Manado.suara.com - Oklin Fia, seorang selebgram berhijab, sedang menjadi pusat perhatian di media sosial karena kontroversi yang ia ciptakan melalui konten-konten yang menimbulkan sensasi.
Konten-konten tersebut menuai beragam reaksi dari netizen, dan banyak yang memprotes aksi-aksi yang dianggap berlebihan dan tidak pantas.
Sebagai seorang selebgram, Oklin Fia telah berhasil meraih popularitas dengan memanfaatkan media sosial, terutama Instagram, sebagai platform untuk berbagi konten.
Namun, beberapa konten yang ia unggah menimbulkan kontroversi karena menampilkan pakaian seksi dan ketat, hingga memperlihatkan lekukan tubuhnya secara berlebihan.
Konten-konten semacam itu menimbulkan reaksi negatif dari sebagian netizen yang menganggapnya tidak sesuai dengan nilai-nilai yang dianut oleh para pengguna berhijab.
Salah satu aksi kontroversial yang dilakukan oleh Oklin Fia adalah saat ia membuat video makan es krim yang dipegang oleh seorang lelaki di dekat area alat vitalnya.
Video tersebut memancing kemarahan dan hujatan dari netizen, karena dianggap tidak pantas dan menyimpang dari norma-norma sosial yang berlaku.
Tidak hanya itu, Oklin Fia juga telah sering membuat konten-konten bernuansa sensual yang mengarah ke aksi-aksi yang dianggap mesum.
Salah satunya adalah video bersama adik perempuannya yang juga berhijab. Dalam video tersebut, terlihat Oklin dan sang adik berhadap-hadapan, lalu sang adik secara tiba-tiba menjulurkan lidahnya ke luar.
Baca Juga: Jeje Govinda Nekat Nyaleg Lewat PAN: Ngurus Istri Selingkuh Aja Ngga Mampu!
Tak disangka, Oklin pun menyambut aksi sang adik dengan menjulurkan lidahnya juga dan menjilat lidah sang adik. Aksi ini langsung menimbulkan kehebohan dan kecaman dari netizen, yang menyayangkan perilaku yang dianggap tidak pantas untuk ditampilkan di media sosial.
Akibat dari kontroversi-kontroversi yang ia ciptakan, Oklin Fia mendapat banyak protes dari netizen yang menuntut agar ia lebih bijaksana dalam menyusun konten-konten yang ia bagikan di media sosial.
Beberapa netizen bahkan menyatakan bahwa tindakannya telah menyinggung nilai-nilai agama dan budaya yang dianut oleh banyak orang, terutama mereka yang berhijab.
"Ortu nya gmn ya kl liat gt? Qt aja mikirin anak qt jgn sampe konten2 kaya gini mampir ke Sosmed anak2," ujar seorang netizen.
"Orang klo udah punya aura sexy dan sensual ga perlu berusaha keras melet2 kayak doggy aja udah sexy. Ini anak dua udah melet2, mata disipit2in, bibir dimonyong2in jatuhnya kayak orang kena rabies," ujar netizen lain.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Demi Ketenangan Almarhum, Orang Tua Affan Kurniawan Mohon Tak Ada Peringatan Setahun Kematian
- Masuk Desil 10 Padahal Penghasilan Pas-pasan? Jangan Panik, Ini Arti dan Penjelasan Resminya
- 12 Ikan Hias Pembawa Keberuntungan Menurut Feng Shui, Cocok untuk Akuarium di Rumah
- Jelang FIFA ASEAN Cup 2026, Kevin Diks Tegas Sistem Empat Bek Lebih Cocok
- Mau Terlihat Lebih Muda? Ini 5 Pilihan Warna Lipstik yang Bisa Dicoba
Pilihan
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
-
Info Terbaru Gempa NTT: 15 Warga Manggarai Tewas, 280 Bangunan Jadi Puing
-
5 Bandara Rusak Diguncang Gempa NTT, Landasan Pacu Sampai Retak
-
Pesona Masjid Pancasila Kediri: Sederhana di Luar, Bikin Pangling di Dalam
Terkini
-
Parigi Moutong Diguncang Gempa M 6,2 Tengah Malam, BMKG Minta Warga Waspada
-
Pengibaran Bendera Bulan Bintang Picu Bentrok di Masjid Raya Baiturrahman
-
Air Laut Surut Lalu Masuk Permukiman, Warga Pasimarannu Panik Mengungsi Mandiri
-
Soroti Manuver Politik di Kasus Eks Jampidsus, Sejumlah Akademisi Minta Prabowo Turun Tangan
-
Dua Pidato di DPR Tunjukkan Arah Ekonomi Prabowo Semakin Jelas
-
Gempa NTT, Selly Gantina Minta Pemerintah Segera Tembus Daerah Berdampak
-
PTBA Kembali Hadirkan BIDIKSIBA, Buka Jalan Generasi Muda Menuju Pendidikan Tinggi
-
Spot 17-an Kekinian di Blok M: Dari Secret Gig sampai Tantangan Senyum!
-
Beras Fortifikasi Jadi Pelarian Produsen Akibat Melonjaknya Harga Gabah
-
Hendardi Singgung Manuver Hukum Eks Jampidsus, Dinilai Kelabui Publik Soal Substansi Perkara