Sebuah teror chat genit taksi online (taksol) pelaku pelecehan seksual kepada korbannya viral di media sosial. Korban sempat mengunggah tangkapan layar chat dari pelaku ke media sosialnya.
Aksi teror tersebut bermula dari nomor korban yang didapatkan oleh pelaku melalui jaksa tanpa consent korban.
Kronologi
Pelaku adalah seorang driver taksi online yang melakukan pelecehan seksual beberapa bulan lalu di dalam mobil. Saat ini sudah kasus tersebut berada di pihak Kejaksaan dan sudah dalam proses penuntutan di pengadilan.
Namun pelaku tampaknya tak jera, dia malah meminta nomor korban pada jaksa hingga terjadilah aksi teror chat genit yang berlanjut.
Melansir dari akun Instagram lambeturahkawanua, awalnya korban menilai alasan pelaku menghubunginya yakni untuk meminta maaf agar proses hukum bisa diselesaikan secara damai.
Sayangnya perkiraan korban salah, pasalnya pelaku mulai mengirim pesan yang menjurus ke hal yang lain sehingga korban langsung memblokir nomor si pelaku.
Tak patah arah, pelaku kembali menghubungi korban dengan nomor baru bahkan sampai berkomentar di Facebook milik korban. Merasa risih, korban akhirnya memutuskan untuk melaporkan hal tersebut ke Polisi.
Kemudian pihak kepolisian melakukan mediasi bersama dua pihak di Polda Sulut. Korban sendiri sempat menggungah beberapa rekaman percakapan di Instagram stories-nya saat proses mediasi.
Baca Juga: Beredar Rumor Andrew Garfield Pacari Phoebe Dynevor, Intip 3 Faktanya!
Mengerikan, bahkan dalam proses mediasi pelaku mengaku nekat meninggalkan istrinya dan lebih memilih si korban.
Hingga berita ini dibuat, aksi teror tersebut berakhir permintaan maaf setelah mediasi oleh Subdit 4 Renakta Ditreskrimum Polda Sulut.
Proses hukum yang berakhir permintaan maaf usai mediasi itu sontak mengundang berbagai respons publik.
"Makin hepi lah si Om ketemu langsung si eneng, mungkin sebaiknya dihukum saja jangan damai," komentar warganet.
"Yaoloh Om gilak kali yah, gas terus nih biar ini si om dapa punishment," imbuh warganet lain.
"Habis ini yakin dia bakal WA WA lagi," tambah lainnya.
"Enggak kelar-kelar ini masalahnya," tulis warganet di kolom komentar.
Berita Terkait
Terpopuler
- Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- Peluang Baru Terbuka, Kehidupan 4 Shio Ini Diprediksi Semakin Membaik Mulai 10 Juni 2026
- Beredar 24 Nama Terseret Kasus BGN, Kuasa Hukum Sony Sonjaya: Nama Itu Sudah Diserahkan ke Penyidik
Pilihan
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
-
'Kalau Semua Diam, Siapa yang Akan Bicara?' Alasan Zaskia Adya Mecca Dukung Aksi Mahasiswa
-
Silakan Tabrak Kami! Polisi Tantang Massa Mahasiswa UI yang Nekat ke Bundaran HI
-
Mahasiswa Belum Muncul, Begini Kondisi Terkini Bundaran HI Jelang Aksi 12 Juni
-
Harry de Fretes Bagikan Kabar Haji Bolot Meninggal, Keluarga: Hoaks, Itu Orang Kurang Kerjaan
Terkini
-
Ingatkan Soal PKI hingga RMS, Dudung Tegaskan Pemerintah Prabowo Tak Anti Kritik
-
Masih Hangat, Tecno Pova 8 Resmi Meluncur 11 Juni: Usung Alive Matrix Display dan Dimensity 7100
-
Indonesia Insurance Summit 2026: Terungkap Tantangan Ganda Asuransi di Indonesia
-
Tren Lari Melejit, Kesadaran Asuransi di Kalangan Pelari Ikut Meningkat
-
Mahasiswa UI ke Aparat: Kami Bukan KKB, Tolong Jangan Represif!
-
Viral Mahasiswa Indonesia di Malaysia: Dikasihani Warga Lokal Hanya karena Makan Satu Es Krim Berdua
-
7 Kelebihan dan Kekurangan Huawei MatePad Mini: Pesaing iPad Mini Memori Lega
-
Thibaut Courtois Pertimbangkan Pensiun dari Timnas Belgia usai Piala Dunia 2026
-
Menyusuri Lorong Rindu dalam Antologi Puisi Bertemu di Temaram
-
Strategi Barikade TNI-Polri Pecah Massa Mahasiswa, Bundaran HI dan DPR Sepi Orasi