/
Kamis, 14 Juli 2022 | 16:10 WIB
suara.com

Metro, Suara.com- Tim Juru Bicara Presidensi G20 Indonesia, Maudy mengajak perempuan Indonesia diajak memiliki kemandirian dalam berpikir dan finansial untuk meningkatkan kontribusinya dalam pembangunan bangsa, sebagai bagian dari pemulihan bersama dari COVID-19. Hal itu dikatakannya dalam Forum Merdeka Barat 9: Perempuan Berdaya untuk Pulih Bersama di Jakarta pada Kamis (14/7/2022).

“Saya ingin mengajak teman-teman perempuan di luar sana untuk memiliki kemandirian, tapi bukan hanya kemandirian yang tipikal, maksudnya finansial, tapi kemandirian dalam berpikir juga,” ujarnya.

Maudy mengatakan, kemandirian berpikir dibutuhkan karena perempuan Indonesia masih mengalami bias gender, walaupun lebih banyak secara implisit, karena berbagai faktor, terutama faktor budaya atau kultural.

Menurutnya Maudy, kemandirian itu penting di dalam kebisingan nilai-nilai (value) mengenai peran perempuan yang banyak dilontarkan berbagai pihak di luar sana.

Ekspektasi-ekspektasi terhadap peran perempuan juga dinilai menjadi beban, yang bisa dikurangi dengan memulai berpikir untuk diri sendiri, mengenai apa sebenarnya yang diinginkan, seperti tujuan, impian-impiannya apa, dan apa saja yang sebenarnya ingin dicoba dan digali lebih dalam.

“Saya sih berharap dengan begitu, juga ada terobosan dari individu (perempuan), walaupun tetap ya ada banyak stakeholder (pemangku kepentingan) dan karena ini sistemik harus banyak support (dukungan) dari institutionalnya juga harus ada,” katanya.

Lebih lanjut Maudy menjelaskan bahwa kemandirian ini membutuhkan dua hal, pertama adalah sistem dukungan (support system) dari anggota keluarga karena memang perempuan biasanya menjadi memiliki peranan cukup besar dalam keluarga juga. Sedangkan yang kedua adalah pendidikan, sebagai sumber utama dalam mendapatkan kemandirian dalam berpikir.

Load More