Media sosial sempat digegerkan dengan cuitan seorang warganet loyalis Anies Baswedan. Pemilik akun Twitter @Mars_Sahsa itu mengunggah foto Ganjar Pranowo yang membawa kain ulos dan diklaim terkait dengan LGBT.
Bahkan bukan cuma sekali, unggahan kain ulos yang dikaitkan dengan LGBT semacam itu sudah pernah diunggah @Mars_Sahsa sebelumnya.
"Juara yang satu ini sok NKRI, tapi acungkan sal bendera LGBT... Bukan pakai Bendera Merah Putih seperti juara lainnya yang bangga dengan Bendera Indonesia... LGBT sok NKR... NKRI Tulen..." cuit @Mars_Sahsa tertanggal 7 November 2022 yang diunggah ulang oleh Dede Budhyarto.
Pemilik akun itu tampak mengunggah foto Ganjar yang tengah membawa kain ulos, lalu membandingkannya dengan atlet bulu tangkis Jonatan Christie yang membentangkan Bendera Merah Putih.
Cuitan inilah yang kemudian ditanggapi oleh Ferdinand Hutahaean. Ferdinand ikut naik darah karena kain ulos, yang merupakan warisan kebudayaan dari suku Batak, justru dikaitkan dengan LGBT oleh loyalis Anies tersebut.
Bahkan saking marahnya, Ferdinand mengaku akan mengambil langkah hukum untuk menghadapi @Mars_Sahsa. Hal ini seperti yang Ferdinand sampaikan di akun Twitter-nya, @FerdinandHutah6.
"Jika benar cuitan-cuitan dalam tangkapan layar ini adalah cuitan akun @Mars_Sahsa dan maka saya sebagai Orang Batak akan mengambil langkah hukum kepada yang bersangkutan," tegas Ferdinand, dikutip Suara Manado, Selasa (29/11/2022).
Cuitan Ferdinand pun kembali berlanjut ketika salah seorang warganet mengunggah tangkapan layar akun media sosial lain yang diduga milik @Mars_Sahsa. Namun kali ini tampaknya Ferdinand memberi sedikit kelonggaran dengan mendesak permohonan maaf dari sang loyalis Anies.
"Wahai @Mars_Sahsa benarkah ini wujud aslimu? Jika iya, segeralah minta maaf kepada Suku Batak. Buat permintaan maafmu dalam video. Saya tunggu hari ini!!" desaknya.
Baca Juga: Serba-serbi Pernikahan Kaesang dan Erina, Erick Thohir Sampai Jadi Panitia
Sebelumnya @Mars_Sahsa sudah meminta maaf atas cuitannya yang menimbulkan kontroversi tersebut. Lewat akun Twitter-nya, ia mengaku siap bertanggung jawab apabila cuitannya dibawa ke ranah hukum.
"Selamat pagi semua, maaf saya sudah sampaikan permintaan maaf, kalau permintaan maaf saya tidak diterima saya sebagai WNI siap bertanggungjawab bila nantinya diputuskan dalam proses hukum saya dinyatakan bersalah. Saya sampaikan permohonan maaf sebesar-besarnya atas cuitan saya tersebut," ungkap @Mars_Sahsa.
Berita Terkait
-
Survei Charta Politika: Kalau Tak Dicalonkan PDIP, Pemilih Minta Ganjar Maju Pilpres 2024 Lewat Golkar
-
Kalau Pilpres Digelar Hari Ini, Ganjar si Rambut Putih Unggul Telak Dari Anies dan Prabowo
-
Geger Endorse 'Capres Rambut Putih' Akhirnya Diungkap Jokowi, Ternyata Untuk Sosok Ini
-
Tren Bergeser, Ganjar Pranowo Disebut Bapak Politik Identitas Gantikan Anies Baswedan
-
Jokowi Disebut Sudah Siapkan Pasangan Buat Pilpres 2024, Prabowo Bersedia Jadi Cawapres Ganjar Asal...
Terpopuler
- 5 Bedak Lokal yang Awet untuk Kondangan, Tahan Hingga Belasan Jam
- 7 Cushion Anti Oksidasi untuk Usia 50 Tahun, Ringan di Wajah dan Bikin Tampak Lebih Muda
- Awal Keberuntungan Baru, 4 Shio Ini Akhirnya Bebas dari Masa Sulit pada 11 Mei 2026
- Berapa Harga Sewa Pendopo Soimah? Ini Fasilitas Pendopo Tulungo
- Lipstik Merek Apa yang Mengandung SPF? Ini 5 Produk untuk Atasi Bibir Hitam dan Kering
Pilihan
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun
-
Tok! Eks Konsultan Kemendikbudristek Ibam Divonis 4 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook
-
Fenomena Tim Musafir Masih Hiasi Super League, Ketegasan PSSI dan I.League Dipertanyakan
-
Nyanyi Bareng Jakarta: Melodi Penenang bagi Jiwa yang Terpapar Debu Ibu Kota
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
Terkini
-
Yamaha Pilih Fokus Pelajari Pasar Sebelum Ekspansi Motor Listrik Secara Massal
-
9 Potret Fasilitas Pendopo Tulungo Milik Soimah, Harga Sewanya Segini?
-
3 Serum Kakadu Plum dengan Kandungan Vitamin C Tinggi untuk Kulit Lebih Cerah
-
Investigasi Kereta Bekasi Tak Kunjung Kelar, DPR ke KNKT: Kok Lama? Ini kan Bukan Pesawat Meledak!
-
Kebijakan Pilih Kasih Insentif Mobil Listrik Berbasis Nikel Menuai Sorotan Produsen
-
Polda Metro Jaya Mulai Usut Laporan Dugaan Gelar Palsu Menkes Budi Gunadi Sadikin
-
Tayang Mei 2026, Ra Mi Ran Bintangi Film Fantasi Adaptasi Novel Jepang
-
Kontroversial, Kandungan TKDN Motor Listrik MBG Cuma Segini
-
Krisis LPG di NTT, Sejumlah SPPG Hentikan Operasi Sementara
-
Satgas PKH Setor Rp10,2 Triliun ke Kas Negara, Kejagung Klaim Selamatkan Jutaan Hektar Hutan