/
Selasa, 21 Juni 2022 | 15:15 WIB
suara.com

Metro, Suara.com - Presiden Joko Widodomengungkap  Informasi yang didapatnya dari Bank Dunia hingga Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB). Ia mengatakan 60 negara akan ambruk perekonomiannya, dengan 42 negara dipastikan menuju keruntuhan perekonomian.

Kabar itu disampaikan Jokowi saat membuka Rapat Kerja Nasional (Rakernas) II Tahun 2021 PDI Perjuangan di Sekolah Partai DPP PDI Perjuangan.

"Bank Dunia menyampaikan, IMF menyampaikan, UN/PBB menyampaikan, terakhir baru kemarin, saya mendapatkan informasi 60 negara akan ambruk ekonominya, 42 dipastikan sudah menuju ke sana," kata Jokowi di Lenteng Agung, Jakarta, Selasa (21/6/2022).

Terkait nasib Indonesia, Presiden Jokowi memastikan negara yang dipimpinnya tidak masuk dalam kelompok yang perekonomiannya terancam. Kendati demikian, ia tetap minta Indonesia untuk waspada.Apalagi, jika sampai 42 negara perekonomiannya sampai ambruk, maka sulit untuk mendapatkan bantuan internasional. 

"Siapa yang mau membantu mereka kalau sudah 42 (negara ambruk)? Mungkin kalau masih satu, dua, tiga negara krisis bisa dibantu mungkin dari lembaga-lembaga internasional," ujar Jokowi.

"Tapi kalau sudah 42 dan nanti bisa mencapai 60 (negara), kita tidak mengerti apa yang harus kita lakukan," imbuhnya.

Karenanya Presiden Jokowi meminta sudah seharusnya Indonesia waspada agar tidak mengalami situasi tersebut. Ia juga meminta para kader PDI Perjuangan untuk berjaga-jaga, meningkatkan kewaspadaan, dan berhati-hati.

"Ada hal yang sangat kita perlukan. Saya kira Ibu Mega (Megawati Soekarnoputri) tadi sudah mengingatkan kita semuanya tentang itu. Hati-hati mengenai ini, kita tidak berada pada posisi normal," tegas presiden.

Load More