Beredar kabar bahwa bakal calon presiden dari Partai Nasdem Anies Baswedan dikabarkan diusir karena menerobos rapat penting KTT G20.
Informasi itu disebarkan dan diunggah melalui video oleh sebuah akun bernama 'Menuju Jokowi 3 Periode' di jejaring media sosial Facebook pada 18 November 2022.
Begini narasi yang dituliskan dalam unggahan tersebut.
"BIKIN HANCUR MARTABAT INDONESIA, ANIES TEROBOS MASUK RAPAT PENTING G-20 HINGGA DISERET & DIUSIR"
Adapula narasi yang dibacakan dalam unggahan video 10 menit tersebut.
"Anies diusir paksa di G20. Dasar kau tikus Yaman, tak diundang kok malah datang"
Lalu benarkah klaim tersebut?
PENJELASAN
Berdasarkan hasil penelusuran, klaim soal Anies diusir dan diseret karena menerobos rapat penting KTT G20 adalah salah.
Baca Juga: Potret Alyssa Soebandono dari Baby Face Hingga Kurusan, Ada Apa?
Faktanya, Anies Baswedan tak diusir dan tak diseret ataupun tak menerobos rapat penting G20 di Bali.
Anies menghadiri salah satu side event rangkaian KTT G20, yakni BloombergNE Summit pada 12 November 2022.
Melansir Suara.com, mantan Gubernur DKI Jakarta itu menjadi pembicara BloombergNE Summit di Nusa Dua, Bali, yang menjadi salah satu side event dari rangkaian acara KTT G20 dan B20.
Lewat akun media sosialnya, Anies mengaku bersyukur karena diundang sebagai pembicara untuk topik pengendalian emisi karbon.
"Sebuah kehormatan diundang sebagai pembicara dalam acara Bloomberg NEF Summit, salah satu side event di G20 dan B20, di Nusa Dua, Bali. Berbagi pengalaman tentang berbagai upaya yang telah dilakukan di Jakarta dalam menghadapi perubahan iklim," cuit Anies lewat Twitter-nya.
KESIMPULAN
Berdasarkan penjelasan di atas, maka kabar yang diunggah soal klaim Anies Baswedan diusir karena terobos rapat penting KTT G20 hingga diseret adalah keliru.
Informasi yang telah tersebar tersebut masuk ke dalam kategori konten menyesatkan.
Berita Terkait
-
Ferdinand Hutahaean Serang Anies Baswedan Usai Geger Spanduk NII Beri Dukungan: Memang Berani Menolak?
-
Tanggapi Spanduk NII Garut Dukung Anies Baswedan, Petinggi Nasdem: Lempar Batu Sembunyi Tangan!
-
Anies Mulai Berani Bicara Sosok Cawapresnya: Mungkin Sudah Ada Bulan Depan
-
'Alon-alon Asal Kelakon' NasDem Ungkap Tak Ingin Ada Perpecahan Dalam Koalisi Menuju 2024
-
Geger Selebaran Khilafah Bergambar Anies, NasDem Tak Ambil Pusing: Makin Banyak Serangan, Makin Naik
Terpopuler
- Jadwal Pemadaman Listrik PLN Kamis 18 Juni 2026 Wilayah Jogja Jateng, Cek Daftar Lokasinya
- Motor Baru Harley-Davidson Harga Cuma Rp40 Jutaan, Tenaga Setara Motor 250cc
- 4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
- Viva Sunscreen Foundation SPF Berapa? Banyak Dapat Review Positif dari Pengguna
- KPK Ungkap Dugaan Modus 'Pinjam Bendera' di Proyek Gedung Pemkab Lamongan Rp151 Miliar
Pilihan
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
-
Ketegangan Memuncak di Hotel Sultan: Eksekusi Lahan Jadi Arena Perlawanan
Terkini
-
Gugat Aturan Gelar Pahlawan Nasional ke MK, Trah Sultan HB II Bongkar Dugaan Penjegalan
-
Warga Sleman Mengeluh Mati Listrik Tiap Hari, PLN Buka Suara dan Beberkan Penyebabnya
-
Sambut HJB ke-544, Jurnalis Se-Bogor Raya Siap Adu Taktik di Lapangan Hijau Sentul
-
Bawa Pesan Khusus dari Prabowo untuk Jokowi? Ini Fakta Pertemuan Didit Hediprasetyo di Solo
-
Nenek 80 Tahun di Sedayu Bantul Tewas Tercebur Sumur Saat Menimba Air
-
Pramono Siapkan 500 Ondel-Ondel Karya Desainer Top untuk Rayakan 5 Abad Jakarta
-
Niat Cari Untung Malah Buntung: Air Ciujung Tercemar, Modal Obat Padi Bengkak Dua Kali Lipat
-
Tolak Militerisasi Sipil hingga Kenaikan BBM, Mahasiswa Kepung DPRD Jatim Kritik Kebijakan Prabowo
-
Migrasi Pertamax ke Pertalite Mulai Terjadi di Jogja, Pasokan BBM Subsidi Ditambah 18 Persen
-
Irma Suryani: Program MBG Bisa Jadi Mudarat Jika Salah Sasaran dan Tak Dikelola Profesional