/
Rabu, 30 November 2022 | 07:46 WIB
Presiden Joko Widodo Jokowi di acara temu akbar Pasukan Merah TBBR Kalimantan ((Foto: Laily Rachev - Biro Pers Sekretariat Presiden))

Pengamat politik Universitas Al Azhar Indonesia Ujang Komarudin mengklaim bahwa dia mendapatkan informasi A1 atau orang dekat Presiden Joko Widodo terkait dengan pencapresan 2024 mendatang. 

Ujang menyebutkan bahwa Jokowi sebenarnya sudah jauh-jauh menyipkan calon presiden (capres) dan kemungkinan calon wakil presiden untuk tampil di pilihan presien (Pilpres) 2024. 

"Ini saya dapat info, ini A1 juga dari orangnya Pak Jokowi ada yang ingin memasangkan Pak Ganjar itu capres Pak Prabowo cawapres," kata Ujang dalam wawancara di stasiun televisi nasional. 

"Bahkan saya sampai nanya, apa Pak Prabowo mau? [dibilang] ya mau-mau saja, kenapa? karena Pak Prabowo kalau tidak dapat restu pencapresan dari Pak Jokowi enggak maju juga," tambahnya. 

Prabowo menurut informasi Ujang bakal tetap bersedia menjadi cawapres asal mendapatkan restu Jokowi.

"Artinya kalau jadi cawapres pun dengan Pak Ganjar, dan Pak Ganjar didukung oleh Pak Jokowi ya [Prabowo] mau-mau saja, nanti misalkan bertanding dengan Anies Baswedan," kata Ujang. 

Ujang mengklaim bahwa jauh-jauh hari Jokowi sudah mempersiapkan panggung untuk Ganjar Pranowo sebagai penerusnya. 

Menurut Ujang, Koalisi Indonesia Bersatu (KIB) sendiri disiapkan untuk menjadi sekoci cadangan Ganjar jika tak diusung oleh PDIP. 

"Jauh-jauh hari Pak Jokowi sudah menyiapkan KIB yang digawangi oleh Golkar, PAN, PPP itu adalah untuk sekocinya Ganjar," kata Ujang. 

Baca Juga: 5 Fakta Menarik Usai Amerika Serikat Kalahkan Iran 1-0 di Piala Dunia 2022

"Jadi kalau Ganjar tidak diusung oleh PDIP, maka disipakanlah sekoci itu KIB untuk Ganjar, jadi sangat clear pokitik depan dan belakang layar Pak Jokowi itu nyambung arahnya ke Ganjar bukan Prabowo, kalau pun Prabowo diendors itu untuk cawapres Ganjar," tuturnya. 

Load More