Gelaran mantu putra bungsu Presiden Joko Widodo, Kaesang Pangarep dan Erina Gundono tinggal menghitung hari.
Keduanya sudah sering berbagai momen potret prewedding bersama di berbagai lokasi dan tema mulai dari pakaian adat hingga berpakaian adat. Salah satu tema yang mengundang perhatian adalah saat mereka mengenakan tas noken dan atribut khas Papua.
Dalam hal ini, banyak warganet mengkritisi konsep Papua yang dikenakan oleh Kaesang dan Erina. Pasalya keduanya disebut sama-sama menggunakan Sali, yang harusnya hanya digunakan oleh perempuan.
"Foto prewedding @kaesangp: Noken khas Wamena. Harusnya pakai koteka, bukan sali. Di Wamena, Sali biasanya hanya dipake oleh perempuan," tulis akun Twitter @ArnoldBelau.
"Sali/cawat yang di foto itu khas pesisir pantai selatan (Mimika we, Asmat, Merauke dan sekitarnya). Mungkin konsepnya yang penting Papua," imbuhnya.
Cuitan Arnold sendiri mendapat berbagai dukungan dari warganet di mana mereka menyoroti pakaian yang dikenakan Kaesang.
"Maunya menjual budaya Papua eh enggak taunya malah salah," komentar warganet.
"Harusnya dia belajar dulu sebelum memakai" imbuh warganet lain.
"Udah bener foto prewed ala ala james bond e dia malah milih cultural appropriation," tulis warganet di kolom komentar.
Melansir dari berbagai sumber, Sali sendiri memang salah satu busana resmi yang mewakili identitas pakaian adat Provinsi Papua. Sali dulunya mirip rok, terbuat dari kulit pohon berwarna coklat alami.
Pakaian ini memang diperuntukkan untuk perempuan muda Papua. Sali juga menjadi penanda status perkawinan seorang perempuan.
Kaesang dan Erina sendiri akan melangsungkan pernikahan pada 10 Desember 2022 mendatang. Pernikahan akan dilaksanakan di Yogyakarta dan Solo.
Berita Terkait
-
Dekat dengan Pemerintahan Jokowi, Maudy Ayunda Diundang di Pernikahan Kaesang-Erina?
-
Jokowi Tak Pernah Terima Sumbangan Saat Nikahkan 3 Anaknya, Memangnya Terima Amplop di Acara Pernikahan Haram?
-
Ungkap Jika Dirinya Workaholic, Erina Gudono Bangga Kini Akan Menikah dengan Lelaki Pilihannya: Mas Kaesang Persisten
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Motor Eropa Siap Sikat CBR150R dan R15, Harganya Cuma Segini
- Promo Alfamart Hari Ini 6 Mei 2026, Serba Gratis hingga Tukar A-Poin dengan Produk Pilihan
- 5 Sepatu Lokal Versatile Mulai Rp100 Ribuan, Empuk Buat Kerja dan Jalan Jauh
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
Anomali Wisatawan RI, Kini Incar Tanggal Kembar Demi Tiket Murah
-
PERADI Profesional Dikukuhkan, Bawa Standar Baru Profesi Advokat
-
Tinggal di Kawasan Industri, Warga Pasirranji Justru Sulit Dapat Air Layak Konsumsi
-
Megawati Terima Utusan Presiden Korsel, Bahas Perdamaian Semenanjung Korea?
-
Ketika Gaji Hanya Singgah, Anak Muda Makin Belajar Menjaga Nilai Uang
-
Mantan Ketua KPPU Soroti Denda Rp 755 Miliar untuk Pinjol, Sebut Ada Kekeliruan Fundamental
-
Bukan Sekadar Liburan: Mengapa Medical Vacation Kini Jadi Tren Baru Masyarakat Urban?
-
Sinopsis My Dearest Assassin, Film Thailand Penuh Aksi dan Romansa yang Tayang di Netflix
-
Suasana Hangat Warnai Kunjungan Rajiv ke SLB Lembang, Bantuan PIP hingga Kursi Roda Disalurkan
-
Modus Pijat dan Doktrin Patuh Guru, Cara Keji Kiai Ashari Berkali-kali Cabuli Santriwati