Metro, Suara.com- Kementerian Ketenagakerjaan menggelar Talent Talks di Surabaya, Jawa Timur, Minggu (7/8/2022). Program ini merupakan salah satu program Kemnaker yang berfungsi sebagai wadah generasi muda dalam berkomunikasi dan berkolaborasi.
"Talent Talks ini merupakan bentuk kehadiran Kementerian Ketenagakerjaan untuk talenta muda. Yang diundang itu para pelaku usaha, usaha kecil, mahasiswa, kemudian adik-adik yang bekerja di swasta, kita ingin mendengar suaranya mereka apakah program-program yang ada di Kementerian Ketenagakerjaan itu sudah menjawab kebutuhan mereka," kata Menteri Ketenagakerjaan, Ida Fauziyah.
Ida juga mengenalkan aplikasi SIAPKerja kepada para generasi muda Surabaya. Aplikasi ini mengintegrasikan program pelatihan, sertifikasi, dan penempatan, serta pengembangan wirausaha, yang mana dapat mendukung pengembangan karir generasi muda.
Pihaknya juga akan terus menggelar Talent Talks dan sosialisasi SIAPKerja ke berbagai daerah di Indonesia. Tahun ini, pihaknya telah menggelar acara ini di Jakarta, Semarang, dan Surabaya. Berikutnya akan diadakan di Yogyakarta, Makassar, dan Balikpapan.
"Dengan SIAPKerja ini ketemu antara pencari kerja dengan calon pencari kerja. Mudah-mudahan program ini berjalan baik dan kita akan berkeliling ke seluruh Indonesia," katanya.
Ida menambahkan, talenta muda di Indonesia harus terus didukung perkembangannya karena Indonesia tengah menghadapi Bonus Demografi yang puncaknya pada 2030, serta sebagai upaya mewujudkan Generasi Emas 2045.
"Untuk itu kita harus menyiapkan generasi muda kita sebaik mungkin, karena mereka lah pilar utama Indonesia menuju Negara Maju," jelasnya.
Menaker Ida menambahkan, dalam pengembangan talenta muda juga tidak boleh melewatkan mereka yang berkebutuhan khusus seperti penyandang disabilitas. Sehingga, semua pihak harus memastikan program pengembangan talenta muda, baik di pusat maupun di daerah, harus seinklusif mungkin.
"Kita minta, kita dorong, agar unit layanan disabilitas itu juga dimiliki di kabupaten/kota. Ini kan regulasinya sudah ada, dan yang kita dorong adalah awareness-nya dari pemerintah kabupaten/kota, kita juga dorong awareness dari pelaku usaha," ujarnya.
Baca Juga: Dorong UMKM Naik Kelas, Inilah Berbagai Bentuk Dukungan Pemerintah
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- Work to Run: 5 Sepatu Lari Hitam Polos yang Tetap Rapi di Kantor dan Nyaman Dipakai Lari
- 5 HP Redmi RAM 8 GB Memori 256 GB Termurah di Bawah Rp1,5 Juta, Spek Juara
Pilihan
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
-
Serangan Mematikan Rusia Jelang Gencatan Senjata, 26 Warga Ukraina Tewas
-
Bejatnya Kiai Cabul Ashari di Pati: Ngaku Keturunan Nabi hingga Istri Orang Bebas Dicium
-
Mengungkap Jejak Pelarian Kiai Cabul Pati: Terendus Ritual di Kudus, Kini Raib Bak Ditelan Bumi
-
Diterpa Kontroversi dan Dilaporkan ke Bareskrim Terkait Ceramah JK, Ade Armando Mundur dari PSI
Terkini
-
Pertamina Perkuat Kolaborasi Global untuk Dongkrak Produksi Migas Nasional
-
Marc Marquez Tertekan! Awal Buruk MotoGP 2026 Bikin Misi Juara Terancam
-
Prilly Latuconsina Bongkar Jam Kerja Sinetron Dulu: Tak Manusiawi
-
Ribuan Orang di Lampung Lepas Status Pengangguran, Tren Kerja Full-Time Melonjak
-
Kata-kata Mikel Arteta, Bukayo Saka Menjadi Pahlawan Emirates Stadium
-
Ekonomi Sulawesi Selatan Tumbuh 6,88 Persen, 170 Ribu Lapangan Kerja Baru Tercipta
-
Niat Mulia Berujung Duka: Pria Berbaju Koko Tewas Dihantam KRL Saat Lerai Tawuran di Duren Sawit
-
Promo A&W Selama Mei 2026: Buy 1 Get 1 di Hari-hari Spesial
-
Deklarasi Bali Sepakati Enam Poin Krusial untuk Transformasi SEA Games
-
Aqua Sanctuary di Milan Design Week: Cara Kamar Mandi Berevolusi Jadi Ruang Kesejahteraan Emosional