Metro.Suara.com - Fakta baru kasus pembunuhan siswi SMP di Kabupaten Pesawaran terkuak. Korban ternyata sempat diperkosa sebelum kemudian dibunuh secara sadis dengan dipukul di bagian kepala dan luka tusuk di bagian leher. Pemukulan dan penusukan itu diduga menggunakan botol yang ditemukan di samping jenazah korban.
Dugaan pencabulan itu didapat polisi dari hasil autopsi yang dilakukan pada korban di Rumah Sakit Bhayangkara Polda Lampung, Selasa (6/9/2022) sore. Hingga Rabu (7/9/2022), polisi masih mengembangkan penyelidikan kasus pembunuhan itu.
Menurut Kapolres Pesawaran AKBP Pratomo Widodo saat dikonfirmasi pada Rabu pagi menyatakan sudah mengantongi nama pelaku.
“Polisi masih terus mengumpulkan bukti-bukti setelah menggelar olah TKP (tempat kejadian perkara) dan mencari informasi dari sejumlah saksi. Kami sudah kantongi nama yang kemungkinan pelaku,” ungkap Widodo.
Ia juga mengatakan jika hasil penyelidikan mengarah pada pelaku tunggal dan polisi masih memburunya. Polisi juga masih mencari barang bukti tambahan berupa ponsel korban yang hilang karena di TKP hanya ditemukan sarung ponselnya saja.
Sebelumnya, seorang siswi sebuah SMP negeri di Pesawaran berinisial IT (14 tahun) ditemukan meregang nyawa dalam kondisi terlentang di sebuah bekas kebun jagung di wilayah Desa Kalirejo, Kecamatan Gedong Tataan, Kabupaten Pesawaran, Provinsi Lampung.
Korban ditemukan di bawah sebuah pohon karet, pada Selasa (6/9/2022) pagi oleh seorang petani yang akan menyadap pohon karet di kebunnya. (*)
Berita Terkait
Terpopuler
- Feng Shui Warna Cat Rumah Pembawa Keberuntungan Berdasarkan Shio
- Debitur Dikejar Utang, Yasonna Laoly Minta PPATK Telusuri Sumber Dana Pinjol
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- 5 Rice Cooker Murah untuk Keluarga Kecil, Hemat Listrik dan Awet
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
Pilihan
-
Pernyataan Prabowo Soal Gaji Pengupas Bawang Dipertanyakan, Keluarga Susanah: Itu Salah
-
Prabowo Sebut Upah Kupas Bawang Rp700 Ribu per Kg, Emak-emak Bogor Tertawa: Sini Cuma Rp1.200
-
Prabowo Salah! Upah Susanah Bukan Rp 700 Ribu Tapi Rp 700 Perak per Kilogram
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
Terkini
-
Semarak 'Ngahias Lembur' di Cibadak: Ketika Seni Sunda, Kekompakan Warga dan Rasa Haru Menyatu
-
Upacara 17 Agustus di Belitung Digelar Tanpa Tenda, Pejabat dan Warga Kepanasan Bersama
-
Semarak Kemerdekaan, Warna Merah Putih Hadir di Ruang Publik dan Kampung Nelayan
-
Viral Siswa SMKN 2 Palembang Dikeroyok, Benarkah Dipicu Tawuran Antarpelajar?
-
10.910 Warga Binaan di Sumsel Terima Remisi HUT RI, Ratusan Langsung Bebas
-
Turnamen Dikemas Lebih Berbeda, Ratusan Pemain Bakal Adu Kekuatan Tenis Meja
-
Gempa Flores Disusul Dua Gempa Besar di Sumatra dan Sulawesi, Benarkah Gempa Menjalar?
-
175 Perahu Bakal Ramaikan Festival Pacu Jalur 2026 Kuansing, Berikut Daftarnya
-
Merdeka dari Penjajah, Tapi Belum Merdeka dari Amarah: Mengapa Masyarakat Masih Suka Menghakimi?
-
Sebanyak 86 Persen BTS yang Rusak Akibat Gempa Flores Sudah Beroperasi Lagi