Pengamat politik Universitas Al Azhar Indonesia Ujang Komarudin mengklaim bahwa dia mendapatkan informasi A1 atau orang dekat Presiden Joko Widodo terkait dengan pencapresan 2024 mendatang.
Ujang menyebutkan bahwa Jokowi sebenarnya sudah jauh-jauh menyipkan calon presiden (capres) dan kemungkinan calon wakil presiden untuk tampil di pilihan presien (Pilpres) 2024.
"Ini saya dapat info, ini A1 juga dari orangnya Pak Jokowi ada yang ingin memasangkan Pak Ganjar itu capres Pak Prabowo cawapres," kata Ujang dalam wawancara di stasiun televisi nasional.
"Bahkan saya sampai nanya, apa Pak Prabowo mau? [dibilang] ya mau-mau saja, kenapa? karena Pak Prabowo kalau tidak dapat restu pencapresan dari Pak Jokowi enggak maju juga," tambahnya.
Prabowo menurut informasi Ujang bakal tetap bersedia menjadi cawapres asal mendapatkan restu Jokowi.
"Artinya kalau jadi cawapres pun dengan Pak Ganjar, dan Pak Ganjar didukung oleh Pak Jokowi ya [Prabowo] mau-mau saja, nanti misalkan bertanding dengan Anies Baswedan," kata Ujang.
Ujang mengklaim bahwa jauh-jauh hari Jokowi sudah mempersiapkan panggung untuk Ganjar Pranowo sebagai penerusnya.
Menurut Ujang, Koalisi Indonesia Bersatu (KIB) sendiri disiapkan untuk menjadi sekoci cadangan Ganjar jika tak diusung oleh PDIP.
"Jauh-jauh hari Pak Jokowi sudah menyiapkan KIB yang digawangi oleh Golkar, PAN, PPP itu adalah untuk sekocinya Ganjar," kata Ujang.
Baca Juga: 5 Fakta Menarik Usai Amerika Serikat Kalahkan Iran 1-0 di Piala Dunia 2022
"Jadi kalau Ganjar tidak diusung oleh PDIP, maka disipakanlah sekoci itu KIB untuk Ganjar, jadi sangat clear pokitik depan dan belakang layar Pak Jokowi itu nyambung arahnya ke Ganjar bukan Prabowo, kalau pun Prabowo diendors itu untuk cawapres Ganjar," tuturnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 10 HP Murah Memori 128 GB dan Kamera Bening di Bawah Rp1,5 Juta untuk Multitasking
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 9 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang
Pilihan
-
Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
-
Melania Trump Hendak Dibunuh saat Belanja Baju, Ada 'Orang Dalam' Berkhianat
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
Terkini
-
Pertamina EP Adera Sambung Harapan Anak Putus Sekolah Lewat Program Sekolah Kembali
-
Apa Itu Aplikasi AMPERA 24/7? Kini Warga Palembang Bisa Akses Layanan Polisi dari Ponsel
-
Murid Mengeluh Sepatunya Mengganjal saat Dipakai Sekolah, Isinya Diduga Paket Sabu
-
5 Fakta Mahasiswa KKN Tenggelam di Sungai Rawas, Perahu Terbalik Usai Tabrak Kayu
-
Ada Apa di Kejari Kabupaten Bogor? Kasi Pidsus Mendadak Dipanggil Kejagung
-
Pemenuhan Gizi Jadi Fondasi Tumbuh Kembang Anak, Ini yang Harus Diketahui Orang Tua
-
Dari Gudang hingga Rumah, Begini Perjalanan Produk Sebelum Sampai ke Tangan Konsumen
-
Ancaman Belum Usai: Sosiolog UNJ Ingatkan Bentrokan Matraman Rawan Dibajak Isu SARA
-
Tuntas Uji Coba 3 Bulan, Pemkab Bogor Godok Rute Baru Bus Listrik Bojong Gede - Exit Tol Citeureup
-
Ditahan KPK, Moch Mahrus Suap Anggota DPR Rp1,5 Miliar demi Raih Hibah Pokmas Jatim