Manuver politik Presiden Joko Widodo mendapat banyak respons miring. Salah satunya dugaan bahwa Jokowi sudah di fase lame duck alias sudah hampir digantikan sehingga harus mengumpulkan para relawannya.
Namun politikus senior PDI Perjuangan, Panda Nababan, punya pendapat berbeda. Di hadapan eks Menteri Koordinator bidang Kemaritiman Rizal Ramli dan jurnalis senior Bambang Harymurti, Panda menilai Jokowi masih sangat menikmati puncak kekuasannya saat ini.
"Bagaimana mau lame duck? Orang dia (lagi) nikmati," ujar Panda, dikutip Suara Manado dari kanal YouTube Total Politik, Rabu (30/11/2022).
Panda lantas mengungkit sikap dan insting politik Jokowi yang berbeda dari para pendahulunya. "Figur ini nggak bisa kupakai parameter seperti kekuasaan sebelumnya," terang Panda.
Panda mendasarkan penilaiannya ini pada cara Jokowi memperlakukan almarhum Tjahjo Kumolo. Sebagai informasi, Tjahjo pernah diberi amanah menjadi Menteri Dalam Negeri periode 2014-2019, lalu diamanahi kembali menjadi Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (MenPAN-RB) di periode kedua pemerintahan Jokowi.
"Aku yang bawa dia (Tjahjo Kumolo) masuk ke partai PDI Perjuangan, di Golkar dia waktu itu. Dia sangat tidak suka Jokowi jadi presiden," tutur Panda.
Namun Tjahjo akhirnya berbalik mendukung Jokowi setelah Ketua Umum PDIP, Megawati Soekarnoputri, secara bulat memberikan dukungannya kepada Jokowi.
"(Sementara itu) Jokowi sebenarnya tidak suka si Tjahjo Kumolo masuk kabinet. Karena maunya Mega, dimasukin. Tapi apa yang terjadi? Lima tahun nggak diopeni (diurusi)," jelas Panda.
Padahal hubungan Tjahjo dan Megawati pun tidak sembarangan. Beberapa kali Megawati mengutus Tjahjo untuk kepentingan partai, termasuk hampir dikirim bersama Panda dan Pramono Anung untuk menemui Presiden ke-6 Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).
Baca Juga: Bicara Soal KIB, Ketum PAN Zulhas: Kita Belajar Jangan Merasa Kecil Sebelum Bertanding
"Menurut pengakuan Tjahjo ke saya, dia cuma dua kali (diajak Jokowi berdiskusi). Sekali lima menit, habis Ratas (rapat terbatas), Sidang Kabinet, ngomong sambil berdiri. Sekali lagi waktu dia ditelepon ada KTP jatuh di jalan, menjelang Pemilu, KTP tercecer. Cuma dua kali," kata Panda.
Panda tentu mempertanyakan mengapa Tjahjo diam saja kendati diperlakukan seolah ada dan tiada selama lima tahun seperti itu. "Kenapa kau nggak punya harga diri, Tjahjo? Kenapa kau tidak minta mundur?" tanya Panda kepada Tjahjo saat itu.
"(Dia jawab) 'Ya aku nggak enak dengan Ibu, Ibu bilang yang sabar dan sebagainya'. Artinya karakter si Jokowi ini mampu memperlakukan Tjahjo begitu, lima tahun," sambung Panda.
Bahkan Panda menyangsikan Jokowi akan menjadi lame duck walaupun sudah memasuki masa pendaftaran dan persiapan Pemilihan Presiden 2024 tahun depan.
"Menurut faktanya, bisa dia mainkan," pungkas Panda.
Berita Terkait
-
Jokowi Dinilai Tak Sepenuhnya Merah dan Banteng, Internal PDIP Ternyata Tidak Solid?
-
Tanggapi Pertanyaan Fansnya, Ganjar: Gegara Ucapan Presiden, Semua Orang Wajahnya Berkerut Rambutnya Putih
-
Sebut Identitas Jokowi Sudah Hancur, Rizal Ramli: Pidato ke Kiri, Langkahnya Malah ke Kanan
-
Raffi Ahmad Terancam Diboikot Massa Pro Anies, Ditertawakan Loyalis Jokowi: Junjunganmu Pernah 'Suap' Raffi!
-
Para Presiden RI Tak Gopoh Endorse Capres Sebelum Lengser, Rizal Ramli Sebut Jokowi Kena Post Power Syndrome
Terpopuler
- Ratusan Warga Cianjur Gagal Rayakan Lebaran Gara-gara Kena Tipu Paket Sembako Bodong
- 61 Kode Redeem FF Max Terbaru 20 Maret 2026: Raih THR Idul Fitri, AK47 Lava, dan Joker
- Lebaran 2026 Tanggal Berapa? Cek Jadwal Idulfitri Pemerintah, NU, Muhammadiyah, dan Negara Lain
- 7 HP Samsung Terbaik untuk Orang Tua: Layar Besar, Baterai Awet
- 30 Link Twibbon Idul Fitri 2026 Simpel Elegan, Cocok Dibagikan ke Grup Kantor dan Rekan Kerja
Pilihan
-
Skandal Dean James Melebar! Pakar Hukum Belanda Sebut Status WNI Jadi Masalah Utama
-
Serangan AS-Israel di Malam Takbiran Tewaskan Jubir Garda Revolusi Iran
-
Mencekam! Jirayut Terjebak Baku Tembak di Thailand
-
Pak Menteri Siap Potong Gaji? Siasat Prabowo Hadapi Krisis Global Contek Pakistan
-
Kabar Duka! Pemilik Como 1907 Sekaligus Bos Djarum Meninggal Dunia
Terkini
-
Pegulat 19 Tahun Dieksekusi Iran, Ini Alasan Saleh Mohammadi Dihukum Mati
-
Kecam Iran, 20 Negara Siap Buka Selat Hormuz
-
Tak Ada di Rutan KPK, Gus Yaqut Jadi Tahanan Rumah
-
Open House Anies Baswedan: Momen Sampaikan Aspirasi Hingga Karya Lukis
-
Prabowo Minta Kasus Andrie Yunus Diusut Tuntas, Anies Baswedan: Aparat Harus Wujudkan
-
Kunjungan ke Sumbar Naik 12 Persen saat Lebaran 2026, Kenyamanan Wisatawan Disorot
-
4 Prajurit TNI Jadi Tersangka Kasus Andrie Yunus, Anies Baswedan: Selidiki Sampai Pemberi Perintah!
-
Menteri Keuangan Batasi Pengajuan Anggaran Baru, Pangkas Anggaran Berjalan
-
Tak Hadir Open House Anies Baswedan, Tom Lembong Sudah Kirim Pesan Ucapan Lebaran
-
Ngeri! Iran Tembakkan Rudal Balistik Sejauh 2500 Mil Serang Pangkalan AS-Inggris