Metro, Suara.com- Wakil Ketua IDI Lampung dr. Boy Zaghlul Mkes mengatakan vaksinasi keempat guna memperkuat imunitas para tenaga kesehatan, sehingga tidak mudah terkena COVID-19.
Boy mengemukakan, vaksinasi keempat atau vaksinasi penguat kedua dibutuhkan untuk meningkatkan ketahanan tubuh tenaga kesehatan yang sehari-hari bekerja melayani pasien pada masa persebaran virus corona penyebab COVID-19 varian Omicron (BA.4 dan BA.5).
"Peningkatan kasus COVID-19 saat ini sedang tinggi, tidak hanya di Indonesia akan tetapi di banyak negara juga, sehingga vaksinasi booster (penguat) kedua ini guna memperkuat vaksinasi yang telah dilakukan, baik vaksin dosis 1, 2 dan 3," kata dia.
Menurutnya vaksinasi dosis keempat sebaiknya dilakukan pada semua orang yang bekerja di fasilitas pelayanan kesehatan.
"Jadi walaupun dia bukan nakes tapi kalau pekerjaannya di faskes dan sebagainya harus mendapatkan vaksinasi booster kedua karena mereka bisa kontak langsung dengan pasien COVID-19," kata Boy.
Sementara itu, menurut data Dinas Kesehatan pada Senin (1/8/2022) ada sembilan kasus baru COVID-19 di Lampung dengan perincian enam dari Kota Bandar Lampung serta masing-masing satu dari Kabupaten Lampung Utara, Lampung Selatan, dan Tulang Bawang Barat. (ANTARA)
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Pelembap Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Hilangkan Flek Hitam, Dijamin Ampuh
- Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
- 24 Nama Tokoh Besar yang Muncul di Epstein Files, Ada Figur dari Indonesia
- 5 Smart TV 43 Inci Full HD Paling Murah, Watt Rendah Nyaman Buat Nonton
- Adu Tajam! Persija Punya Mauro Zijlstra, Persib Ada Sergio Castel, Siapa Bomber Haus Gol?
Pilihan
-
Ketika Hujan Tak Selalu Berkah, Dilema Petani Sukoharjo Menjaga Dapur Tetap Ngebul
-
KPK Cecar Eks Menteri BUMN Rini Soemarno Soal Holding Minyak dan Gas
-
Diduga Nikah Lagi Padahal Masih Bersuami, Kakak Ipar Nakula Sadewa Dipolisikan
-
Lebih dari 150 Ribu Warga Jogja Dinonaktifkan dari PBI JK, Warga Kaget dan Bingung Nasib Pengobatan
-
Gempa Pacitan Guncang Jogja, 15 Warga Terluka dan 14 KA Berhenti Luar Biasa
Terkini
-
Sukses, Peserta dari Empat Provinsi Antusias Ikuti Workshop "AI Tools for Journalists" di Palembang
-
KPK Tahan Ketua dan Wakil Ketua PN Depok, Buntut Dugaan Minta Fee Rp850 Juta
-
Yudi Purnomo Soal Wacana Polri di Bawah Kementerian: Ingat Pengalaman KPK
-
Soal Usul Duet Prabowo-Zulhas di 2029, Dasco: Kita Anggap Wacana dan Hiburan Buat Rakyat
-
Dasco Ungkap Arahan Prabowo di HUT ke-18 Gerindra: Jaga Uang Rakyat, Jangan Berbuat Perilaku Tercela
-
Derbi Mataram PSIM vs Persis Tanpa Pemenang, Milo Puas Laskar Sambernyawa Curi Poin
-
Gerindra Akhirnya Minta Maaf, Atribut Partainya Ganggu Masyarakat di Jalan
-
Habiburokhman Sebut Pernyataan Abraham Samad Soal Reformasi Polri Salah Kaprah
-
IPW Nilai Polri Bisa Mudah Dipengaruhi Kepentingan Politik Jika di Bawah Kementerian
-
Semangat Berdikari, Soekarno Run Runniversary 2026 Siapkan Beasiswa Pelajar dan Inovasi 'Zero Waste'