Metro, Suara.com- PT Pupuk Indonesia (Persero) menggelar kompetisi karya jurnalistik Pupuk Indonesia Media Award (PIMA) 2022. Dengan mengusung tema besar “Makmur Bersama Indonesia”.
Kompetisi ini terbuka bagi seluruh wartawan, baik dari media massa tingkat nasional maupun seluruh media massa di daerah. Pupuk Indonesia juga akan memberikan apresiasi ratusan juta rupiah untuk seluruh pemenang dan nominasi.
Adapun kategori dalam kompetisi ini terdiri dari kategori Media Cetak, Media Online, Media Televisi, dan Fotografi. Sedangkan untuk periode lomba berlaku mulai bulan September hingga November 2022. Penghargaan sendiri direncanakan akan digelar pada bulan Desember 2022.
SVP Komunikasi Korporat, Wijaya Laksana, menyatakan bahwa program ini digelar dalam rangka peringatan satu dekade Pupuk Indonesia pada tahun 2022. Wijaya menyebutkan bahwa ajang ini adalah perdana bagi perusahaan. Oleh karena itu, PIMA 2022 diharapkan dapat memperkenalkan lebih jauh tentang industri pupuk dan transformasi bisnis di Pupuk Indonesia dan anak perusahaannya.
“Selain itu, program ini juga bentuk apresiasi kami atas kinerja serta dukungan seluruh wartawan melalui berbagai publikasi seputar bisnis utama hingga aktivitas operasional perusahaan, baik terkait Pupuk Indonesia maupun anak perusahaan,” jelas Wijaya.
Adapun informasi detail mengenai PIMA 2022, lanjut Wijaya, dapat dilihat melalui tautan bit.ly/KompetisiJurnalistikPIMA2022, WhatsApp (WA) 0858 1726 3888 (Anastasia), atau melalui alamat email resmi panitia di mediaaward@pupuk-indonesia.com.
Wijaya juga menyebutkan bahwa tujuan dari program ini adalah untuk menjadi sarana edukasi dan sosialisasi, khususnya bagi wartawan maupun masyarakat pada umumnya.
"Mulai dari kontribusi perusahaan pada sektor pertanian hingga berbagai program transformasi bisnis Pupuk Indonesia. Karena saat ini Pupuk Indonesia dan anak perusahannya tengah melakukan banyak terobosan dan inovasi di berbagai bidang untuk meningkatkan daya saing,"ungkapnya.
Pupuk Indonesia sendiri telah menjalankan program transformasi bisnis sejak tahun 2020. Program ini menyasar ke berbagai lini bisnis perusahaan, mulai dari bidang produksi, supply chain atau distribusi, pemasaran, SDM atau human capital, pengembangan, digitalisasi, hingga berbagai program lainnya yang berkontribusi terhadap sektor pertanian dan perekonomian nasional.
Baca Juga: Resmi Anies Baswedan Diusung Nasdem Jadi Bakal Calon Presiden untuk Pilpres 2024
Oleh karena itu, kompetisi jurnalistik ini tidak hanya terbatas pada publikasi seputar kinerja Pupuk Indonesia saja. Melainkan juga publikasi kinerja dan aktivitas dari kesepuluh anak perusahaannya. Adapun kesepuluh anak usaha Pupuk Indonesia adalah PT Pupuk Iskandar Muda, PT Pupuk Sriwidjadja Palembang, PT Pupuk Kujang Cikampek, PT Pupuk Kalimantan Timur, PT Petrokimia Gresik, PT Rekayasa Industri, PT Mega Eltra, PT Pupuk Indonesia Utilitas, PT Pupuk Indonesia Pangan, dan PT Pupuk Indonesia Logistik.
Setidaknya terdapat dua sub tema dalam ajang ini. Pertama, terkait upaya Pupuk Indonesia dan anak perusahannya dalam mendukung produktivitas pertanian melalui penyediaan pupuk dan nutrisi tanaman, hingga membangun ekosistem pertanian. Sub tema kedua, transformasi Pupuk Indonesia dan anak perusahaannya dalam beradaptasi di era disruptif guna meningkatkan daya saing bisnis dan kontribusi terhadap perekonomian nasional.
“Semoga melalui program ini publik semakin mendapat banyak informasi dan pengetahuan, khususnya tentang kinerja dan beragam inovasi dan transformasi Pupuk Indonesia grup dalam mendukung program ketahanan pangan nasional dan berkontribusi dalam perekonomian nasional,” jelas Wijaya.
Terpopuler
- LHKPN Tembus Rp7,2 Miliar, Kendaraan Plt Jampidsus Rudi Margono Cuma Motor Honda Seharga Rp5 Juta
- HP Murah Tapi Bagus HP Apa? Ini 9 Rekomendasi Terbaik Mulai Rp1 Jutaan
- 5 Sepatu Kanky Warna Putih Mulai Rp160 Ribuan, Nyaman dan Stylish
- 5 HP Murah dengan NFC Harga Rp1 Jutaan untuk Multitasking dan Transaksi Cashless Lancar
- Tan Kian Orang Terkaya ke Berapa di Indonesia?
Pilihan
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
-
Ada Ancaman Teror Bom, Seluruh Siswa dan Guru SDN 15 Srengseh Sawah Dipulangkan
-
Hari Pertama Sekolah Mencekam! SDN Srengseng Sawah 15 Diteror Bom, Gegana dan Densus 88 Turun Tangan
-
Iran Luncurkan Serangan Balasan ke Amerika, Serbuan Drone Meluncur
Terkini
-
Dikembangkan di Indonesia, Teknologi AI Kini Bisa Bantu Dokter Deteksi Risiko Gagal Jantung Kambuh
-
Mandy CJ Gelar Pameran Tunggal The Way Back, Jadikan Seni sebagai Jembatan Toleransi
-
Head to Head Inggris vs Argentina: Tiga Singa Hanya Dua Kali Kalah, Salah Satunya karena Gol Tangan
-
Di Balik Soundtrack Film 402: Rumah Sakit Angker Korea, Ada Sisipan Notasi 'Laa Ilaha Illallah'
-
Bukan Buang Duit, Ini Alasan Sewa Mobil Dinas Tangsel Lebih Hemat Ketimbang Beli
-
Pemerintah Siapkan Insentif ETF Emas, Bursa Mineral, Hingga Demutualisasi
-
Ivan Gunawan hingga Ruben Onsu Bicara Soal Reset Hidup: Bukan Sekadar Mengejar Kesuksesan
-
Kapolri Temui Jaksa Agung dan Panglima TNI, Redam Friksi Kasus Febrie Adriansyah
-
Terungkap! Motif Siswa Padang Ledakkan Bom, Dendam Dibully Sejak SD
-
Jumlah Saham HSC Membengkak Jadi 51 Emiten Pasca Pengesahan Aturan Baru BEI