Metro, Suara.com- Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) RI menggelar Program Journalist Friends of Indonesia yang diikuti oleh 8 jurnalis dari sejumlah negara Asean, dan Timor Leste.
Direktur Diplomasi Publik Kemenlu RI Yusron Bahaudin Ambary menjelaskan menjelaskan para jurnalis tersebut akan berada di Indonesia selama lebih dari sepekan dan diajak menyambangi beberapa destinasi yang ada di Jakarta, Yogyakarta, dan Bali.
Di Jakarta, para jurnalis asing berkunjung ke Sekretariat Asean, dan gedung Transcorp, Masjid Istiqlal, dan Katedral. Mereka juga bertemu dengan beberapa pejabat Kemenlu yang menyampaikan penjelasan tentang kesiapan Asean, dan peran Indonesia sebagai tuan rumah G20.
Selanjutnya, para peserta terbang ke Yogyakarta. Pada kunjungan hari pertama di Yogyakarta, Rabu (14/9), mereka berkesempatan audiensi dengan Ketua Umum Muhammadiyah Haedar Nashir, dan Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X.
Hari berikutnya, kedelapan jurnalis manca itu diajak berwisata ke Candi Borobudur dan Prambanan. Sepanjang perjalanan, mereka didampingi oleh guide lokal yang mengisahkan banyak hal tentang Yogyakarta.
Bahaudin Ambary menjelaskan, program ini bertujuan untuk mengamplifikasi berbagai kemajuan yang sudah dicapai negara Indonesia termasuk pariwisatanya. “Harapannya, peserta bisa mendukung promosi Indonesia di negara mereka,” katanyadi Candi Prambanan (15/9).
Penyelenggaraan program itu juga dalam rangka mendukung Indonesia yang akhir tahun ini akan mendapat mandat sebagai ketua Asean untuk periode satu tahun ke depan.
“Itulah kenapa kita pilih peserta dari negara Asean. Kebetulan yang mendaftar ada tujuh negara yaitu jurnalis dari Malaysia, Singapura, Filipina, Laos, Vietnam, Myanmar, dan Timor Leste,” tambahnya.
Sementara itu GM Taman Wisata Candi (TWC) Prambanan Jamaludin Mawardi menjelaskan tentang tupoksi instansinya serta gambaran aktivitas wisata di Candi Prambanan. Saat diwawancara, Jamal menyambut positif kegiatan yang sekaligus bisa menjadi ajang kampanye toleransi ini.
Baca Juga: Harga Tiket WSBK Mandalika 2022 Turun 30 Persen, Paling Murah Rp 74 Ribu
“Kami ingin menyampaikan pesan tentang toleransi antar keberagaman yang direpresentasikan di Candi Prambanan. Contoh konkretnya adalah keberadaan Candi Sewu yang bercorak Budha di antara komplek Candi Hindu,” ujarnya.
Salah satu peserta, Souksamai Boulom mengaku senang bisa mengunjungi destinasi candi yang ada di Yogyakarta dan Jawa Tengah. Ini adalah kali kedua ia berkunjung ke Borobudur setelah tahun 2017 silam. Meskipun ada beberapa aturan yang berubah seperti larangan naik hingga ke tingkat 10, jurnalis asal Laos itu mengaku tidak kapok.
Banyak hal berkesan yang dia rasakan seperti keramahan warga, hamparan alam nan hijau, dan keunikan budaya. “Kapan-kapan saya ingin datang lagi kemari,” tuturnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Jaksa Skakmat Nadiem: Mau Putus Konflik Kepentingan, Kok Saham Gojek Tak Dijual?
- Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
- Resmi! Chatib Basri Dapat Jabatan Baru Hari Ini
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
Pilihan
-
Mahasiswa Belum Muncul, Begini Kondisi Terkini Bundaran HI Jelang Aksi 12 Juni
-
Harry de Fretes Bagikan Kabar Haji Bolot Meninggal, Keluarga: Hoaks, Itu Orang Kurang Kerjaan
-
Prediksi Meksiko vs Afrika Selatan: Head to Head, Susunan Pemain dan Fakta Menarik
-
Rekor Gila ARMY Indonesia! Belum Genap Sejam, Ratusan Ribu Tiket Konser OT7 BTS Ludes Tanpa Sisa
-
PTBA Kembangkan 500 Itik Petelur di Muara Enim, Hasilkan 200 Telur Omega per Hari
Terkini
-
Profil Hwang In-beom, Pahlawan Kemenangan Korea Selatan Atas Ceko di Piala Dunia 2026
-
Polda Metro Larang Bundaran HI Jadi Lokasi Demo Mahasiswa, Minta Dialihkan ke Patung Kuda dan DPR
-
Horor, Tempat Latihan Timnas Portugal Dilaporkan Berdekatan dengan Habitat Buaya
-
5 Barang yang Dilarang Ada di Rumah Menurut Feng Shui, Diyakini Bisa Bawa Sial
-
Program MBG Boros Rp1 T per Bulan, Pengamat: Mereka Memperhitungkan Ini untuk Investasi Pemilu 2029
-
Massa Mahasiswa Diadang Rantis ke Bundaran HI, Sempat Terjadi Aksi Dorong
-
Insiden Jersey Pavel Sulc Robek saat Tumbang dari Korea Selatan
-
Presiden Prabowo Akan 'Monitor dari Atas' Jika Dipanggil Tuhan, Emang Bisa?
-
Bantah Kenal Pejabat Bea Cukai, Heri Black Akui Pernah Urus Kontainer Blueray
-
Jebakan 'Sekalian Aja': Bagaimana Supermarket dan QRIS Menguras Isi Dompet Kita