Suara.com - Bekerja ke luar negeri bukanlah tanpa tantangan. Salah satunya adalah tantangan untuk berkomunikasi jarak jauh dengan keluarga, terutama anak. Walaupun tengah di negara tetangga, peran orangtua tetaplah melekat.
Merespon tantangan tersebut, Dharma Wanita Persatuan (DWP) bersama Direktorat Reintegrasi dan Penguatan Keluarga Kementerian Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (KP2MI)/Badan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI) menggelar Lokakarya Dukungan Keluarga Untuk Penguatan Psikososial Anak Pekerja Migran Indonesia di Kecamatan Mekarbaru, Kabupaten Tangerang, Banten, Jumat (11/7/2025).
Di hadapan keluarga dan Anak Pekerja Migran Indonesia, Penasihat DWP KP2MI/BP2MI, Desiani Karding, mengatakan kegiatan ini berlangsung agar para anak pekerja migran tetap mendapatkan kasih sayang pendampingan secara optimal walaupun orangtua jauh dari rumah.
"Kami ingin anak-anak tumbuh dan berkembang menjadi pribadi yang lebih sehat. Ini selaras dengan Asta Cita Presiden Prabowo sebagai landasan menuju Indonesia Emas 2045," jelasnya.
Sementara itu, Direktur Reintegrasi dan Penguatan Keluarga, Hadi Wahyuningrum mengatakan perlunya peningkatan kesadaran keluarga untuk menjaga kesehatan psikososial anak pekerja migran. ***
Berita Terkait
-
BRI Pimpin Daftar Teratas Bank di Indonesia Versi The Banker, Berada di Jajaran Bank Terbaik Dunia
-
Dominasi CASA BRI Capai Rp934 Triliun, Likuiditas Makin Kuat di Tengah Tantangan
-
Dukung Nasabah Jadi Global Citizen, BNI Luncurkan Fitur wondr multicurrency
-
HUT ke-79, BNI Hadir Lebih Dekat: Sapa Nasabah Rayakan Momen Perjalanan Tumbuh Bersama
-
Penguatan Kapasitas Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih, Bank Mandiri Dukung Kemenko Pangan
Terpopuler
- 5 Cushion Terbaik dan Tahan Lama untuk Kondangan, Makeup Flawless Seharian
- 5 Sepeda Lipat Murah Kuat Angkut Beban hingga 100 Kg: Anti Ringkih dan Praktis
- 6 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Wajah dan Harganya
- 5 Body Lotion untuk Memutihkan Kulit, Harga di Bawah Rp30 Ribu
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
Pilihan
-
Konflik Geopolitik Tak Pernah Belanja di Warung, Tapi Pelaku UMKM Semarang Dipaksa Akrobat
-
Kenapa CFD di Kota Lain Lancar, Tapi Palembang Macet? Ini Penyebab yang Terungkap
-
JK Dilaporkan ke Polisi, Juru Bicara Jelaskan Konteks Ceramah
-
AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
-
Balas Rhoma Irama, LMKN Jelaskan Akar Masalah Royalti Musik Dangdut Jadi Rp25 Juta
Terkini
-
Dirjen Imigrasi Copot Pejabat Terkait Pungli Batam, Buka Peluang Proses Pidana
-
Formappi Soal Permintaan RDPU Kasus Korupsi Minyak Mentah: Komisi III Bukan Tempat Uji Hukum!
-
Cak Imin Dorong Koperasi Merah Putih Siap Bersaing di Tengah Kebuntuan Global
-
Survei Poltracking: Kepercayaan Publik pada Prabowo-Gibran Tembus 75,1 Persen
-
Golkar Bukan Milik Satu Keluarga! Bahlil Ingatkan Kader Tak Saling Singkirkan karena Beda Pilihan
-
MKD DPR Panggil Aboe Bakar Besok Soal Isu Ulama Madura di Pusaran Narkoba
-
Kemhan Luruskan Kabar 'Akses Udara Tanpa Izin' Militer AS: Itu Masih Pembahasan, Jangan Terprovokasi
-
Mendagri Tegaskan Dana Otsus dan Dana Keistimewaan Harus Beri Manfaat Nyata bagi Masyarakat
-
Mendagri Pastikan Pengawasan Diperketat, Pemanfaatan Dana Otsus Lebih Optimal
-
Diplomasi 'Sahabat' di Kremlin: Putin Puji Prabowo, Indonesia Tancap Gas Perkuat Ekonomi dan Energi