/
Rabu, 07 Desember 2022 | 17:42 WIB
Foto Preweding Kaesang dan Erina ([instagram.com/kaesangp])

Gelaran mantu putra bungsu Presiden Joko Widodo, Kaesang Pangarep dan Erina Gundono tinggal menghitung hari. 

Keduanya sudah sering berbagai momen potret prewedding bersama di berbagai lokasi dan tema mulai dari pakaian adat hingga berpakaian adat. Salah satu tema yang mengundang perhatian adalah saat mereka mengenakan tas noken dan atribut khas Papua

Dalam hal ini, banyak warganet mengkritisi konsep Papua yang dikenakan oleh Kaesang dan Erina. Pasalya keduanya disebut sama-sama menggunakan Sali, yang harusnya hanya digunakan oleh perempuan. 

"Foto prewedding @kaesangp: Noken khas Wamena. Harusnya pakai koteka, bukan sali. Di Wamena, Sali biasanya hanya dipake oleh perempuan," tulis akun Twitter @ArnoldBelau.

"Sali/cawat yang di foto itu khas pesisir pantai selatan (Mimika we, Asmat, Merauke dan sekitarnya). Mungkin konsepnya yang penting Papua," imbuhnya. 

Cuitan Arnold sendiri mendapat berbagai dukungan dari warganet di mana mereka menyoroti pakaian yang dikenakan Kaesang. 

"Maunya menjual budaya Papua eh enggak taunya malah salah," komentar warganet. 

"Harusnya dia belajar dulu sebelum memakai" imbuh warganet lain. 

"Udah bener foto prewed ala ala james bond e dia malah milih cultural appropriation," tulis warganet di kolom komentar. 

Baca Juga: Bela Anggota yang Teriaki Dasco Diktator di Sidang Paripurna, PKS: Anggota DPR Saja Dibatasi Bicara, Gimana Rakyat

Melansir dari berbagai sumber, Sali sendiri memang salah satu busana resmi yang mewakili identitas pakaian adat Provinsi Papua. Sali dulunya mirip rok, terbuat dari kulit pohon berwarna coklat alami. 

Pakaian ini memang diperuntukkan untuk perempuan muda Papua. Sali juga menjadi penanda status perkawinan seorang perempuan.

Kaesang dan Erina sendiri akan melangsungkan pernikahan pada 10 Desember 2022 mendatang. Pernikahan akan dilaksanakan di Yogyakarta dan Solo. 

Load More