Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Pengurus Besar Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PB PMII) meminta Komisi Pemilihan Umum (KPU) untuk mencopot nama-nama calon legislatif (caleg) yang diduga mempromosikan situs judi online dari Daftar Calon Sementara (DCS).
Tiga caleg yang diadukan oleh LBH PB PMII adalah Denny Cagur, Vicky Prasetyo, dan Gilang Dirga. Ketiganya diduga mempromosikan situs judi online melalui media sosial.
"Kami meminta KPU untuk mencopot nama-nama tersebut dari DCS karena mereka telah melanggar aturan dan berpotensi merusak moral masyarakat," kata Direktur LBH PB PMII Muhamad Qusyairi dalam keterangan tertulisnya, Rabu (27/9/2023).
Qusyairi menjelaskan, berdasarkan Pasal 27 ayat (2) jo. Pasal 45 ayat (2) Undang-Undang Nomor 19 tahun 2016 tentang Perubahan atas Undang-Undang Nomor 11 tahun 2008 Tentang Informasi dan Transaksi Elektronik, Denny Cagur, Vicky Prasetyo, dan Gilang Dirga diduga telah melakukan tindak pidana dengan hukuman penjara paling lama 6 tahun dan denda paling banyak Rp1 miliar.
"Tindak pidana tersebut adalah menyebarkan informasi elektronik yang bermuatan perjudian," kata Qusyairi.
Qusyairi juga meminta KPU untuk melakukan penyelidikan secara menyeluruh terhadap dugaan promosi judi online oleh para caleg tersebut.
"Kami meminta KPU untuk menindak tegas para caleg yang terbukti bersalah," kata Qusyairi.
Sebelumnya, Gilang Dirga, Vicky Prasetyo, dan Denny Cagur terlihat mempromosikan sebuah situs online yang diduga kuat merupakan situs judi online yang ramai beredar di media sosial.
Gilang Dirga adalah caleg dari Partai Persatuan Pembangunan (PPP) untuk daerah pemilihan (dapil) DKI Jakarta I, Vicky Prasetyo mencalonkan diri sebagai caleg dari Partai Perindo untuk dapil Jawa Barat VI, sedangkan Denny Cagur adalah caleg dari PDIP untuk dapil Jawa Barat II.
Baca Juga: Menyesal Bantu Nyak Kopsah, Farida Nurhan: Nasi Sudah Menjadi Bubur
Selain ketiga artis tersebut, masih ada nama-nama lain yang diduga mempromosikan situs judi online.
KPU sendiri telah menerima aduan dari LBH PB PMII tersebut. KPU akan melakukan pemeriksaan terhadap aduan tersebut dan akan mengambil keputusan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
Berita Terkait
Terpopuler
- Feng Shui Warna Cat Rumah Pembawa Keberuntungan Berdasarkan Shio
- 4 Sepatu Lari Skechers yang Empuk untuk Jogging hingga Long Run Sesuai Review Pembeli
- Pemain Timnas Terlibat? 3 Kejanggalan Dugaan Pengaturan Skor Piala AFF 2026
- 5 Rice Cooker Murah untuk Keluarga Kecil, Hemat Listrik dan Awet
- 4 Shio yang Diprediksi Nasibnya Makin Baik pada 15 Agustus 2026, Siapa Saja?
Pilihan
-
Pernyataan Prabowo Soal Gaji Pengupas Bawang Dipertanyakan, Keluarga Susanah: Itu Salah
-
Prabowo Sebut Upah Kupas Bawang Rp700 Ribu per Kg, Emak-emak Bogor Tertawa: Sini Cuma Rp1.200
-
Prabowo Salah! Upah Susanah Bukan Rp 700 Ribu Tapi Rp 700 Perak per Kilogram
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
Terkini
-
Kemerdekaan yang Sesungguhnya: 254 Napi di Jateng Pulang, Ribuan Lain Dapat Harapan Baru
-
Tiga Dara | 81 Tahun Indonesia, Seperti Apa Arti Merdeka Hari Ini?
-
Polda Aceh Selidiki Kericuhan Pengibaran Bendera Bulan Bintang di Masjid Raya Baiturrahman
-
Pemkot Batam Soroti Izin Tempat Hiburan Jadi Lokasi Kasino yang Digerebek Bareskrim
-
4 Rice Cooker 1,8 Liter Murah dengan Fitur Lengkap, Mulai Rp100 Ribuan
-
d'Alba White Truffle First Spray Serum untuk Kulit Apa? Ini Review Jujur Pengguna
-
Seribu Teman Kurang, Satu Musuh Kebanyakan: Buku Seni Menemukan Kawan dan Menumbuhkan Diri
-
Korut Trending Topic Gegara Foto Prabowo Berkibar di Langit, Apa Hubungannya?
-
Sosok Caliya Azaria Ivana, Siswi SMAN 1 Palembang yang Jadi Pembawa Baki HUT RI ke-81
-
Pesepak Bola Lee Kang In Gabung The Black Label, Siap Jajal Karier Hiburan