Metro, Suara.com-Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf/Kabaparekraf), Sandiaga Salahuddin Uno kagum dengan tata letak kota Madiun yang dikemas begitu rapi dan apik, sehingga wisatawan yang datang ke Kota Madiun merasa nyaman berkeliling di seantero kota.
Hal tersebut disampaikan Sandiaga saat bertemu dengan Walikota Madiun, Maidi, di Balai Kota, Rabu (27/7/2022). Sandiaga mendengarkan berbagai program yang digagas Walikota Madiun dalam upaya mengembangkan potensi kota yang ada. Setelah itu, Menparekraf bersama jajaran diajak berkeliling Kota Madiun menggunakan bus mini pariwisata.
Beberapa lokasi yang dilalui Menparekraf, diantaranya Nasi Pecel 99 yang merupakan kuliner andalan Madiun, Tugu Titik Nol kilometer Kota Madiun, Pasar Seko yang menaungi kurang lebih 450 pedagang, Perpustakaan Kota Madiun, Alun-alun Kota Madiun, Monumen Mas Trip, hingga Rawa Bening Edu Park.
"Ini semua memiliki daya tarik yang luar biasa, dengan penataan yang sangat baik, rapi, apik. Dan saya dengan Ibu Kiki (Deputi Bidang Produk Wisata Dan Penyelenggara Kegiatan (Events) Kemenparekraf/Baparekraf) dan Ibu Diah (Direktur Komunikasi Pemasaran Kemenparekraf/Baparekraf) sangat takjub, terkagum-kagum. Dan ini adalah bagian dari urban tourism yang sangat menarik," kata Menparekraf Sandiaga.
Lewat pertumbuhan ekonomi di Kota Madiun yang mencapai 47,3 persen, Sandiaga berharap potensi parekraf Madiun akan terus dikembangkan sehingga membuka peluang usaha dan lapangan kerja.
Selain itu, Madiun juga menjadi magnet bagi beberapa komunitas untuk menyelenggarakan MICE (Meeting, Incentives,Convention, and Exhibition).
Menparekraf menitipkan dua pesan kepada Walikota Madiun. Pertama adalah penyelenggaraan event skala nasional di kota Madiun. Kedua adalah pengembangan konsep Kabupaten/Kota Kreatif. Ia pun mendorong Kota Madiun melakukan Uji Petik Penilaian Mandiri Kabupaten/Kota Kreatif Indonesia (PMK3I) yang diinisiasi Kemenparekraf untuk menetapkan subsektor ekraf mana yang menjadi unggulan di Kota Madiun.
"Kita akan perkuat ekosistemnya dan pada suatu saat kita akan daftarkan di UNESCO sebagai creative cities networks," kata Sandi.
"Pengalaman saya, pimpinan seperti Walikota Madiun yang inovatif dan entrepreneur ini akan mampu untuk menggerakkan ekonomi dan menciptakan lapangan kerja yang banyak sekali. Tahun ini kita mencoba menciptakan 1,1 juta lapangan kerja baru dan ini harus disambut Walikota Madiun, karena sudah membangun kotanya dengan begitu indah, tapi harus dilengkapi dengan hotel, dan juga kelengkapan ekosistem parekraf lain di Kota Madiun," ujarnya.
Baca Juga: Kurikulum Merdeka Berpotensi Tingkatkan Skor PISA Indonesia
Walikota Madiun Maidi menyampaikan terima kasih atas kehadiran Menparekraf Sandiaga. Ini disebutnya akan memberikan semangat baginya dan pelaku pariwisata dan ekonomi kreatif di Kota Madiun.
"InsyaAllah apa yang dipesankan Menparekraf akan kami tindaklanjuti. Karena di kota ini konsep saya bahwa kepala daerah bukan 'ndoro', tapi kepala daerah harus melayani. Dan saya harus turun ke lapangan. Di sinilah semua kemajuan-kemajuan ini dapat dilakukan dengan cepat dan kemajuan ini adalah kemajuan rakyat kita semuanya. Inilah yang saya bangga. Mudah-mudahan konsep ini nanti Madiun akan menjadi kota percontohan khususnya di Jawa timur bagian barat," pungkas Maidi.
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 HP Midrange Serasa Flagship 2026: Spesifikasi Premium dan Performa Juara
- 3 HP Android dengan Kualitas Kamera Selevel iPhone 17 Pro Max, Cocok untuk Bikin Konten
- 4 Sepatu Nike Tanpa Tali Serbaguna: Nyaman untuk Olahraga, Praktis buat Jalan Santai
- Danantara Sumberdaya Indonesia Batal Beroperasi Penuh, Pemerintah Mundurkan Skema Ekspor SDA di 2027
- Gugurkan Klaim Santriwati 'Hamil Tanpa Hubungan Badan', Polisi Tangkap Kiai di Pekalongan
Pilihan
-
Israel Bombardir Lebanon, 74 Warga Jadi Korban Satu Keluarga Tewas Saat Kabur
-
AS-Iran Kembali Sepakati Gencatan Senjata, Harga Minyak Stabil di USD 90
-
Skandal! Jaksa AS Selidiki FIFA, Penjualan Tiket Piala Dunia 2026 Diduga Bermasalah
-
Live 'Pocong Jadi-Jadian' Hebohkan Warga Sragen, 3 Pelajar Diamankan Polisi
-
Bos Nvidia Serobot Antrean Jagung Bakar dengan Traktir Semua Pembeli, Egois atau Dermawan?
Terkini
-
IMM Minta Polemik Sapi Kurban Presiden Prabowo Disudahi: Tak Langgar Aturan dan Banyak Manfaatnya
-
Dari Ladang ke Kulit: Menyusuri Kekuatan Sunflower Oil Organik dalam Body Care Magic of Nature
-
Israel Bombardir Lebanon, 74 Warga Jadi Korban Satu Keluarga Tewas Saat Kabur
-
PTBA Tebar Kebahagiaan Idul Adha, 300 Hewan Kurban Disalurkan ke Berbagai Wilayah Operasional
-
Bagasi Mobil Selalu Penuh saat Mudik? Ini Tips Menata Daging Kurban dan Oleh-oleh agar Tetap Muat
-
Timnas Indonesia Resmi Hadir di EA Sports FC 26
-
Cara Memilih Susu Formula, Ini 5 Kriteria yang Perlu Diperhatikan Orang Tua
-
Bolehkah Daging Kurban Dibagikan kepada Non Muslim? Ini Penjelasan Ulama yang Menyejukkan
-
AS-Iran Kembali Sepakati Gencatan Senjata, Harga Minyak Stabil di USD 90
-
Warga Kayumanis Bogor Tolak PSEL