Metro, Suara.com-Mengusung tema #CorakCorakKalbar, Membangun UMKM Kalbar Go Global, Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat bersama dengan Kementerian BUMN menggelar n kick off Gerakan Nasional Bangga Buatan Indonesia (Gernas BBI) Kalimantan Barat di Pontianak, Kamis, (15/9/2022).
Kick off rangkaian kegiatan Gernas BBI Kalbar ini dibuka oleh Gubernur Kalbar, H. Sutarmidji, SH, M.Hum yang didahului dengan sambutan dari Loto Srinaita Ginting, Staf Ahli Bidang Keuangan dan Pengembangan UMKM, Kementerian BUMN.
Loto Srinaita Ginting menyampaikan bahwa “ementerian BUMN bersama BUMN terus konsisten dalam upaya menumbuhkembangkan UMKM. Melalui kolaborasi dengan berbagai stakeholders, diyakini dapat mengakselerasi program dan kebijakan pengembangan UMKM dengan hasil yang lebih optimal.
"Seperti halnya inisiatif Gerakan Nasional Bangga Buatan Indonesia ini yang menunjukkan satu semangat Bersama untuk kemajuan UMKM Indonesia,” ujarnya.
Melalui Gernas BBI #CorakCorakKalbar diharapkan dapat memulihkan ekonomi masyarakat termasuk UMKM, dan meningkatkan kecintaan pada produk-produk dalam negeri. Gubernur Kalbar juga menambahkan bahwa melalui peningkatan kesejahteraan UMKM dapat meningkatkan pemerataan ekonomi di Indonesia, mengingat porsi terbesar pelaku bisnis di Indonesia adalah kelompok UMKM.
Pemerintah khususnya bersama BUMN berkomitmen untuk memfasilitasi pengembangan ekosistem UMKM berbasis digital, memperluas akses pembiayaan UMKM dari hulu ke hilir, melakukan pembinaan dan pendampingan UMKM, serta meningkatkan literasi dan inklusi keuangan UMKM.
Inisiatif Gernas BBI diharapkan dapat mengakselerasi pencapaian target jumlah UMKM Indonesia yang go digital menjadi 30 juta pada tahun 2024, meningkatkan permintaan produk UMKM yang akan mendorong peningkatan kelas UMKM, serta menciptakan multiplier effect berupa pertumbuhan ekonomi.
Gernas BBI Kalbar dihadiri oleh Gubernur Kalimantan Barat, H. Sutarmidji, SH, M.Hum, Kementerian BUMN, instansi yang berada di wilayah kerja Provinsi Kalimantan Barat seperti Bank Indonesia, OJK, Dekranasda serta Kementerian/Lembaga lainnya maupun mitra kolaborasi dari 25 BUMN di Kalimantan Barat dan 11 top brands. Dalam acara tersebut juga dihadiri pengurus 7 Rumah BUMN di Kalimantan Barat yang dikelola oleh 6 BUMN (BNI, BRI, Mandiri, Telkom Indonesia, Pertamina, dan PLN) dan UMKM Kalimantan Barat.
Rangkaian kegiatan kick off Gernas BBI #CorakCorakKalbar diisi dengan virtual expo, business matching, pameran produk UMKM yang telah lolos kurasi Bank Indonesia Kalbar, serta berbagai pelatihan terhadap pelaku UMKM yang berlangsung sejak September hingga Desember 2022.
Baca Juga: BUMN Siapkan Strategi Percepat Pemakaian Kendaraan Listrik
Adapun kegiatan Business Matching telah mempertemukan BUMN dengan UMKM di Kalbar dengan mencatatkan total transaksi sebesar Rp4,3 miliar yang dilakukan melalui platform Pasar Digital UMKM (PaDi UMKM). Sedangkan, pameran yang dilakukan oleh 25 UMKM hasil kurasi dari Bank Indonesia Kalbar yang hadir dalam acara tersebut, dimaksudkan untuk mempromosikan dan meningkatkan awareness masyarakat terhadap produk UMKM dengan menggunakan platform belanja virtual expo pavilion Gernas Bangga Buatan Indonesia. Pada pameran ini, transaksi dapat dilakukan dengan fasilitas QRIS dan Link Aja sebagai media transaksi digital.
Selanjutnya, pelatihan-pelatihan yang diberikan kepada UMKM antara lain mengenai prosedur ekspor, pelatihan dan pendampingan sertifikasi Halal, PaDi UMKM, pelatihan dan pendampingan HAKI, serta strategi meningkatkan penjualan di sosial media, dan sebagainya.
Sementara itu Direktur Enterprise & Commercial Banking, BNI, Muhammad Iqbal mengapresiasi Pemprov Kalbar dan Kementrian BUMN yang memberikan kesempatan bagi BNI untuk ikut serta dalam gelaran UMKM bergengsi ini.
"Sebagai agen pembangunan, tentunya kami akan selalu proaktif mencari peluang untuk dapat membantu pelaku UMKM tidak hanya bangkit, tetapi juga naik kelas. Bahkan, dengan kompetensi dan jaringan BNI sebagai bank global, kami berharap UMKM lokal mampu bersaing secara global dan menembus ekspor," imbuhnya.
Gernas BBI sendiri merupakan program Pemerintah yang bertujuan mendorong UMKM lokal agar lebih maju. Program ini awalnya diluncurkan oleh Presiden Republik Indonesia, Ir. H. Joko Widodo pada tanggal 14 Mei 2020.
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 Bedak Tabur Terbaik untuk Kerutan dan Garis Halus Usia 50 Tahun ke Atas
- Pengakuan Lengkap Santriwati Korban Pencabulan Kiai Ashari di Lingkungan Pesantren Pati
- Xiaomi 17 Jadi Senjata Baru Konten Kreator, Laura Basuki Tunjukkan Hasil Foto Leica
- 7 Sepatu Lari Lokal untuk Jalan Jauh dan Daily Run Mulai Rp100 Ribuan, Tak Kalah dari Hoka
- 5 HP Terbaru 2026 untuk Budget di Bawah Rp3 Juta, Ada yang Support 5G dan NFC
Pilihan
-
Review If Wishes Could Kill: Serial Horor Korea yang Bikin Kamu Mikir Sebelum Buat Permintaan!
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
Terkini
-
Jelang Idul Adha, PTBA Gelar Pelatihan Penyembelihan Kurban Agar Sesuai Syariat
-
7 Sepatu Lari Lokal Paling Underrated 2026: Kualitasnya Dipuji Runner, Tapi Masih Jarang Dilirik
-
Sepatu Lari Lokal Makin Viral, Tapi 5 Hal Ini Masih Bikin Sebagian Runner Ragu?
-
Banjir Air Mata, Nonton Duluan Film Yang Lain Boleh Hilang, Asal Kau Jangan, Sukses Mengharu Biru
-
DVI Mulai Cocokkan DNA Keluarga Korban Bus ALS di Muratara yang Belum Teridentifikasi
-
SPMB Pontianak Dibuka Juni 2026, Orang Tua Jangan Sampai Ketinggalan Jadwal Ini
-
Pengendara Diminta Waspada, Jalan Desa di Landak Mendadak Ambles dan Berbahaya saat Malam
-
Sinopsis Film The Sheep Detectives, Misteri Pembunuhan yang Diselidiki Kawanan Domba
-
Ngeri! Calon Saksi di PN Jakarta Barat Dikejar dan Dianiaya, Videonya Viral di Medsos!
-
Ketua DPRD Kepri Naik Harley Davidson Rp645 Juta Tanpa Helm, Punya SIM Khusus?