Wakil Ketua Umum Partai Gelora Fahri Hamzah beberapa kali membahas perihal bohir alias pemodal untuk pencapresan. Bahkan Fahri menilai bohir lah yang membuat deklarasi Koalisi Perubahan batal dilaksanakan 10 November 2022.
Kini Fahri menarik masalah tersebut ke pilpres sebelumnya. Sebab Fahri mengaku sudah berkecimpung di urusan seperti ini selama 15 tahun.
"Itulah yang terjadi dengan Pemilu lalu juga," tutur Fahri di program Inilah Sarita, dikutip Suara Manado dari kanal YouTube Inilahcom, Sabtu (19/11/2022).
Pembawa acaranya pun langsung mengonfirmasi ulang pernyataan Fahri tersebut, "Jadi presiden sekarang hasil bohir juga dong?"
Fahri kemudian mengungkap permainan bohir di Pilpres 2019. Menurutnya para pemodal itu baru berkenan memberikan nama serta restunya ketika sudah mendekati batas akhir pendaftaran.
Termasuk bohir yang mengeluarkan nama-nama Calon Wakil Presiden 2019. Sebab nama seperti KH Ma'ruf Amin dan Sandiaga Uno, yang masing-masing mendampingi Joko Widodo dan Prabowo Subianto di Pemilihan Presiden 2019 muncul last minute.
"Ya waktu sekonyong-konyong muncul Pak Ma'ruf Amin, waktu sekonyong-konyong muncul Sandiaga Uno, itu dari mana itu? Last minute munculnya," jelas Fahri.
"Pembayaran, saya tahu itu dari dalam. Si ini dianggap sanggup, si ini ada yang membayar. Dan si ini dianggap meyakini ini bisa melawan ini," sambungnya.
Hanya saja Fahri tidak menerangkan lebih detail siapa-siapa yang disebut "ini" dalam pernyataannya.
Baca Juga: Fahri Hamzah Sentil Capres Aji Mumpung, Ikut Konvensi SBY sampai Ngekor Surya Paloh, Sindir Anies?
Fahri Hamzah Yakin Bohir Penyebab Koalisi Anies Baswedan Batal Deklarasi
Mantan Wakil Ketua DPR RI Fahri Hamzah mengaku tidak yakin dengan pernyataan Partai Keadilan Sejahtera (PKS) soal batalnya deklarasi koalisi lantaran sedang melawan oligarki.
Justru bohir atau pemodal lah yang menjadi alasan batalnya deklarasi tersebut. Sebab besarnya biaya pencapresan, ditambah dengan minimnya pengawasan transparansi dana kampanye, membuat pemodal bisa beraksi di balik layar dengan leluasa.
"Nggak mungkin, karena nggak akan ada. Kalau nggak ada jadwal, nanti pengesahan (kandidat) itu September. Ini bukan soal kita curiga atau tidak, karena nggak ada aturan, semua dapat dilakukan oleh orang tetapi kalau kita bikin aturan, semua akan jelas. Misalnya aturan fundraising, selesai sekarang," kata Fahri, dikutip dari WartaEkonomi.co.id -- jaringan Suara.com.
Padahal seharusnya Indonesia mengizinkan kampanye pencapresan seseorang dimodali lewat penggalangan dana dari rakyat. Dengan begitu bisa meminimalisir keterlibatan pihak-pihak di balik layar.
Berita Terkait
-
Fahri Hamzah Sentil Capres Aji Mumpung, Ikut Konvensi SBY sampai Ngekor Surya Paloh, Sindir Anies?
-
Kelakar Fahri Hamzah: Partai Politik Sekarang Pakai Logika Dagang!
-
Tak Terlihat Sama Sekali di KTT G20 Bali, Ternyata Ini Alasan Wapres Maruf Amin
-
Bongkar Soal Bandar Anies Baswedan dan Mahalnya Jadi Capres, Denny Siregar: Bergantung Bohir yang Mereka Kecam!
-
Fahri Hamzah Duga Batalnya Deklarasi Koalisi Anies Baswedan Cs Karena Bohir yang Belum Sepakat
Terpopuler
- Catat Tanggalnya! Ribuan Warga Badui Bakal Turun Gunung Temui Gubernur Banten Bulan April
- 5 Rekomendasi Smartwatch yang Bisa Balas WhatsApp, Mulai Rp400 Ribuan
- 7 Sepatu Lari Tahan Air Selevel Nike Vomero 18 GTX, Kualitas Top
- Donald Trump: Pangeran MBS Kini Mencium Pantat Saya
- 5 HP Xiaomi dengan Snapdragon 8 Elite Gen 5, Terkencang di 2026!
Pilihan
-
Clara Shinta Minta Tolong, Nyawanya Terancam karena Suami Bawa Senjata Api
-
Harga Pertamax Naik Nyaris Rp18.000 di April Besok? Ini Kata Pertamina
-
Petir Bikin Duel Kepulauan Solomon vs Saint Kitts and Nevis di Stadion GBK Ditunda
-
Sesaat Lagi! Ini Link Live Streaming Timnas Indonesia vs Bulgaria
-
Melihat 3 Pemain yang Bakal Jadi Senjata Utama Timnas Indonesia Hadapi Bulgaria
Terkini
-
Tok! Harga BBM Bakal Naik Tengah Malam Ini, Cek Bocorannya
-
Prajurit TNI Gugur di Lebanon Bertambah, Ledakan Hantam Konvoi UNIFIL saat Misi Perdamaian
-
Pasokan Bakal Langka, Harga Minyak Dunia Terbang Lagi 3%
-
LG WashTower 25 Kg Resmi: Mesin Cuci AI Canggih dengan TurboWash dan ThinQ
-
Ji Sung dan Ha Yoon Kyung Bintangi Drakor Thriller Baru Berjudul Apartment
-
Clara Shinta Minta Tolong, Nyawanya Terancam karena Suami Bawa Senjata Api
-
4 Cara Berkendara Hemat BBM untuk Mobil dan Motor, Mudah Diterapkan!
-
Trump Blak-blakan Ingin 'Rampas' Minyak Iran, Pulau Kharg Jadi Incaran Utama
-
Vivo Pad 6 Pro Debut dengan Snapdragon 8 Elite Gen 5, Jadi Tablet Tergahar 2026?
-
Rupiah Sudah Tembus Rp17.000, Bukan Tanda Ekonomi Indonesia Memburuk