Pengacara keluarga Brigadir J, Kamaruddin Simanjuntak menduga terdakwa Ferdy Sambo dan Putri Candrawathi menggunakan narkoba.
"Saya menduga (pakai sabu-sabu) karena ciri-cirinya itu mirip. Karena kalau orang dia sedang fly atau menggunakan psikotropika misalnya sabu-sabu, dia itu akan terbawa halusinasi, terangsang juga karena sabu-sabu itu salah satu pemicu rangsangan," ungkap Kamaruddin dalam pembicaraannya di kanal YouTube Uya Kuya TV, Senin (28/11/2022).
Dugaan pemakaian sabu-sabu itu muncul karena narasi pelecehan seksual Putri Candrawathi yang dinilai tidak masuk akal.
Tak hanya Putri, namun Kamaruddin juga menduga Ferdy Sambo turut mengonsumsi narkoba.
"Saya sudah beberapa kali berinteraksi dengan korban penyalahgunaan psikotropika, mereka (Sambo-Putri) saya perhatikan seperti itu," tuturnya.
Namun Kamaruddin memberikan pengecualian, bahwasanya Ferdy Sambo memang psikopat.
Kamaruddin lalu membeberkan ciri-ciri psikopat yang dia ketahui dari buku Robert D. Hare berjudul 'Without Conscience' (Tanpa Nurani), yang dia yakini ada juga di dalam diri Ferdy Sambo.
"Salah satu ciri utama psikopat adalah tanpa nurani. Yang kedua adalah berbohong, bahkan perbuatan mulut kaki dan tangannya tidak diakuinya," jelas Kamaruddin.
"Ciri-ciri ketiga itu cenderung menyeret korban yang sangat besar, karena dia merasa dialah orang yang sempurna. Maka dampaknya adalah dia bisa mengakibatkan orang lain menjadi korban," sambungnya.
Baca Juga: Cara Download Game Sigma Battle Royale, Gampang Banget!
Dalam kasus Ferdy Sambo, Kamaruddin menyebut bahwa mantan Kadiv Propam itu sudah melakukan prank ke banyak lembaga dan pihak.
"Seperti halnya Ferdy Sambo ini, dia me-prank instana, MPR, DPR, berbagai Kementrian, Kompolnas, Komnas HAM, lembaga-lembaga HAM perempuan, Polda Metro, semua dia prank bahkan lembaga Propam ditipu sama dia. Bahkan pengacaranya," jelasnya.
Kamaruddin dengan tegas menyebut bahwa hal tersebut merupakan ciri-ciri psikopat yang ada di Ferdy Sambo.
Lantas, Kamaruddin menyinggung bahwa seharusnya perlu dilakukan profiling kepada Ferdy Sambo, bukan terhadap Brigadir J.
Sebab, korban dalam hal ini Brigadir J tidak bisa membela diri. Kamaruddin mengatakan bahwa victim (korban) profiling ini justru membunuh karakter korban itu sendiri.
Kamaruddin turut menyesalkan pengadilan yang tak melakukan criminal profiling, karena hakim justru menerima keberatan dari Ferdy Sambo.
Berita Terkait
-
Minta Izin Ferdy Sambo, Chuck Putranto Kembalikan Uang Rp 150 Juta Milik Yosua ke Keluarga di Jambi
-
Terungkap, Ada Perintah Penghapusan Dokumentasi Autopsi Jenazah Brigadir J
-
Keraguan Agus Nurpatria soal Kematian Yosua: Richard Lepaskan 5 Tembakan, Hasil Autopsi Sementara Dokter 7 Luka Tembak
-
Rekaman CCTV Ferdy Sambo Tiba di Duren Tiga Diputar di Sidang, Brigadir Yosua Masih Hidup
-
Akting Gak Kaleng-kaleng, Putri Candrawathi sampai 3 Kali Nangis Saat Dicecar Polisi Usai Brigadir J Tewas
Terpopuler
- 6 Mobil 7 Seater yang Jarang Rewel untuk Jangka Panjang, Solusi Cerdas Keluarga
- Appi Sambangi Satu Per Satu Kediaman Tiga Mantan Wali Kota Makassar
- Ibu-Ibu Baku Hantam di Tengah Khotbah Idulfitri, Diduga Dipicu Masa Lalu
- Pakai Paspor Belanda saat Perpanjang Kontrak 2025, Status WNI Dean James Bisa Gugur?
- Pajaknya Nggak Bikin Sengsara: Cek 5 Mobil Bekas Bandel di Bawah 70 Juta untuk Pemula
Pilihan
-
Yaqut Kembali Ditahan di Rutan KPK
-
Dean James Masih Terdaftar sebagai Warga Negara Belanda
-
Diskon Tarif Tol 30 Persen Arus Balik: Jadwal, Tanggal dan Rute Lengkap
-
Ironi Hari Air Sedunia: Ketika Air yang Melimpah Justru Menjadi Kemewahan
-
Rudal Iran Hantam Dekat Fasilitas Nuklir Israel, 100 Orang Jadi Korban
Terkini
-
OJK Batasi TKA di Bank 2026, Wajib Transfer Ilmu dan Kirim Pegawai Lokal ke Luar Negeri
-
34 Kode Redeem FF 24 Maret 2026: Klaim Bundle Black Panther dan Item Spesial Beat Carnaval
-
Serangan Rudal Kiamat Iran Bikin Yerusalem Rusak Parah, Warga Israel Terluka
-
Arti Syawalan dan Sejarah Tradisi Kupatan di Jawa
-
Mengapa Keputusan Negara Gagal Jika Tanpa Diskusi Publik? Menelisik Kasus BOP dan MBG
-
Tangis Keluarga Pecah di Makam Cucu Mpok Nori yang Dibunuh eks Suami
-
Daftar 10 Mobil Listrik Terlaris Februari 2026 BYD, Pendatang Baru Mulai Curi Perhatian
-
Kondisi TKP Kontrakan Cucu Mpok Nori yang Diduga Dibunuh eks Suami, Barang-barang Masih Berantakan
-
Arus Balik Lebaran 2026 Membludak, KAI Cirebon Berangkatkan 12.068 Penumpang Sehari
-
Hindari Macet, Kapan Waktu Terbaik Berangkat Arus Balik agar Sampai di Jakarta Pagi Hari?