Sebuah unggahan video Youtube dengan klaim menyebutkan bahwa, pegawai koperasi yang memberikan keterangan soal satu keluarga Kalideres meninggal sejak Mei, terancam di penjara.
Informasi tersebut diunggah lewat Youtube dengan nama pengguna UP INPO pada Selasa, (22/11/2022).
"2 HP ini Akhirnya Jadi Bukti Kematian, Pegawai Koperasi Terancam di Penjara," tulis narasi pada thumbnail video.
Gambar pada thumbnail memperlihatkan Direktur Reserse Kriminal Umum (Dirkrimum) Polda Metro Jaya Kombes Hengki Haryadi dan satu orang berpakain baju tersangka berwarna orange. Terdapat juga gambar handphone keluaran jaman dulu.
Apakah informasi pada video Youtube UP INPO benar?
Berdasarkan penelusuran tim pencari fakta, klaim pada video yang di posting adalah salah.
Penjelasan
Fakta pada video, tidak ada keterangan dari pihak kepolisian yang menyatakan bahwa petugas koperasi terancam di penjara. Hanya ada suara narator yang mengatakan hal tersebut tanpa memperlihatkan buktinya.
Kemudian, suara narator mengulas kronologi kejadian penemuan 4 jenazah dalam satu rumah di Perumahan Citra Garden, Blok AC5/7, RT 07/15.
Baca Juga: Arab Saudi Menang Atas Argentina, Raja Salman Tetapkan Hari Libur Nasional
Keempat jenazah yang diketahui terdiri dari Rudianto 71 tahun (suami), Margaret 58 tahun (istri), Dian 40 tahun (anak) dan Budianto 68 tahun (ipar). Atas kejadian itu, polisi sudah meminta keterangan dari beberapa saksi-saksi untuk mengungkap kematian mereka.
Selanjutnya pada video berdurasi 7.09 detik, narator membacakan fakta-fakta kematian satu keluarga itu. Sampai di akhir video, tidak ada keterangan polisi yang mengatakan soal petugas koperasi terancam di penjara.
Sebagai informasi, Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya Kombes Pol Hengki Haryadi sebelumnya mengungkap temuan terbaru terkait kasus satu keluarga tewas di Kalideres, Jakarta Barat. Diduga ada salah satu penghuni sudah meninggal sejak bulan Mei 2022.
Hengki mengatakan awalnya ada 5 orang datang yang hendak membeli rumah di TKP penemuan satu keluarga tewas, di Perumahan Citra Garden. Kelima orang tersebut di antaranya mediator dan pegawai koperasi simpan pinjam.
"Disekitaran depan rumah kemudian sama-sama masuk ke dalam rumah yang menjadi TKP ini. Pada saat itu diterima oleh Budiyanto," ujar Hengki di Polda Metro Jaya, Senin (21/11/2022).
Hengki berujar begitu mereka membuka gerbang tersebut langsung tercium bau busuk yang luar biasa pada 13 Mei 2022.
Berita Terkait
-
Ikut Usut Kasus Tewasnya Prada Indra di Papua, DPR Yakin Panglima Jendaral Andika Terbuka
-
Mengenal Apa Itu Apokaliptik, Paham yang Diduga Dianut Satu Keluarga Tewas di Kalideres
-
Mirip Kasus Brigadir J, Panglima TNI Didesak Turun Tangan Usut Kematian Prada Indra
-
Misteri Komunikasi Satu Arah Satu Keluarga di Kalideres yang Banyak Pesan Emosi Negatif
Terpopuler
- Profil Norman Joesoef, Pengusaha Muda yang Disebut-sebut Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- 4 HP Murah Baterai 7000 mAh, Tahan hingga 2 Hari dengan Performa Kencang
- Rumah Lansia 82 Tahun Dieksekusi PN Jakbar Meski Masih Sengketa
- 6 HP Samsung Rp2 Jutaan Terbaik: Kamera Tajam, NFC hingga Koneksi 5G
Pilihan
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
Terkini
-
Mengenal Pendidikan Profesi Arsitek, Bekal Sebelum Terjun ke Dunia Praktik
-
IPEKA RUN 2026 Jadikan Olahraga sebagai Bagian dari Pengalaman Belajar Langsung
-
5 Conditioner untuk Rambut Kering, Bebas Kusut dan Lembut Berkilau
-
Deretan Mobil Keluarga dengan Kabin Lapang yang Melantai di GIIAS 2026
-
Kredit Macet Hantui Industri Pinjol
-
Lestarikan Kuliner Nusantara, Pertamina Bright Gas Cooking Competition Tegal Lahirkan Juara Baru
-
Gebrakan Bentor Nazaruddin: Misi 50 Kursi PRI dan Sinyal Barometer Lampung
-
Saat Jas Putih Diuji: Selelah-lelahnya Tenaga Kesehatan, Tetap Lebih Melelahkan Jadi Pasien
-
Rp17 Triliun Aliran Modal Asing Masuk ke Pinjol RI
-
Buntut Kasus Komentar Nirempati Pasien BPJS, RS Sardjito Hentikan Praktik dr. Elda Putri Rahard