/
Rabu, 23 November 2022 | 13:44 WIB
Wali Kota Surakarta Gibran Rakabuming Raka. [ANTARA/Aris Wasita] ([ANTARA/Aris Wasita])

Gibran Rakabuming Raka kembali membuat lelucon lewat akun Twitternya @gibran_tweet. Putra tertua Presiden Jokowi ini diminta warganet untuk men share kuesioner.

Menariknya, kuesioner tersebut mengenai penelitian 'ghosting'.  Kurang lebih pengertian ghosting adalah mengakhiri sebuah hubungan secara mendadak dan memutuskan komunikasi tanpa memberikan penjelasan apapun.

"@gibran_tweet boleh izin dan bantu share kuesioner penelitian untuk tugas akhir S1 saya kah tentang ghosting. Ini linknya ya https://forms.gle/JaDY9r8qFQAYrxVPA. Suwun ya mase kalau ke notice," kata warganet dengan nama akun Twitter @Irwan959510 dikutip pada Rabu, (23/11/2022).

Unggahan milik warganet yang di tag ke akun Twitter Gibran rupanya berbuah manis. 

Walikota Solo ini juga meminta sang adik Kaesang Pangarep dengan nama akun @kaesangp untuk membantu menshare atau menyebarluaskan kuesioner milik warganet. 

Bukan karena Kaesang juga populer di Twitter, tapi Gibran menyebut bahwa sang adik tersebut ahli di bidang 'ghosting' meng 'ghosting'.

"Ya pak. Tolong di forward ke @kaesangp aja sebagai ahli di bidang ini," balas akun Twitter Gibran.

"Alhamdulillah ke notice, matur nuwun. Mas @kaesangp tolong dilakukan perintah dari Bapak Walikota Solo dan anak dari Bapak Presiden RI kita ya Pak @gibran_tweet," ungkap warganet @@Irwan959510.

Gibran Rakabuming Raka, Wali Kota Solo, kerap menanggapi masalah yang dialami warga lewat Twitter, khususnya warga Solo. Banyak laporan warganya yang direspon oleh Gibran, baik itu hal besar sampai dengan yang remeh seperti kehilangan helm.

Baca Juga: Gempa Susulan Cianjur Rabu Siang Ini, Begini Keterangan BMKG

Aksinya ini lantas banyak mendapat pro kontra dari warganet. Bahkan warganet meminta agar Gibran ikut dalam pemilihan Gubernur DKI Jakarta 2024 mendatang.

Salah seorang warganer dengan nama pengguna Twitter @Hendriksrtn memberikan komentar tersebut pada cuitan Walikota Solo soal warga yang kehilangan helm.
 
Menurut warganet ini, Ibukota Indonesia membutuhkan sosok pemimpin seperti Gibran yang bisa menanggapi apapun persoalan rakyat. Mulai dari masalah yang besar sampai hal receh, seperti kasus warga kehilangan helm.

"DKI butuh pimpinan yang mau mendengar dan peduli sama warganya," tambah dia.

Load More