Metro, Suara.com- Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Mendikbudristek) Nadiem Anwar Makarim melantik satu pejabat tinggi madya, tujuh pejabat tinggi pratama, dua pejabat fungsional Widyaprada Ahli Utama di lingkungan Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) serta tiga rektor dan satu direktur politeknik. Pelantikan diselenggarakan dengan menerapkan protokol kesehatan yang ketat secara luring dan daring.
“Selamat bertugas kepada para pejabat yang dilantik hari ini. Jadilah pemimpin yang mampu memberikan contoh yang baik pada rekan-rekan kerja Anda, menghadirkan pelayanan terbaik pada masyarakat dan terus menjadi garda terdepan dari Gerakan Merdeka Belajar demi pendidikan Indonesia yang berlebih berkualitas,” kata Mendikbudristek saat melantik para pejabat secara daring di Kantor Kemendikbudristek, Senayan, Jakarta, pada Kamis (30/6).
Nadiem mengungkapkan Kemendikbudristek terus menghadirkan inovasi untuk terus mentransformasi sistem pendidikan di Indonesia. Hingga saat ini, lanjut Menteri Nadiem, Kemendikbudristek telah meluncurkan 21 episode Merdeka Belajar yang menyentuh semua jenjang pendidikan.
Menurutnya, transformasi pada sistem pendidikan untuk mengakselerasi peningkatan kualitas pembelajaran adalah tujuan besar dari kebijakan Merdeka Belajar. “Semua inisiatif yang kita lakukan harus berdasarkan pada upaya pemenuhan kebutuhan peserta didik akan pendidikan yang bermutu dan relevan,” tutur Menteri Nadiem.
Mendikbudristek juga melantik Kiki Yuliati sebagai Direktur Jenderal Pendidikan Vokasi (Dirjen Diksi) menggantikan Wikan Sakarinto. Sebelumnya, Kiki Yuliati menjabat sebagai Pelaksana tugas (Plt.) Direktur Pembelajaran dan Kemahasiswaan, Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi, Kemendikbudristek.
Kepada Dirjen Kiki, Mendikburistek berharap untuk melanjutkan lima program unggulan yang dilaksanakan oleh Kemendikbudristek dalam menyelaraskan pendidikan vokasi dengan dunia industri. Kelima program unggulan tersebut adalah program sertifikasi kompetensi dan profesi mahasiswa vokasi, program fasilitasi magang mahasiswa vokasi, program wirausaha mahasiswa vokasi, program kreativitas mahasiswa vokasi, dan program pemberdayaan masyarakat desa.
Selain itu, Menteri Nadiem juga melantik Jumeri sebagai Widyaprada Ahli Utama pada Direktorat Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini, Pendidikan Dasar, dan Pendidikan Menengah (Dirjen PAUD Dikdasmen) dan Yaswardi sebagai Widyaprada Ahli Utama pada Direktorat Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan (Dirjen GTK).
Kepada keduanya, Mendikbudristek memberi tugas untuk melakukan pemetaan mutu pendidikan, pendampingan dan pembimbingan satuan pendidikan, supervisi pendidikan, dan pengembangan model penjaminan mutu pendidikan. “Komitmen Saudara-saudara dalam menjalankan tugas-tugas tersebut tentunya akan mendukung akselerasi mutu pendidikan yang menjadi misi utama dari Merdeka Belajar,” ujar Menteri Nadiem.
Kemudian, Mendikbudristek juga melantik Muhamad Hasbi sebagai Direktur Sekolah Dasar, Dirjen PAUD Dikdasmen. Kepadanya, Mendikburistek berpesan untuk melanjutkan dan memperluas jangkauan program unggulan sekolah penggerak. “Untuk menghadirkan akses lebih merata terhadap pendidikan yang berkualitas, koordinasi dengan pemerintah daerah juga perlu semakin diperkuat guna mewujudkan tujuan tersebut,” pesan Mendikbudristek.
Baca Juga: Pelaku UMKM Harus Perkuat Inovasi dan Pahami Selera Pasar
Selanjutnya, Sri Wahyuningsih yang sebelumnya menjabat sebagai Direktur SD, dilantik sebagai Kepala Balai Besar Penjaminan Mutu Pendidikan Provinsi Jawa Barat dan Mulyatsyah sebagai Kepala Balai Besar Penjaminan Mutu Pendidikan Provinsi Sumatera Barat. “Saya harapkan Bapak dan Ibu dapat mengembangkan kerja sama dan kolaborasi yang baik dengan pemerintah daerah dan masyarakat setempat, serta menangkap kearifan lokal sebagai jalan untuk memperkuat pelaksanaan strategi Kemendikbudristek di daerah,” ungkap Menteri Nadiem.
Di lingkungan pendidikan tinggi, Mendikbudristek juga melantik Dyah Sawitri sebagai Kepala Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDikti) Wilayah VII, I Gusti Lanang Bagus Eratodi sebagai Kepala LLDikti Wilayah VIII, dan Suriel Semuel Mofu sebagai Kepala LLDikti Wilayah XIV.
Kepada Kepala LLDikti, Menteri Nadiem berharap untuk menjalankan tugas dan tanggung jawab dengan penuh komitmen. Adapun tugas Kepala LLDikti, lanjut Menteri Nadiem yaitu melakukan pembinaan dan pendampingan pelaksanaan program prioritas kementerian di kampus-kampus swasta di antaranya Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) dan KIP Kuliah Merdeka.
Selanjutnya, memastikan ketersediaan layanan yang baik untuk perguruan tinggi khususnya terkait perizinan pembukaan perguruan tinggi dan program studi, melakukan pengendalian dan pengawasan serta mitigasi dini terhadap potensi permasalahan perguruan tinggi swasta. “Serta memperkuat peran sebagai penghubung antara perguruan tinggi dengan perguruan tinggi lainnya, perguruan tinggi dengan pemerintah daerah, serta pihak-pihak lain termasuk lembaga pendidikan di luar negeri,” tutur Menteri Nadiem.
Di samping itu, Mendikburistek juga melantik tiga rektor dan satu direktur untuk periode 2022 – 2026. Mereka adalah Nurhasan sebagai Rektor Universitas Negeri Surabaya, Ishak sebagai Rektor Universitas Teuku Umar, I Nyoman Pugeg Aryantha sebagai Rektor Institut Teknologi Sumatera, dan Ferdinand Gansalangi sebagai Direktur Politeknik Negeri Nusa Utara.
“Saya harapkan dapat terus mengembangkan iklim pendidikan tinggi yang memacu kreativitas dan inovasi untuk mengimplementasikan kebijakan program Mereka Belajar di lembaga yang Bapak pimpin,” pesan Menteri Nadiem.
Berita Terkait
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 6 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Wajah dan Harganya
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- 7 HP Samsung Seri A yang Sudah Kamera OIS, Video Lebih Stabil
Pilihan
-
Bukan Merger, Willy Aditya Ungkap Rencana NasDem-Gerindra Bentuk 'Political Block'
-
Habis Kesabaran, Rossa Ancam Lapor Polisi Difitnah Korban Operasi Plastik Gagal
-
Konflik Geopolitik Tak Pernah Belanja di Warung, Tapi Pelaku UMKM Semarang Dipaksa Akrobat
-
Kenapa CFD di Kota Lain Lancar, Tapi Palembang Macet? Ini Penyebab yang Terungkap
-
JK Dilaporkan ke Polisi, Juru Bicara Jelaskan Konteks Ceramah
Terkini
-
Bisa Jadi Pintu Masuk HIV: 19 dari 20 Remaja Jakarta Terinfeksi Penyakit Menular Seksual
-
The Hunger Games: Sunrise in the Reaping Tampil Lebih Gelap, Ini Bocoran Trailernya
-
BRI Perkuat Digitalisasi, Tebus Gadai di BRImo Dapat Cashback 10%
-
Polda Kepri Tetapkan Bripda AS Tersangka, Inilah Kronologi Tewasnya Polisi Muda
-
Perkuat Ekosistem Digital, BRI Hadirkan Fitur Tebus Gadai di BRImo
-
BRI Luncurkan Fitur Tebus Gadai di BRImo, Promo 10% Sampai Juni 2026
-
Jelang Lawan PSG, Szoboszlai Tantang Fans Liverpool: Percaya Gak The Reds Bisa Comeback?
-
Reformasi OJK Sukses Tingkatkan Transparansi Pasar Modal Indonesia
-
Tebus Gadai di SuperApps BRImo, BRI Hadirkan Cashback 10%
-
Transaksi Tebus Gadai Kini Bisa via Super Apps BRImo dari BRI, Cashback 10% Menanti