Metro, Suara.com- Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf/Baparekraf menggelar Familiarization Trip (famtrip) bagi influencer yang berasal dari India sebagai upaya menjaring wisatawan mancanegara negara itu lebih banyak lagi ke tanah air.
Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf/Kabaparekraf) Sandiaga Salahuddin Uno, dalam pernyataanya di Jakarta, Sabtu (6/6/2022) menjelaskan kegiatan ini merupakan bagian dari kampanye promosi untuk membangkitkan pariwisata di tanah air.
"Selain itu kegiatan ini diharapkan juga menjadikan Indonesia sebagai top of mind bagi wisatawan dari India,” ujarnya.
Sementara itu, Plt. Direktur Pemasaran Pariwisata Regional I Agustini Rahayu menambahkan, famtrip dilaksanakan pada 4 hingga 10 Agustus 2022 dengan delapan orang pembuat opini yang terdiri dari empat celebrities/influencers dan empat orang kru sebagai peserta famtrip.
“Kemenparekraf bersama Visit Indonesia Tourism Officer (VITO) New Delhi dan Mumbai mendatangkan para influencer tersebut, sebagai upaya meningkatkan kunjungan wisatawan asal India ke Indonesia. Wisatawan India menjanjikan, pasarnya ada, lalu destinasinya sangat siap,” ujarnya.
Wisatawan India menjadi fokus pasar sejak 2016. Sebelum pandemi COVID-19 melanda, India merupakan salah satu pasar yang memiliki peningkatan jumlah wisatawan tertinggi setiap tahun. Pada 2016, total wisatawan India mencapai 353.444 orang. Jumlah tersebut terus meningkat di tahun 2017 dan 2018, hingga mencapai 657.300 orang pada 2019.
Para peserta famtrip, kata Agustini Rahayu akan mengunjungi beberapa destinasi mulai dari Jakarta, Yogyakarta dan Bali dengan key points yang diusung yaitu Food, Culture, Wellness, dan _Honeymoon Destination.
Kegiatan ini merupakan bagian dari kampanye promosi #ItsTimeforBali dan diharapkan dapat tetap menjaga Bali tetap sebagai top of mind tourism destination.
“Upaya ini sekaligus memperkenalkan potensi pariwisata Indonesia lainnya bagi wisatawan dari India. Selain Bali, para peserta juga akan mengeksplorasi Jakarta dan Yogyakarta,” katanya.
Baca Juga: Kemendikbudristek Tandatangani Perjanjian Sewa dengan 25 Pelaku UMKM
Saat di Jakarta, para influencer nantinya akan ditawarkan wisata berbasis urban yang identik dengan pusat bisnis dan perbelanjaan yang modern, sedangkan Yogyakarta menawarkan wisata budaya dan alam sebagai daya tarik.
Foto dan video yang dihasilkan oleh peserta famtrip nantinya tidak hanya diunggah oleh mereka saja, namun juga akan digunakan sebagai salah satu bahan promosi pada kegiatan kerja sama promosi terpadu pasar India yang rencananya akan diselenggarakan pada September 2022.
Pelaksanaan famtrip untuk menggarap pasar India kali ini merupakan bentuk kolaborasi Kemenparekraf dengan berbagai mitra termasuk mitra co-branding Wonderful Indonesia, antara lain AirAsia, Desa Potato Head, Plataran Borobudur, Caspla Cruise, Secret Garden, dan Finns.
“Mereka mendukung dan menyambut baik atas adanya pelaksanaan famtrip ini karena dirasa dapat menjadi salah satu upaya kolaborasi yang efektif untuk meningkatkan awareness yang pada akhirnya mempengaruhi keputusan memilih destinasi Indonesia sebagai tujuan wisatanya ,” pungkas Agustini Rahayu.
Berita Terkait
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
- Daftar Harga Motor Listrik dengan Subsidi Pemerintah, Ada yang Cuma Rp5 Jutaan!
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
- Siapa Ipda Ambarita? Ini Profil Polisi yang Viral Saat Pengamanan Bentrok Matraman
Pilihan
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
Terkini
-
Jika Tim 9 Gagal, KPK Disebut Wajib Ambil Alih Kasus Febrie Adriansyah
-
Sungai Cileungsi Menghitam, DLH Bogor Gandeng Polda Jabar Bidik 5 Perusahaan
-
Diperiksa Kejagung Terkait Dugaan Kasus, Kekayaan Kasi Pidsus Bogor Capai Rp6,1 Miliar Tanpa Utang
-
Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Satpol PP Bandung Ratakan 36 Bangunan Liar di Jalan Rajiman
-
Sempat Sebut PDIP, Ustaz Das'ad Latif Edit Unggahan soal Putusan MK Larang Dana Pendidikan untuk MBG
-
Kejagung Bongkar Alasan Periksa Tan Kian dan Ferry Boboho di Kasus Febrie Adriansyah
-
Alasan Keselamatan, Kejagung Titipkan Ferry Boboho Saksi Kunci Kasus TPPU Febrie Adriansyah ke LPSK
-
Angela Tanoesoedibjo Apresiasi Legislator yang Dinilai Berdampak bagi Masyarakat
-
Arus Peti Kemas IPC TPK Panjang Melonjak 73,7 Persen
-
Gandeng TP PKK Hingga Tingkat RT, Bupati Bogor Rudy Susmanto Pacu Kesejahteraan Warga