/
Jum'at, 08 Juli 2022 | 19:33 WIB
Pensil Bersejarah

Metro, Suara.com- Kolaborasi adalah kata kunci dalam pengelolaan sampah dalam perspektif ekonomi sirkular di Kota Metro. Hal tersebut dikatakan Fizul Surya Pribadi dalam diskusi buku Model Pengelolaan Sampah Berbasis Ekonomi Sirkular di Kota Metro, Jum;at (8/7/2022) di Teras Swoning Rumah Informasi Sejarah.

Sementara Yerri Noer Kartiko dari Dinas Lingkungan Hidup Kota Metro mengatakan bank sampah adalah salah satu strategi pengelolaan sampah dalam memperkuat konsep ekonomi sirkular.

"Meski demikian diperlukan penguatan komitmen pemerintah dalam hal regulasi dan kebijakan dalam membangun percontohan model ekonomi sirkular di Kelurahan,"ungkapnya.

Selain itu Yerri memandang butuh kampanye bersama dari berbagai kalangan untuk membangun kesadaran terkait pengelolaan sampah.

Wayan Nata dari BNI Metro mengatakan pihaknya terus berkomitmen untuk mendukung pengembangan bank sampah yang ada di Metro agar dapat memberikan manfaat khususnya peningkatan pendapatan masyarakat.

"Partisipasi BNI diwujudkan dengan membentuk agen-agen BNI di bank sampah untuk membantu kemudahan transaksi baik tunai maupun non tunai agar manfaatnya bisa langsung dirasakan masyarakat,"ujarnya.

Adi Setyawan dari Pensil bersejarah menambahkan bahwa program satu bulan satu buku hadir untuk menggairahkan semangat literasi di Kota Metro, terlebih isu persampahan belum menjadi diskursus publik yang luas di Metro.

"Sebagai bagian dari komunitas literasi kami berkontribusi untuk melahirkan produk-produk buku dari para penulis lokal yang ada di Kota Metro,Buku ini adalah buku kesebelas yang kami terbitkan dalam kurun waktu setahun terakhir"ungkapnya

Diskusi yang dimoderatori oleh Amin Budi Utomo dari komunitas literasi ini sendiri didukung oleh Pensil Bersejarah, BNI dan Coca Cola

Baca Juga: Peringati HUT Ke-76, BNI Gelar Makan Bersama Warga

Load More