Piala Dunia U-17, sebuah ajang sepak bola muda yang selalu menyuguhkan kegembiraan dan kejutan.
Selain itu ajang ini juga menjadi panggung untuk para pemain muda dalam rangka unjuk gigi dan menarik minat tim di jenjang lebih tinggi.
Kali ini ajang tersebut dihelat di Indonesia, di mana sebagai tuan rumah, skuat Garuda Muda berhasil menahan imbang wakil Amerika Selatan, Ekuador dengan skor 1-1.
Terkait ajang ini, berikut adalah 8 fakta menarik keunikan turnamen ini:
1. Jeda Panjang Akibat Pandemi Covid-19
Akibat pandemi Covid-19, Piala Dunia U-17 mengalami jeda empat tahun sejak kemenangan Brasil pada 2019 hingga pembukaan turnamen di Indonesia pada 2023. Sebuah kesempatan yang dinanti-nanti setelah 1.455 hari tanpa aksi.
2. Spanyol: Empat Final Tanpa Gelar
Spanyol memegang rekor kurang menyenangkan dengan mencapai empat final tanpa berhasil mengangkat trofi. Kekecewaan datang pada tahun 1991, 2003, 2007, dan 2017.
3. Nigeria: Raja Gelar dengan Lima Trofi
Nigeria menjadi raja gelar Piala Dunia U-17 dengan lima trofi. Gelar-gelar tersebut diraih pada tahun 1985, 1993, 2003, 2007, dan 2015, menandai dominasinya dalam kompetisi ini.
4. Indonesia: Tuan Rumah Keenam dari AFC
Indonesia menjadi tuan rumah keenam dari konfederasi AFC. Sebelumnya, turnamen ini digelar di Tiongkok (1985), Jepang (1993), Korea Selatan (2007), Uni Emirat Arab (2013), dan India (2017).
5. Gol Tercepat dalam Sejarah
Gol tercepat dalam sejarah turnamen ini tercipta dalam pertandingan Brasil melawan Selandia Baru pada 2007, di mana Fabinho mencetak gol setelah hanya sembilan detik bermain.
6. Kemenangan Terbesar: Spanyol 13-0 Selandia Baru
Berita Terkait
-
Aksi Suporter Indonesia Bantu Bersih-Bersih Stadion Usai Pertandingan Bikin Salut, Ketua PSSI "Angkat Topi"
-
Indonesia Tahan Imbang Ekuador Meski Diserang Habis-habisan, Media Malaysia Heran
-
Jelang Laga Lawan Timnas Indonesia U-17, Media Ekuador Anggap Enteng Skuat Garuda
-
Jelang Laga Pembuka Piala Dunia U-17, Timnas Indonesia Sempat Sholat Jumat Bareng Pemain dan Staf Pelatih
-
Kegocek, Malaysia Menaturalisasi Pemain tetapi Malah Ditinggal Berbisnis
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Siap-Siap Pesta Musik Terbesar, PBB Bakal Gebrak Cibinong: Catat Waktunya!
-
Tiga Pegawai PTBA Raih Penghargaan Nasional Satyalancana Wira Karya dari Presiden
-
Menuju Pemilu 2029 yang Berbeda, Titi Anggraini Soroti Potensi Keragaman Calon Pemimpin Nasional
-
33 Tahun Tragedi Marsinah, Aksi Kamisan ke-907 Soroti Militerisasi
-
Bank Sumsel Babel Bedah Rumah Ibu Ojol di Palembang, Nurmalinda Kini Punya Harapan Baru untuk 3 Anak
-
Hantavirus: Antara Risiko Global di MV Hondius dan Kesiagaan di Pintu Masuk Indonesia
-
Mencoba Tuak Dayak: Minuman Tradisional yang Hanya Keluar Saat Pesta Panen Gawai
-
Detik-detik Kebakaran Hebat di Pasar 16 Ilir Palembang Malam Ini, Pedagang Panik saat Muncul Kilatan
-
Misi Besar Bojan Hodak Lanjutkan Tren Positif Persib Bandung atas Persija Jakarta
-
7 Sepatu Lari Lokal dengan Desain Paling Berani: Berani Pakai Warna Tabrak Saat Lari?