Seorang sopir bajaj pintar bahasa Inggris viral di media sosial setelah videonya diunggah seorang travel vlogger asal Jerman, Ken Abroad, di chanel YouTube-nya.
Dalam video yang beredar, tampak travel vlogger yang sedang berkeliling Asia Tenggara itu menghampiri sebuah bajaj yang sedang mangkal di kawasan Monas.
Bule tersebut kemudian bertanya apakah sopir bajaj tersebut bisa mengantarnya ke Pasar Tanah Abang. Sopir bajaj itu pun menyanggupi, dan meminta ongkos Rp100.000.
Kaget, bule itu menolak harga yang ditawarkan si sopir bajaj. Menurut bule tersebut, di aplikasi Grab, ongkos menuju ke lokasi yang dimaksud hanya Rp15.000.
Sopir bajaj itu pun beralasan kalau transportasi online tidak bisa melintas ke area itu, karena sedang berlangsung demo. Ia pun menurunkan tarifnya menjadi Rp50.000.
Deal dengan ongkos bajaj, bule itu pun naik ke kendaraan roda tiga yang ia sebut tuk tuk Indonesia itu. Sepanjang perjalanan menuju pasar Tanah Abang, sopir bajaj itu mengajak ngobrol si bule, mulai dari menanyakan negara asal, hingga mengajarkannya kalimat percakapan dalam bahasa Indonesia.
Meski menggunakan bahasa Inggris seadanya tanpa grammar yang tepat, sopir bajaj yang diketahui bernama Johan itu tampak percaya diri berbincang-bincang dengan bule asal Jerman tersebut.
Potongan video yang diunggah ulang di akun Instagram @folkshitt tersebut langsung mendapat beragam respons dari warganet. Tak sedikit yang memuji sopir bajaj tersebut lantaran begitu lancar dan percaya diri ngobrol dalam bahasa Inggris bersama si bule.
Namun, salah seorang warganet justru menduga kalau sopir bajaj tersebut adalah intel yang sedang mengawasi demo.
Baca Juga: Dokter Richard Lee Bongkar Cara Kerja Mesin Capit, Alasan Kenapa Susah Banget Dapat Boneka dari Situ
"Ini mah intel lagi mantau demo keknya wkwkkw," komentar salah satu warganet.
"Anak ketum partai aja masih kalah lancar sama abang ini," kata warganet yang lain.
"Kereeen, keliatan bapaknya udah terbiasa bawa penumpang turis ini mah," timpal yang lain.
Berita Terkait
Terpopuler
- Dari Koruptor Kembali ke Rakyat: Aset Rp16,39 Miliar Kini Disulap Jadi Sekolah hingga Taman di Jabar
- Teman Sentil Taqy Malik Ambil Untung Besar dari Wakaf Alquran di Tanah Suci: Jangan Serakah!
- HP Bagus Minimal RAM Berapa? Ini 4 Rekomendasi di Kelas Entry Level
- Simulasi TKA: 15 Soal Matematika Kelas 6 SD Materi Bangun Ruang dan Statistika
- Link Download 40 Poster Ramadhan 2026 Gratis, Lengkap dengan Cara Edit
Pilihan
-
Opsen Pajak Bikin Resah, Beban Baru Pemilik Motor dan Mobil di Jateng
-
Here We Go! Putra Saparua Susul Tijjani Reijnders Main di Premier League
-
Kabar Baik dari Elkan Baggott untuk Timnas Indonesia
-
Jaminan Kesehatan Dicabut, Ribuan Warga Miskin Magelang Tercekik Cemas: Bagaimana Jika Saya Sakit?
-
Lagu "Cita-citaku (Ga Jadi Polisi)" Milik Gandhi Sehat Ditarik dari Peredaran, Ada Apa?
Terkini
-
3 Rekomendasi Makanan Pembuka Buka Puasa Agar Tubuh Tak Syok
-
Terungkap: AS Siapkan Strategi Perang Jangka Panjang di Iran, Beda dari Venezuela
-
Dari Era 800-an, Ratusan Golok Dipamerkan di Bogor Menuju Warisan Dunia UNESCO
-
Polisi Bongkar Penyelundupan Ganja 15,5 Kg dari Jakarta Hingga Pamulang
-
Cukup Ganti Lantai, Rumah Langsung Terlihat Baru Jelang Ramadan dan Idulfitri
-
Kasus Pengoplosan Elpiji 3 Kilogram di Bangka Terungkap, Bagaimana Pengawasan Distribusinya?
-
Meriah! Warga Cipadung Sukaresmi Gelar Turnamen Bulutangkis Gendongan Unik
-
CEK FAKTA: Purbaya Laporkan Puan Terkait Korupsi Uang Ratusan Triliun, Benarkah?
-
Nasib Buruh Perempuan hingga Korban MBG Jadi Sorotan Tajam API
-
Ruam Popok Bukan Sekadar Kemerahan, Cara Jaga Kenyamanan Bayi Sejak Hari Pertama