian Lengkapnya
- Selat Hormuz Milik Siapa? Jalur Sempit Banyak Negara Tapi Iran Bisa Buka Tutup Aksesnya
Pilihan
-
Dua Hari Lalu Dinyatakan Gugur, Eks Presiden Iran Ahmadinejad Masih Hidup
-
Skandal Saham BEBS Dibongkar OJK: Rp14,5 Triliun Dibekukan, Kantor Mirae Asset Digeledah!
-
Detik-detik Remaja di Makassar Tewas Tertembak, Perwira Polisi Jadi Tersangka
-
100 Hari Jelang Piala Dunia 2026, FIFA Belum Kantongi Izin dari Dewan Kota
-
Nelayan Tanpa Perahu di Sambeng, Menjaga Kali Progo dari Ancaman Tambang Tanah Urug
Terkini
-
Fatwa Ayatollah Ali Khamenei soal Senjata Nuklir: Haram!
-
KPK Ungkap ART Fadia Arafiq Jadi Direktur PT RNB, Diduga Alat Korupsi Rp13,7 Miliar
-
32 Kode Redeem FC Mobile 5 Maret 2026: Panen 15 Ribu Gems dan Legenda Gratis
-
The Hitman's Bodyguard: Duet Kacau Ryan Reynold dan Samule L Jakcson, Malam Ini di Trans TV
-
Curi Poin di JIS, Rivaldo Pakpahan Yakin Borneo FC Masih di Jalur Juara Super League
-
Moral Abu-Abu dan Kekerasan: Membaca Thriller Gelap dalam Sudut Mati
-
Arab Saudi Beri Perpanjangan Visa Gratis bagi Jemaah Umrah RI yang Terkendala Pulang
-
Harga Tiket Playoff Piala Dunia 2026 di Meksiko Anjlok Parah, Cuma Dibandrol Rp190 Ribu
-
Jalankan Instruksi Zulhas, Fraksi PAN DPR Gelar Aksi Sosial Selama Ramadan
-
8 Rekomendasi Baju Lebaran Wanita Brand Lokal, dari Elegan Hingga Minimalis