Metro.Suara.com - Polisi mengamankan seorang wanita bercadar yang masuk ke dalam istana negara dengan membawa senjata api pada pukul 07.00 WIB pada Selasa, 25 Oktober 2022.
Wanita bercadar berusia sekitar 25 tahun itu membawa tas hitam berisi senjata api, kitab suci, dompet merah muda kosong dan telepon genggam.
Kejadian bermula pada pagi hari ketika polisi sedang melakukan pelayanan publik rutin, yang juga dikenal sebagai pengaturan lalu lintas, di sekitar istana negara, Jalan Medan Merdeka Utara.
Kecuali ada acara resmi kenegaraan atau kedatangan tamu dari negara lain, seluruh istana negara tetap aman dan tenang seperti biasanya, terutama di pagi hari.
Pagi ini diketahui seorang wanita bercadar berjalan kaki dari Harmoni ke arah Jalan Medan Merdeka Utara menuju Istana Merdeka.
Sesampai di depan istana, wanita itu menghampiri Pasukan Pengaman Presiden (Paspampres) yang menjaga pintu masuk.
Saat wanita itu diajak bicara oleh salah satu Paspampres, ia dengan cepat mengarahkan senjata api berjenis FN.
Setelah berusaha melarikan diri, seluruh anggota Sat Gatu, Aiptu Hermawan, Briptu Krismanto, dan Bripda Yuda dengan cepat mengamankan wanita itu dan senjata api miliknya.
Tempat itu sangat berbahaya sehingga seluruh masyarakat di kawasan keraton segera dievakuasi, karena khawatir wanita itu akan memberontak dan menimbulkan kekacauan.
Baca Juga: Di Tengah Turbulensi Ekonomi, Laba BNI Tumbuh Sehat 76,8%
Setelah ditangkap, wanita tersebut dibawa ke Deputi Dirjen Keamanan Nasional Polda Metro Jaya untuk pemeriksaan lebih lanjut. (*)
Berita Terkait
Terpopuler
- Feng Shui Warna Cat Rumah Pembawa Keberuntungan Berdasarkan Shio
- Debitur Dikejar Utang, Yasonna Laoly Minta PPATK Telusuri Sumber Dana Pinjol
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- 5 Rice Cooker Murah untuk Keluarga Kecil, Hemat Listrik dan Awet
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
Pilihan
-
Pernyataan Prabowo Soal Gaji Pengupas Bawang Dipertanyakan, Keluarga Susanah: Itu Salah
-
Prabowo Sebut Upah Kupas Bawang Rp700 Ribu per Kg, Emak-emak Bogor Tertawa: Sini Cuma Rp1.200
-
Prabowo Salah! Upah Susanah Bukan Rp 700 Ribu Tapi Rp 700 Perak per Kilogram
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
Terkini
-
Semarak 'Ngahias Lembur' di Cibadak: Ketika Seni Sunda, Kekompakan Warga dan Rasa Haru Menyatu
-
Upacara 17 Agustus di Belitung Digelar Tanpa Tenda, Pejabat dan Warga Kepanasan Bersama
-
Semarak Kemerdekaan, Warna Merah Putih Hadir di Ruang Publik dan Kampung Nelayan
-
Viral Siswa SMKN 2 Palembang Dikeroyok, Benarkah Dipicu Tawuran Antarpelajar?
-
10.910 Warga Binaan di Sumsel Terima Remisi HUT RI, Ratusan Langsung Bebas
-
Turnamen Dikemas Lebih Berbeda, Ratusan Pemain Bakal Adu Kekuatan Tenis Meja
-
Gempa Flores Disusul Dua Gempa Besar di Sumatra dan Sulawesi, Benarkah Gempa Menjalar?
-
175 Perahu Bakal Ramaikan Festival Pacu Jalur 2026 Kuansing, Berikut Daftarnya
-
Merdeka dari Penjajah, Tapi Belum Merdeka dari Amarah: Mengapa Masyarakat Masih Suka Menghakimi?
-
Sebanyak 86 Persen BTS yang Rusak Akibat Gempa Flores Sudah Beroperasi Lagi