Joko Widodo diketahui menggandeng Jusuf Kalla sebagai wakil presiden di Pemilihan Umum 2014. Namun ternyata sosok eks Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Abraham Samad ternyata pernah dilirik untuk mendampingi Jokowi.
Kisah ini datang dari politisi senior PDI Perjuangan, Panda Nababan, di kanal YouTube Total Politik. Hal ini bermula dari pembahasan kinerja dan pimpinan KPK yang belakangan dinilai menjauh dari idealisme ketika pertama kali dibentuk.
"Jokowi (pada) 2014 berencana membuat Abraham Samad, Ketua KPK, jadi wakil presiden. Saya ngomong sama Jokowi, 'Sopirmu siapa?' Dia waktu itu gubernur," ujar Panda, dikutip Suara Manado, Jumat (25/11/2022).
Panda kemudian meminta Jokowi untuk memanggil masuk sopirnya. "Bikin label di dada dia 'Ketua KPK', lebih hebat dia daripada Abraham Samad," tuturnya.
"Jadi rekrut Pimpinan KPK ini sudah tidak seperti yang dicita-citakan awal. Bahkan ada juga yang berambisi supaya, katakanlah, mereka terpilih (jadi penguasa)," sambungnya.
Panda menyebut Jokowi sampai kaget dengan saran tersebut. Namun pada akhirnya Jokowi tidak bisa memilih sendiri wapresnya, sehingga berakhir dengan terpilihnya JK.
JK sendiri saat itu bahkan belum bertemu dan mengenal Jokowi. "Tapi Tjahjo Kumolo sama Puan Maharani sudah diutus Ibu (Megawati), menanyakan saya, 'Apakah bersedia jadi wakil atau tidak'," kata Panda menirukan pernyataan JK saat itu.
Namun JK mempertimbangkan faktor Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri hingga akhirnya berkenan dipinang Jokowi. Pasalnya saat itu JK kagum dengan sikap Megawati yang mau mundur dari pencapresan kendati elektabilitasnya masih jauh di atas Jokowi.
Abraham Samad Ungkit Mahfud MD Soal Gagal Jadi Wapres Jokowi
Baca Juga: Digencarkan untuk Lansia, Kapan Masyarakat Umum Dapat Vaksinasi Booster Kedua?
Sebelumnya, mantan Ketua KPK Abraham Samad juga sudah pernah membuka pengalamannya nyaris dicalonkan sebagai wakil presiden Jokowi. Hal ini terjadi di Pilpres 2014.
Namun Abraham Samad ternyata tidak terlalu mau menjawab dengan eksplisit. "Mungkin pertanyaan ini seharusnya diajukan ke Presiden, Pak Jokowi," kata Abraham Samad di kanal YouTube Refly Harun.
Abraham Samad kemudian membandingkan nasibnya dengan Menteri Koordinator bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD. Pasalnya Mahfud juga pernah diisukan akan menjadi cawapres Jokowi, tetapi akhirnya kandas di tengah jalan.
"Oke jadi mungkin hampir mirip lah dengan kejadiannya Pak Mahfud MD, cuma bedanya saya belum sempat pakai baju (putih)," ujarnya, merujuk pada penampilan Mahfud yang konon sudah siap dideklarasikan kala itu.
Abraham Samad mengaku tidak mengetahui soal hitung-hitungan politik hingga berujung JK yang dipilih mendampingi Jokowi.
"Kalau mau lebih (tahu) persisnya ya idealnya ditanyakan langsung sama Pak Jokowi, sama partai pendukungnya seperti Pak Surya Paloh," terang Abraham Samad.
Berita Terkait
-
Dulu Jatuh Cinta Karena Kesederhanaan, Kini Pandangan JK ke Jokowi: Kok Beda...
-
Presiden Jokowi Ucapkan Selamat kepada PM Malaysia Terpilih Anwar Ibrahim
-
Pastikan Logistik hingga Pasokan Listrik PLN Aman, Jokowi Tinjau Posko RS Sayang Cianjur
-
Ada Sinyal NasDem 'Cabut' dari Kabinet, Rocky Gerung Sebut Anies akan Jadi Antitesa Jokowi Seutuhnya
Terpopuler
- 6 Pilihan HP Flagship Paling Murah, Spek Sultan Harga Teman
- 5 HP 5G Terbaru RAM 12 GB, Spek Kencang untuk Budget Rp3 Juta
- 5 Pilihan Sepatu Lari Hoka Murah di Sports Station, Harga Diskon 50 Persen
- 5 Sepeda Listrik Jarak Tempuh Terjauh, Tahan Air dan Aman Melintasi Gerimis
- Syifa Hadju Anak Siapa? Ayah Kandung Dikabarkan Siap Jadi Wali Nikah
Pilihan
-
Rekam Jejak Jenderal Dudung Abdurachman: Dari Pencopot Baliho Kini Jadi Tangan Kanan Presiden
-
Reshuffle Kabinet: Qodari Geser dari KSP ke Bakom, Dudung Ambil Alih Peran Strategis di Istana
-
Profil Mohammad Jumhur Hidayat, Aktivis Buruh yang Kini Jadi Menteri Lingkungan Hidup
-
Prabowo Kocok Ulang Kabinet: Jumhur Hidayat Dilantik Jadi Menteri LH hingga Dudung Jabat Kepala KSP
-
Jumhur Hidayat Tiba di Istana Dikabarkan Jadi Menteri LH: Banyak Tugas, Harus Kerja Keras
Terkini
-
Tanya TK, Bukan Kampus: Mengupas Gagasan Anies Baswedan soal Ketidakjujuran
-
Polresta Yogyakarta: Ketua Yayasan Little Aresha Instruksikan Pengasuh Ikat Anak Titipan
-
Kebaya Syifa Hadju saat Akad Nikah Curi Perhatian, Intip Detailnya!
-
IHSG Masih Loyo Pada Penutupan Senin, Padahal 423 Saham Menghijau
-
El dan Syifa Hadju Nikah, Raffi Ahmad Kirim Doa
-
Performa Kamera Ungguli iPhone 16 Pro Max, Ini 3 Fitur Menarik Motorola Signature
-
Tak Terima Jusuf Kalla Dilaporkan, Sejumlah Organisasi Minta Laporan Dicabut: Itu Salah Paham!
-
Siapa Pemilik Toba Pulp Lestari? Perusahaan yang Diisukan PHK Massal 80 Persen Karyawan
-
Setelah Eksfoliasi Pakai Moisturizer Apa? Ini 5 Rekomendasi Produk yang Melembapkan
-
Pangkas Impor LPG, Bahlil Siapkan Strategi CNG: Bahan Baku Melimpah, Gas Dalam Negeri!