/
Kamis, 21 Juli 2022 | 10:34 WIB
Pemimpin Agung Ali Khamenei. (AFP) (suara.com)

Metro, Suara.com - Pemimpin Tertinggi Iran Ali Khamenei menyatakan dukungannya atas invasi Rusia ke Ukraina dan menyebut negara-negara Barat tidak menghendaki Rusia yang independen dan kuat.

Menurut Khamenei, Rusia akan menghadapi serangan dari aliansi militer NATO jika tidak mengirimkan pasukannya ke Ukraina. Ini merupakan alasan yang sama dengan yang pernah disampaikan oleh Presiden Putin sendiri.

Pernyataan ini mencerminkan hubungan yang semakin kuat antara Moskow dan Teheran di tengah sanksi negara-negara Barat terhadap kedua negara.

Presiden Putin juga bertemu dengan Presiden Iran, Ebrahim Raisi dan Presiden Turki, Recep Tayyip Erdogan, untuk membicarakan perkembangan di Suriah serta proposal yang didukung PBB untuk mengekspor gandum Ukraina.

Ini merupakan perjalanan keduanya ke luar negeri sejak pasukan Rusia memasuki Ukraina pada Februari 2022.Turki yang merupakan anggota NATO sebelumnya berhadapan dengan Rusia dalam konflik di Suriah dan Libya, dan juga telah menjual pesawat tak berawak mematikan kepada pasukan Ukraina, tapi sejauh ini belum menjatuhkan sanksi.

Presiden Putin berterima kasih kepada Presiden Erdogan atas bantuannya untuk memperlancar kesepakatan tentang pasokan gandum.

Load More