/
Selasa, 29 November 2022 | 19:57 WIB
Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo saat disambut Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka di Taman Budaya Jawa Tengah (TBJT) Solo, Selasa (1/6/2021). ((Suara.com/Ari Welianto))

Belum lama ini pengakuan Gibran Rakabuming Raka soal tambang ilegal sukses disorot publik. Sebagai pengingat, Wali Kota Solo itu sempat menanggapi keluhan masyarakat Klaten soal tambang ilegal yang kemudian disebutnya memiliki backingan ngeri.

Pernyataan Gibran ini ternyata turut diamini Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo. Bahkan Ganjar sigap melakukan rapat koordinasi untuk menyikapi tambang ilegal.

"Hari ini kita rakor seluruh kabupaten/kota, menyikapi tambang ilegal. Kita sepakati membuat desk pelaporan untuk menerima laporan masyarakat," ungkap Ganjar, dikutip Suara Manado dari Twitter-nya, Selasa (29/11/2022).

"Dari laporan itu kita akan cek langsung ke lapangan untuk memberantas tambang ilegal yang semakin meresahkan masyarakat," katanya melanjutkan.

Ganjar kemudian mengunggah pula video ketika ia berkumpul bersama para kepala daerah di Jawa Tengah dan DI Yogyakarta untuk membahas tambang ilegal.

"Ini (tambang galian C ilegal) tidak bisa. Mata air hilang, jalan rusak, karena jalannya kalau nggak jalannya desa, ya jalannya kabupaten. Memang di belakang galian C itu isinya 'gali' (preman), maka kalau kemarin Wali Kota Solo teriak keras 'Wah ini ngeri back up-nya' netizen kemudian berteriak, maka forum hari ini menurut saya menjadi penting," ujar Ganjar.

Karena itulah Ganjar kemudian mengajak para kepala daerah untuk menyediakan nomor telepon yang bisa dikontak untuk pusat pengaduan masyarakat mengenai tambang ilegal.

Cara Ganjar menyikapi tambang ilegal itu tentu menjadi pembicaraan publik. Namun tak disangka Gibran rupanya ikut mengomentari cuitan Ganjar tersebut, bahkan mengaku bersalah karena dicatut dalam perkara tambang ilegal tersebut.

Apalagi karena Ganjar mengajak Gibran dan seluruh jajaran kepala daerah Jateng untuk bersama-sama menggerebek para pelaku tambang ilegal.

Baca Juga: Ngenes! UMP Jateng 2023 Hanya Rp1,9 Jutaan, Hampir Sebanding dengan Uang Jajan Ayu Ting Ting Selama 4 Hari

"Waduh gara-gara saya ini. Mohon maaf. Siap salah Pak Gub," cuit Gibran.

Respons Ganjar pasca viralnya pernyataan Gibran soal tambang ilegal jelas menuai banyak tanggapan. Banyak yang merasa masalah masyarakat baru bisa segera ditanggapi apabila Gibran yang memviralkannya.

"Saya akui, Mas. Sampeyan memang jos masalah begini ini, terbukti berkali-kali secara organik, tidak terasa sama orang-orang. Sampeyan bisa mengarahkan ke suatu tujuan tertentu. Bahkan sama orang-orang yang kontra sama sampeyan. Gaya Pak De juga mirip, meskipun di anggap orang ga teges. Di balik layar Pak De mengerikan," komentar warganet.

"Baru di twitt saja sama mas Gibran kemarin siang, bahkan tidak ditag di akun @ganjarpranowo, pak ganjar langsung sibuk rakor. Emang cuitan njenengan bener bener manjur Mas. Asli, twitt mu bermanfaat bagi rakyat di lain kota sekalipun. Ditunggu twitt untuk ummat yang lain," tulis warganet.

"Cara sampean alus mas wali... ga perlu banyak omong marah sana sini, cukup ngetwit, pejabat yang lain langsung kebakaran jenggot... saya dukung kalo mau nyapres..." timpal yang lainnya.

Load More