Metro, Suara.com- PT PLN (Persero) terus melakukan penguatan Sumber Daya Manusia (SDM) dengan memberikan beasiswa kepada 104 pegawainya baik melalui Program PLN maupun Luar Program PLN. Para pegawai tersebut disiapkan PLN untuk menyambut transisi energi yang akan menjadikan listrik sebagai energi masa depan.
Pegawai PLN berprestasi dan lolos seleksi tersebut tercatat akan kuliah di berbagai kampus terkemuka di dalam negeri dan luar negeri seperti Universitas Indonesia, Institut Teknologi Bandung, institut Teknologi Sepuluh Nopember, University of Manchester, Aberdeen University, TU Delft, Curtin University, University of Birmingham, University of New South Wales, Lund University, Twente University, dan Yale University.
Direktur Manajemen Sumber Daya Manusia PLN Yusuf Didi Setiarto menyampaikan bahwa perubahan lingkungan strategis global telah menciptakan tantangan baru pada bisnis PLN. Untuk itu, PLN membutuhkan SDM yang mumpuni dan profesional agar bisa tetap bergerak maju dan kompetitif.
“Kita akan membangun kerja sama dengan multinasional korporasi dan organisasi internasional. Berbicara, bernegosiasi dan membuat kesepakatan tentang transisi energi. Oleh karena itu untuk melindungi kepentingan nasional dan PLN, PLN butuh SDM yang mumpuni,” kata Didi.
Didi juga menyampaikan bahwa beasiswa belajar ini adalah investasi masa depan yang dibutuhkan PLN. Karena menurutnya hadirnya SDM yang berkualitas merupakan elemen terpenting dalam pertumbuhan PLN ke depan.
“Sesuai dengan yang selalu disampaikan Dirut, Pengembangan SDM adalah kunci kalau perusahaan ingin tumbuh dan berkembang ke level yang lebih tinggi. Ini adalah bagian dari menyusun pondasi dari rumah besar PLN. Saya percaya pendidikan adalah kunci untuk PLN maju,” kata Didi.
General Manajer Pusdiklat PLN Rio Adrianto menyatakan, saat ini PLN tengah mengembangkan banyak proses pembelajaran yang bisa mendukung para pegawai PLN. Beasiswa atau penugasan belajar pada 104 pegawai ini adalah salah satunya.
“Setelah balik harapannya teman-teman bisa berkontribusi lebih banyak. Baik itu berupa studi kasus, pembuatan kajian inovasi, hingga membagi ilmunya pada teman-teman pegawai yang lainnya,” tutur Rio.
Penguatan SDM terus dilakukan PLN menuju transisi energi bersih demi mencapai carbon neutral di tahun 2060. PLN menargetkan tahun depan bisa menambah kuota beasiswa hingga 273 pegawai. Sehingga SDM PLN di masa depan punya kapasitas yang kuat dalam transisi energi bersih dan bisnis yang rendah karbon.
Baca Juga: Semarang Fashion Trend Salurkan Kreativitas Bidang Fesyen
Berita Terkait
Terpopuler
- Terjaring OTT KPK, Bupati Pekalongan Fadia Arafiq Langsung Dibawa ke Jakarta
- Profil dan Biodata Anis Syarifah Istri Bos HS Meninggal Karena Kecelakaan Moge
- Daftar Lokasi ATM Pecahan Rp10 Ribu dan Rp20 Ribu di Surabaya
- Prabowo-Gibran Beri Penghormatan Terakhir di Pemakaman Try Sutrisno: Momen Khidmat di TMP Kalibata
- Rekam Jejak Muhammad Suryo: Pebisnis dari Nol hingga Jadi Bos Rokok HS
Pilihan
-
Skandal Saham BEBS Dibongkar OJK: Rp14,5 Triliun Dibekukan, Kantor Mirae Asset Digeledah!
-
Detik-detik Remaja di Makassar Tewas Tertembak, Perwira Polisi Jadi Tersangka
-
100 Hari Jelang Piala Dunia 2026, FIFA Belum Kantongi Izin dari Dewan Kota
-
Nelayan Tanpa Perahu di Sambeng, Menjaga Kali Progo dari Ancaman Tambang Tanah Urug
-
Hasil BRI Super League: Lewat Duel Sengit, Persija Jakarta Harus Puas Ditahan Borneo FC
Terkini
-
4 Rekomendasi Smart TV 32 Inch Harga 1 Jutaan, Netflix-an Makin Puas!
-
Game of Thrones Bakal Dijadikan Film , Kisah Aegon I Siap Diangkat ke Layar Lebar
-
26 Kode Redeem FC Mobile 4 Maret 2026: Klaim Tiket Ramadan dan Bocoran Pele 117
-
Aturan Baru Lapangan Padel di Jakarta: Jarak ke Pemukiman Minimal 160 Meter, Lebar Jalan 15 Meter
-
Kasus Penculikan Satu Keluarga di Jombang Buntut Utang Rokok Ilegal, 2 Pelaku Diringkus
-
Menko Polkam Instruksikan Bandara-Stasiun Kerja Optimal Saat Lebaran, Wanti-wanti Hal Ini
-
45 Desain Kartu Ucapan Hampers Lebaran Estetik, Praktis Satset Bisa Diedit Gratis
-
Aset PT MASI Rp 14,5 Triliun Dibekukan, Korban Ilegal Akses Desak Kepastian Uang Kembali
-
Ahmad Muzani: Indonesia Bisa Kapan Saja Keluar BoP, Tapi Butuh Hal Ini
-
40 Hari yang Menentukan: Mengapa Masa Berkabung Iran Lebih dari Sekadar Ritual Duka?