Pengacara keluarga Brigadir J, Kamaruddin Simanjuntak turut buka suara terkait dugaan perseteruan Kabareskrim dengan Ferdy Sambo dengan Hendra Kurniawan.
Kamaruddin mulanya menyinggung soal peristiwa kebakaran yang menimpa gedung Baintelkam, yang juga terdapat Paminal.
"Di Paminal itu kan kantornya Hendra Kurniawan, itu kan kantor dia dan di dalam kantor dia itu kan tentu banyak data. Data-data dari para Paminal, data siapakah yang ada di Paminal? Ya data-data atau dosa-dosa daripada aparatur kepolisian," tutur Kamaruddin dikutip dari Kompas TV, Minggu (27/11/2022).
Menurut Kamaruddin, gedung tersebut diduga terbakar supaya data-data di Paminal soal bobroknya oknum aparat tersebut hilang.
Dia menambahkan bahwa apabila terjadi perseteruan yang melibatkan orang-orang besar, maka biasanya pasti akan terjadi kebakaran.
"Sedangkan rumah penduduk yang sudah kabelnya 20-30 tahun, nggak terbakar-terbakar tuh. Sedangkan gedung orang ini masih baru, dijaga polisi 24 jam bisa tiba-tiba terbakar. Itu kalau ada perseteruan tapi," singgungnya.
Kamaruddin menegaskan dugaannya bahwa kebakaran tersebut hanya akan terjadi ketika adanya perseteruan, apabila tidak maka tidak ada kebakaran.
Selanjutnya, dia menyinggung soal dugaan tambang ilegal yang dikabarkan diungkap oleh mantan polisi, Ismail Bolong.
"Ismail Bolong ini kan mengaku bahwa dia kan dipaksa atau ditekan oleh Paminal atau Propam, untuk membaca hasil berita acara pemeriksaan dan divideokan," ungkap Kamaruddin.
Baca Juga: Helikopter Milik Polri Hilang di Perairan Bangka Belitung, Angkut 4 Orang
"Nah jadi ini mereka merasa bahwa Bareskrim menjerat mereka. Maka, tiba-tiba dari kelompok sana ada perlawanan," sambungnya.
Lalu, Kamaruddin menyampaikan bahwa yang sebenarnya bersalah bukanlah institusi, melainkan Ferdy Sambo sendiri.
"Padahal kan yang bermasalahkan Ferdy Sambo, bukan institusinya. Kebetulan aja Ferdy Sambo sebagai jenderal bintang dua, penjahatnya toh," imbuh Kamaruddin.
Kamaruddin lantas mengingatkan kembali bahwa yang melaporkan dan mengungkap kasus Ferdy Sambo adalah dirinya, bukan Kabareskrim.
Pengacara keluarga Brigadir J itu menyampaikan bahwa Bareskrim tidak salah.
"Jadi kalau mereka dendam ke Kabareskrim, itu tidak tepat. Yang tepat itu mereka menyadari kesalahannya, kemudian minta maaf kepada Tuhan dan menyesal. Minta maaf kepada orang tua almarhum Brigadir Yosua Hutabarat, pemerintah, wartawan, masyarakat. Selesai, maka pertolongan Tuhan datang," tandasnya.
"Kalau mereka jadi dendam kepada Kabareskrim karena saya mengungkap kejahatan mereka, salah," pungkas Kamaruddin.
Lalu, dia berharap dugaan perseteruan antara kelompok Bareskrim dengan Propam segera berakhir.
Berita Terkait
-
Drama Isu Tambang Ilegal: Berawal dari Ismail Bolong sampai Kubu Sambo Vs Kabareskrim Saling Serang
-
Kamaruddin Simanjuntak Titip Salam Untuk Ferdy Sambo: Saya Siapkan Pengacara Terbaik
-
Kamaruddin Simanjuntak Tak Ingin Ferdi Sambo Dihukum Mati: Bertobatlah Biar Jadi Pendeta Nggak Harus Polisi
-
Terseret Isu Aliran Dana Tambang Ilegal, Ini Profil Komjen Agus Andrianto
-
Makin Panas Sejak Diungkap Geng Sambo, Ini 4 Isu Setoran Tambang Liar ke Polisi
Terpopuler
- Jakarta Siap Pungut Pajak Mobil Listrik Tahun Ini, Kendaraan Mewah Kena hingga 75% PKB
- Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
- 6 Shio Paling Beruntung pada 23 Juli 2026, Keberuntungan Memihak
- Resmi Daftar Kemenkum, Partai Gerakan Rakyat Pastikan Usung Anies Baswedan Capres
- 5 Warna Lipstik Wardah untuk Bibir Hitam dan Kulit Sawo Matang
Pilihan
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
-
Menang Lima Gol, Timnas Putri Indonesia Back to Back Juara AFF Women's Cup 2026
Terkini
-
Houthi Hujani Arab Saudi dengan Rudal, Kilang Minyak Aramco Terbakar Hebat
-
Jangan Anggap Sepele Nyeri Pinggang Mendadak, Bisa Jadi Tanda Batu Saluran Kemih
-
Motul Perluas Jangkauan di Jawa Barat, Dorong Pertumbuhan Ekosistem Otomotif Nasional
-
Igor Tolic Beberkan Faktor X yang Bikin Persib Hajar Arema di Piala Presiden 2026
-
Naik Kereta untuk Liburan? Jangan Lupa Siapkan Antisipasi Jika Jadwal Berubah
-
Febrie Adriansyah Ditahan di Rutan KPK, Koalisi Sipil Desak Pengusutan Tuntas Tanpa Intervensi
-
MAXI Yamaha Day Jabar 2026 Pikat Komunitas dengan Budaya dan Alam Kuningan
-
Gap antara Kampus dan Industri Masih Lebar, Mahasiswa Bisa Rugi Kalau Tak Bersiap
-
Hanya Gara-gara Colokan Kabel, Bisnis MUA di Tuban Kebakaran Rugi Rp400 Juta
-
Tangis Ayah untuk NH, Dugaan Perundungan yang Berulang, Bocah Kelas 3 SD Meninggal