Metro, Suara.com– Komite III DPD RI menggelar rapat dengar pendapat umum (RDPU) dengan Badan Perlindungan Pekerja Migran (BP2MI). Dalam RDPU ini, Senator Lampung Jihan Nurlela mengungkapkan terkait kasus viral baru-baru ini, yakni 11 calon pekerja migran asal Lampung yang terdampar di Turki.
“Saya dari Lampung, Terimakasih banyak kepada BP2MI, terkait kasus yang baru-baru ini, terkait 11 pekerja migran warga Lampung yang terdampar di Turki. Alhamdulillah secara bertahap bisa dipulangkan. Saya pun turut berkoordinasi dengan KBRI, denngan pemerintah provinsi terkait kasus ini,” ujarnya.
Menurutnya agar kasus seperti ini tidak terulang lagi penting juga diberikan sanksi kepada agency pekerja migran yang nakal.
“Jadi kepada agency pekerja migran menjanjikan bekerja ke luar negeri, namun calon pekerja migran justru terlantar. Kalau case yang sebelumnya penanganannya seperti apa, saya dengar juga apakah dilaporkan ke polisi, atau uang calon pekerja migran dikembalikan,” tandasnya.
Selanjutnya, terkait Anak Buah Kapal (ABK). ABK dinilai rentang karena sebagai pekerja migran biasanya kapal melintasi beberapa negara yang memiliki aturan hukum berbeda.
“Terkait ABK, kasus yang mencuat terkait dan menjadi perhatian adalah kasus domestic, sementara ABK hari ini belum menjadi perhatian. Karena itu menurut kami perlu masukan dari BP2MI terkait regulasi perlindungan terhadap ABK,” tegasnya.
Sementara itu Kepala BP2MI Benny Ramdani dalam paparannya menjelaskan secara umum kondisi Pekerja Migran Indonesia (PMI). “Berdasarkan data Siskop2MI jumlah PMI 5 tahun terakhir berkumlah 4.458.932 orang. Sementara berdasarkan riset word bank tahun 2019 berjumlah 9 juta jiwa, dengan sumbangan devisa pada 2021 mencapai Rp127,4 triliun,” katanya.
Pandemi juga berpengaruh terhadap penempatan PMI atau yang lebih akrab di masyarakat dengan Tenaga Kerja Indonesia (TKI).
“Dampak dari penghentian proses penempatan PMI selama masa pandemic antara lain 37.378 PMi ditunda keberangkatannya,” ujarnya. (*)
Berita Terkait
-
Imingi-iming Masa Depan Cerah, Wamen Christina Aryani Minta Anak Pekerja Migran Ikut Sekolah Rakyat
-
Kasus TKI Ilegal: BPMI Ungkap Jalan Pintas Berisiko Hingga Misteri Kematian Diplomat
-
Pensiunan Pekerja Migran Didorong Bentuk Koperasi, Begini Harapan Menkop
-
BP2MI Gandeng 4 Kementerian, Pekerja Migran Diberi Pelatihan hingga Jaminan Pensiun
-
KP2MI Gelar Lokakarya untuk Keluarga dan Anak Pekerja Migran: Hadapi Tantangan Pengasuhan Anak
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
'Mulutnya Tidak Beretika!' Irma Suryani Semprot Oknum Nakes yang Hina Pasien BPJS Meninggal
-
Sinyal Kenaikan Harga Paket Data? ATSI Peringatkan Dampak Putusan MK 273 Terhadap Tarif Internet
-
Diejek Justin Hubner, Pemain Vietnam Ngamuk-ngamuk: Gak Usah Banyak Bacot!
-
Cushion OMG Matte atau Glow? Ini 2 Pilihan yang Tepat Buat Kondisi Kulit
-
Dugaan Tramadol Dilindungi Oknum LSM di Cimahi, Dedi Mulyadi: Sikat Saja!
-
Sebar Hoaks Ajakan Demo Jelang HUT RI, Pria Asal Ciamis Ditangkap Polda Metro Jaya
-
Hadapi Sidang Banding, Nadiem Makarim Sindir Pihak yang Lakukan Kriminalisasi terhadap Dirinya
-
Emosi Memuncak! Pria di Bandung Bakar Motor Sendiri, Tiga Rumah Ludes Dilalap Api
-
Rekor Timnas Indonesia vs Singapura di Jalan Besar Stadion: Dramatis, dan Tak Pernah Mudah
-
Menteri PU Dody Hanggodo Wacanakan Pembangunan Tol Pekanbaru-Kuansing